Pengantar: Pentingnya Sertijab dalam Pemimpinan Polri
Historic Moment – Sebuah historic moment yang menarik perhatian publik terjadi saat Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengadakan upacara sertijab (serah terima jabatan) untuk sejumlah pejabat utama, termasuk Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintel), Kabid Humas, serta empat kapolres. Acara ini diinisiasi oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang turut memimpin prosesi secara langsung. Historic Moment ini tidak hanya menandai pergantian struktur kepolisian, tetapi juga menggambarkan komitmen Polri dalam meningkatkan kinerja dan koordinasi di tengah dinamika pembangunan daerah.
Latar Belakang dan Signifikansi Acara
Upacara sertijab tersebut digelar di Aula Tribrata, Gedung Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, pada Senin (13/7/2026). Acara ini dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, para pejabat utama (PJU) Polda Riau, serta seluruh kapolres jajaran. Historic Moment ini juga menunjukkan peran Kapolda Riau dalam memastikan stabilitas dan pengelolaan tugas kepolisian secara efektif. Dengan pergantian jabatan, diharapkan terjadi penyesuaian strategi dan peningkatan kompetensi dalam menjalankan tugas-tugas penting di wilayah Riau.
Tata Cara dan Simbolisme Sertijab
Dalam historic moment ini, prosesi sertijab dilakukan dengan penanggalan dan pemasangan pangkat serta tanda jabatan. Setelah itu, para pejabat baru diambil sumpah jabatan dengan didampingi rohaniawan. Proses ini tidak hanya mengubah struktur organisasi, tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen mereka terhadap tugas-tugas kepolisian. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, pakta integritas, dan Berita Acara Pengambilan Sumpah menjadi bagian puncak dari acara tersebut, yang mencerminkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan jabatan.
Jabatan yang Diserahterimakan dalam Acara
Berbagai jabatan penting diserahkan pada hari tersebut, di antaranya Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintel) Polda Riau, Kabid Humas Polda Riau, dan empat kapolres di lingkungan Polda Riau. Pergantian ini mencakup:
1. Dirintel Polda Riau dari Kombes Wimboko kepada Kombes Dwi Mulyanto 2. Kabid Humas Polda Riau dari Kombes Zahwani Pandra Arsyad ke Kombes Akmadi 3. Kapolres Dumai dari AKBP Angga Herlambang ke AKBP Fatikh Dedy Setyawan 4. Kapolres Rokan Hilir (Rohil) dari AKBP Isa Imam Syahroni ke AKBP Aldi Alfa Faroqi 5. Kapolres Kepulauan Meranti dari AKBP Aldi Alfa Faroqi ke AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita 6. Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) dari AKBP Farouk Oktora ke AKBP Donny Eko Listianto
Historic Moment ini juga memberikan kesempatan bagi para pejabat baru untuk menunjukkan kompetensi dan visi mereka dalam menghadapi tantangan kepolisian di masa depan. Pengelolaan tugas kepolisian membutuhkan adaptasi dan inovasi, terutama dalam era digital yang semakin berkembang.
Persiapan dan Lingkungan Acara
Sebelum acara dimulai, semua peserta sertijab telah melakukan persiapan yang matang untuk memastikan kelancaran prosesi. Jajaran PJU Polda Riau melakukan koordinasi intensif dengan tim administrasi dan satuan-satuan operasional guna menghindari kesalahan atau hambatan. Lingkungan acara yang penuh keharmonisan mencerminkan sikap profesional dan kepercayaan yang tinggi di antara pejabat. Historic Moment ini menjadi bukti bahwa seluruh elemen kepolisian saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.
Acara sertijab ini tidak hanya berdampak pada struktur organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kemitraan antarinstansi. Dengan adanya pergantian jabatan, diharapkan muncul strategi baru yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan kepolisian di wilayah Riau. Selain itu, prosesi ini juga menjadi sarana evaluasi kinerja pejabat yang lama, serta peningkatan kualifikasi pejabat baru melalui berbagai tahap seleksi yang ketat.
Historic Moment ini juga menegaskan peran Kapolda Riau sebagai figur sentral dalam melaksanakan reformasi kepolisian. Melalui upacara sertijab, Kapolda Riau menunjukkan komitmen untuk membangun tim yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan kinerja Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Riau. Dengan kata lain, historic moment ini bukan hanya sekadar peristiwa rutin, tetapi juga momen penting dalam sejarah kepolisian daerah tersebut.
