Berita

Main Agenda: Anggota DPRD Jember Menyesal Merokok dan Ngegame Saat Rapat: Khilaf Saya

ember Mengakui Kesalahan Saat Rapat Main Agenda - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Achmad Syahri, secara terbuka mengakui

Desk Berita
Published Mei 15, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Main Agenda: Anggota DPRD Jember Mengakui Kesalahan Saat Rapat

Main Agenda – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Achmad Syahri, secara terbuka mengakui kesalahan yang ia lakukan selama menghadiri rapat. Ia menyatakan rasa penyesalan atas tindakan merokok dan bermain game di tengah sesi diskusi penting, serta berjanji untuk memperbaiki perilaku tersebut.

“Ini pertama kalinya saya melakukan dua kesalahan sekaligus: merokok dan bermain game selama rapat,” ujar Syahri kepada media setelah sidang di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2026).

Menurut Syahri, kesalahan tersebut terjadi karena kurangnya perhatian terhadap Main Agenda rapat. Ia menjelaskan bahwa tindakan merokok dan bermain game dianggap melanggar aturan kedisiplinan yang berlaku dalam rapat resmi. Kejadian ini menjadi sorotan publik karena dianggap tidak sesuai dengan tanggung jawab seorang anggota legislatif.

Sanksi Teguran Keras dari Partai Gerindra

Sebelumnya, Majelis Kehormatan Partai Gerindra telah memberikan sanksi teguran keras kepada Syahri sebagai anggota fraksi partai. Tindakan merokok dan bermain game saat rapat dianggap melanggar aturan yang berlaku, terutama dalam menjaga Main Agenda yang menjadi fokus diskusi.

Sidang yang digelar di Kantor DPP Gerindra menetapkan putusan bahwa Syahri dinyatakan bersalah mengacu pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Pemimpin sidang, Fikrah Auliurrahman, menjelaskan bahwa hukuman ini merupakan teguran terakhir untuk memastikan anggota tetap profesional dalam menjalani tugas.

“Mengadili. Menyatakan saudara Achmad Syahri As-Siddiq terbukti melanggar AD/ART Partai Gerindra,” ujar Fikrah Auliurrahman saat membacakan putusan.

Gerindra menekankan bahwa kesalahan ini tidak boleh terulang lagi. Sanksi diberikan sebagai bentuk peringatan agar anggota tetap menjaga kedisiplinan dan fokus pada Main Agenda selama rapat. Sejumlah anggota fraksi partai juga memberikan tanggapan, dengan beberapa menilai bahwa tindakan Syahri menggambarkan kebiasaan yang perlu diubah.

Pelajaran Berharga dalam Disiplin Legislatif

Kesalahan Syahri menjadi pembelajaran bagi seluruh anggota DPRD Jember terkait pentingnya konsentrasi dalam menjalankan tugas. Main Agenda rapat seringkali melibatkan diskusi penting yang memerlukan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Tindakan merokok dan bermain game dianggap mengganggu alur pembicaraan serta mengurangi kredibilitas partai.

Publik juga memberikan tanggapan beragam terhadap kejadian ini. Beberapa menyebut bahwa hal ini wajar karena manusia bisa saja berbuat kesalahan, sementara yang lain menilai bahwa anggota legislatif harus lebih memperhatikan kesopanan dan etika dalam rapat. Meski demikian, Syahri menegaskan bahwa ia sadar akan kesalahan tersebut dan siap memperbaikinya.

“Saya sangat menyesal atas tindakan tersebut, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan serupa di masa depan,” tambahnya.

Leave a Comment