Foto News

TPA Terjun Medan Diperluas untuk Pengembangan Pengelolaan Sampah

n Sampah TPA Terjun Medan Diperluas untuk Pengembangan - Perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Medan menjadi salah satu langkah strategis dalam

Desk Foto News
Published Mei 19, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Table of Contents
  1. TPA Terjun Medan Diperluas untuk Pengembangan Pengelolaan Sampah
  2. Manfaat Perluasan TPA Terjun untuk Lingkungan dan Ekonomi
  3. Persiapan dan Proses Pembenahan Infrastruktur

TPA Terjun Medan Diperluas untuk Pengembangan Pengelolaan Sampah

TPA Terjun Medan Diperluas untuk Pengembangan – Perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Medan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih terpadu. Kota Medan, yang terus menghadapi tantangan dalam menangani volume limbah yang meningkat setiap tahun, mengambil inisiatif ini untuk meningkatkan kapasitas penampungan serta memperkuat sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Luas area baru yang ditambahkan mencapai 5,13 hektare, sehingga memungkinkan pemanfaatan lebih optimal ruang dan infrastruktur.

Perluasan TPA Terjun: Penyambungan Strategi Kota Medan

Kebutuhan peningkatan pengelolaan sampah di Medan semakin kritis, terutama setelah jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi mengalami pertumbuhan pesat. TPA Terjun yang sebelumnya menjadi tempat penampungan utama, kini mendapatkan ruang tambahan untuk menjawab tantangan tersebut. Perluasan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam merespons keluhan warga terkait bau dan kebisingan yang diakibatkan oleh penumpukan sampah di area yang sempit. Pemerintah berharap dengan tambahan lahan, proses pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih efisien dan berdampak positif pada lingkungan sekitar.

Manfaat Perluasan TPA Terjun untuk Lingkungan dan Ekonomi

Pengembangan TPA Terjun Medan tidak hanya bertujuan untuk menambah kapasitas fisik, tetapi juga untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern. Area tambahan ini akan digunakan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah, seperti unit penguraian biologis dan unit pemilahan limbah. Hal ini membantu mengurangi volume sampah yang dibuang secara langsung, sehingga lebih banyak sisa-sisa organik dapat diproses menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan dalam pertanian perkotaan.

“Perluasan TPA Terjun merupakan bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah Medan. Dengan memperluas TPA Terjun, kita bisa mengintegrasikan teknologi pengolahan yang lebih canggih dan mengurangi dampak negatif terhadap warga sekitar,” kata Plt Wali Kota Medan dalam pernyataan resmi.

Dari sisi ekonomi, perluasan TPA Terjun juga diharapkan mendorong pertumbuhan usaha kecil menengah (UKM) yang bergerak di bidang daur ulang. TPA yang lebih besar akan memudahkan pengumpulan dan pemilahan sampah, serta memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan bahan baku dari limbah yang dihasilkan. Selain itu, pengelolaan yang lebih terstruktur dapat menurunkan biaya operasional pengangkutan sampah, sehingga menguntungkan masyarakat secara keseluruhan.

Persiapan dan Proses Pembenahan Infrastruktur

Persiapan perluasan TPA Terjun telah dimulai dengan koordinasi antara Dinas Lingkungan Hidup, Camat Medan Baru, dan pengelola TPA setempat. Proses ini melibatkan pengukuran dan peninjauan lokasi, serta penerapan standar teknis yang sesuai dengan peraturan nasional. Area tambahan yang diberikan berupa lahan kering dengan aksesibilitas yang baik, sehingga memudahkan pengoperasionalan unit pengolahan sampah baru.

Sebagai bagian dari perencanaan, pemerintah juga mengalokasikan dana untuk pengadaan peralatan serta pelatihan petugas yang akan mengelola sistem pengolahan di TPA Terjun. Selain itu, program pendidikan lingkungan akan ditingkatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sejak awal. Upaya ini menjadikan TPA Terjun bukan hanya tempat penampungan, tetapi juga pusat edukasi tentang keberlanjutan lingkungan.

Pengelolaan Sampah yang Lebih Berkelanjutan

Dengan perluasan TPA Terjun, harapan besar ditempatkan pada peningkatan kapasitas penampungan sampah hingga mencapai 20.000 ton per bulan. Dalam jangka panjang, pengelolaan sampah yang lebih baik diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pembuangan sampah ke sungai dan lahan pertanian. Pembenahan ini juga mencakup peningkatan sistem pengangkutan dan pengolahan, serta penggunaan teknologi monitoring untuk mengawasi efisiensi pengelolaan sampah.

Sebagai contoh, sistem pengolahan sampah akan mencakup penguraian biologis untuk mengurangi volume sampah organik yang membusuk. Sampah non-organik juga akan dipilah dan dikelola melalui daur ulang atau pembuangan ke tempat yang lebih sesuai. Dengan adanya TPA Terjun yang lebih besar, kota Medan dapat menjadi contoh sukses dalam mengelola sampah secara terpadu dan berkelanjutan.

Leave a Comment