Berita

Gowa Jadi Daerah dengan Pelayanan Urus Izin Bangunan Tertinggi di Sulsel

Gowa Jadi Daerah dengan Pelayanan Urus Izin Bangunan Tertinggi di Sulsel Gowa Jadi Daerah dengan Pelayanan Urus - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan

Desk Berita
Published Mei 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Gowa Jadi Daerah dengan Pelayanan Urus Izin Bangunan Tertinggi di Sulsel

Gowa Jadi Daerah dengan Pelayanan Urus – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Gowa berhasil meraih predikat sebagai daerah dengan pelayanan pengurusan izin bangunan (PBG) yang terbaik di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Capaian ini menjadi buah dari berbagai inovasi dan upaya pemerintah daerah untuk mempercepat proses administrasi serta mengurangi hambatan bagi masyarakat dalam mengajukan legalitas bangunan. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin, mengatakan bahwa tingkat penolakan dalam pengurusan PBG di Gowa mencapai angka terendah sepanjang tahun 2026, yaitu 0,34 persen.

Proses Pengurusan PBG yang Efisien

Menurut Abdullah, sistem pelayanan PBG di Gowa dirancang agar lebih mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Proses verifikasi dan pemeriksaan kini lebih cepat berkat integrasi layanan digital, seperti SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung), yang mempercepat pengajuan dan pemeriksaan izin. Pemkab Gowa juga mengoptimalkan koordinasi antarinstansi pemerintah daerah, sehingga tata kelola izin bangunan lebih terpadu dan transparan. Hal ini membantu warga dalam memahami prosedur secara jelas, mengurangi kesalahan administrasi, dan mempercepat penyelesaian izin.

Kebijakan ini tidak hanya menguntungkan masyarakat umum, tetapi juga mendukung pengembangan sektor perumahan dan kawasan permukiman. Dengan adanya pelayanan yang lebih baik, pengusaha maupun masyarakat yang ingin membangun rumah atau bangunan lain dapat mengakses layanan tanpa melalui proses yang rumit. “Tujuan kami adalah membuat PBG menjadi bagian yang mudah dan menyenangkan bagi masyarakat, bukan menjadi beban,” tutur Abdullah.

Inovasi yang Mengubah Persepsi Masyarakat

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyoroti bahwa pengurusan PBG di daerahnya telah memperlihatkan peningkatan signifikan dalam kualitas layanan. Ia menjelaskan bahwa selain mempercepat proses, pemerintah juga memberikan pendampingan aktif kepada warga yang membutuhkan bantuan. “Masyarakat kini lebih percaya kepada proses PBG karena tidak lagi merasa terkatung-katung,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat (15/5/2026).

Capaian ini menjadi bukti bahwa Gowa tidak hanya fokus pada peningkatan kuantitas, tetapi juga kualitas dalam pelayanan PBG. Dengan adanya platform digital dan layanan yang lebih terbuka, tingkat kepuasan warga meningkat. Selain itu, transparansi dalam pengambilan keputusan pemerintah juga membuat proses PBG terlihat lebih adil dan berimbang.

Kebijakan inovatif ini memberi dampak positif pada pengelolaan daerah. Dengan pelayanan yang lebih baik, pembangunan kawasan bisa lebih terorganisir, mengurangi konflik antara warga dan pemerintah. “Ini juga menjadi alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui investasi di sektor perumahan,” tambah Husniah.

Sebagai daerah dengan pelayanan PBG yang tertinggi di Sulsel, Gowa menjadi contoh bagus bagi daerah lain. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Sulsel, Idris Samad, mengakui bahwa Gowa telah memenuhi standar nasional dalam pengurusan izin bangunan. “Pengalaman Gowa bisa diadopsi oleh kabupaten-kabupaten lain sebagai model perbaikan layanan publik,” katanya.

Di sisi lain, perbaikan pelayanan PBG di Gowa juga didukung oleh angka peningkatan PAD sektor perizinan. Pada 2025, target pendapatan daerah melalui PBG berhasil dicapai 100 persen, menunjukkan bahwa efisiensi layanan tidak hanya meningkatkan kepuasan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian daerah. “Kami yakin pelayanan yang baik akan menjadi fondasi untuk pertumbuhan lebih lanjut,” tambah Husniah.

Keberhasilan Gowa dalam pelayanan PBG juga memperlihatkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerintahan yang responsif dan inklusif. Dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, Gowa terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, menjadikannya sebagai daerah yang menjadi referensi dalam pengelolaan izin bangunan. “Ini adalah langkah kecil tetapi berarti untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Husniah.

Leave a Comment