Berita

Key Strategy: Kemenkop dan Kemenpar Dorong Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi

Kemenkop dan Kemenpar Dorong Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi: Key Strategy Key Strategy - Sebagai bagian dari Key Strategy nasional, Kementerian Koperasi

Desk Berita
Published Juli 5, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Kemenkop dan Kemenpar Dorong Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi: Key Strategy

Key Strategy – Sebagai bagian dari Key Strategy nasional, Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandengkan upaya transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha koperasi. Langkah ini bertujuan memperkuat daya saing pariwisata daerah, memberikan struktur kelembagaan yang lebih solid, dan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan usaha yang terorganisir. Transformasi ini dilihat sebagai bentuk kebijakan strategis untuk mengubah pola pengelolaan pariwisata yang sebelumnya bersifat informal menjadi lebih profesional dan berkelanjutan.

Langkah Kemitraan di Belitung

Program integrasi Pokdarwis ke dalam bentuk koperasi diumumkan secara resmi dalam acara peluncuran di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung. Acara ini menjadi contoh awal implementasi Key Strategy Kemenkop dan Kemenpar dalam membangun ekosistem pariwisata yang lebih mandiri. Koperasi diperkenalkan sebagai alat manajemen yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengelolaan, pembiayaan, dan pembinaan sumber daya manusia secara terpadu.

“Dengan menjadi koperasi, masyarakat bisa lebih mudah mengakses modal usaha, pelatihan, dan fasilitas pendukung dari pemerintah. Ini adalah bagian dari Key Strategy yang ingin meningkatkan keterlibatan warga dalam pengembangan pariwisata secara sistematis,” jelas Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam pernyataan resmi, Minggu (5/7/2026).

Transformasi ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, seperti peningkatan kualitas layanan wisata, akses ke pasar yang lebih luas, dan penguatan perekonomian lokal. Ferry Juliantono menekankan bahwa perubahan status Pokdarwis menjadi koperasi akan memudahkan koordinasi antar sektor, sehingga proyek ini bisa menjadi model keberhasilan bagi daerah lain.

Pilot Project dan Konsep Koperasi Desa

Program ini dimulai dengan pilot project di delapan desa wisata, termasuk Belitung, sebagai titik awal pengujian konsep. Kementerian Koperasi dan Pariwisata menyatakan bahwa transformasi ini akan menggabungkan peran koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat sinergi antara usaha kecil dan ekosistem pariwisata. Selain itu, kebijakan ini dirancang agar masyarakat lebih terlibat langsung dalam pengambilan keputusan, sehingga keberlanjutan pengembangan pariwisata bisa tercapai.

“Koperasi tidak hanya menjadi bentuk hukum usaha, tetapi juga wadah penguatan kapasitas masyarakat. Ini adalah bagian dari Key Strategy yang ingin menyelaraskan kebutuhan ekonomi warga dengan visi pembangunan daerah,” tambah Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Widiyanti menyebutkan bahwa koperasi akan memberikan akses ke fasilitas kredit yang lebih mudah, pelatihan manajerial, dan pengawasan berkala dari pemerintah. Dengan demikian, transformasi ini diharapkan menjadi kebijakan yang berdampak nyata, baik dalam meningkatkan kualitas wisata maupun kesejahteraan masyarakat. Kebijakan ini juga menjadi dasar untuk pembangunan destinasi pariwisata yang lebih modern dan berkelanjutan.

Menurut pengamat ekonomi lokal, kebijakan Key Strategy ini sangat relevan dengan tantangan pariwisata saat ini, terutama dalam menghadapi persaingan global. “Masyarakat desa wisata seringkali mengelola usaha secara mandiri, tetapi kurang mendapat bantuan infrastruktur dan pasar. Koperasi akan memperkuat kelembagaan sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara kolektif,” ujar salah satu ekspert.

Harapan untuk Penguatan Ekonomi Lokal

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menyambut baik inisiatif ini, menyatakan bahwa koperasi akan menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah akan diberikan secara penuh untuk memastikan transformasi berjalan lancar. “Ini adalah bagian dari Key Strategy nasional yang ingin memperkuat kemandirian desa wisata,” tambah Djoni.

“Koperasi tidak hanya memudahkan administrasi, tetapi juga memperkuat kelembagaan masyarakat dalam mengelola sumber daya pariwisata. Dengan Key Strategy ini, kita berharap Belitung bisa menjadi contoh daerah yang sukses mengintegrasikan pariwisata dengan perekonomian lokal,” pungkas Djoni.

Kebijakan transformasi Pokdarwis ini diharapkan menjadi awal dari perubahan kebijakan yang lebih luas. Selain Belitung, Kemenkop dan Kemenpar akan mengembangkan model ini di daerah lain sebagai langkah mendorong pariwisata berbasis komunitas. Proses transformasi ini akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas layanan wisata.

Dalam konteks Key Strategy, transformasi ini tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antar lembaga. Koperasi yang terbentuk akan menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta, sehingga pariwisata bisa berkembang secara holistik. Program ini juga bertujuan menciptakan lingkungan usaha yang lebih kompetitif, transparan, dan berkelanjutan, sesuai dengan visi pembangunan ekonomi daerah.

Leave a Comment