Berita

Special Plan: Prabowo Sebut Inovasi Briket Arang Jagung dari Polri Miracle

Prabowo Sebut Inovasi Briket Arang Jagung dari Polri Miracle Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri Special Plan

Desk Berita
Published Mei 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Prabowo Sebut Inovasi Briket Arang Jagung dari Polri Miracle

Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri

Special Plan – Dalam acara Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang diadakan di Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026), mantan Wakil Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian kepada Kapolri Jenderal Sigit Prabowo atas pencapaian luar biasa dalam implementasi Special Plan. Ia menilai inisiatif tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang pangan dan energi, khususnya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dijalankan oleh Polri. “Ini saya lihat Pak Sigit berhasil, ya gimana? Aku mau, aku mau ngomong apa, ya kan? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya soal muji-muji lho. Aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan. Tapi saya ingin objektif,” ujarnya dalam sambutan di acara tersebut.

Special Plan: Strategi Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan

Special Plan yang diusung oleh Polri sejak beberapa tahun terakhir menurut Prabowo adalah bagian dari upaya menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan sumber daya alam yang terbatas. Ia menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya menjadi solusi lokal, tetapi juga memberikan dampak besar bagi ketersediaan pangan nasional. “Kegiatan seperti ini selalu menampilkan ide-ide inovatif, dan saya sudah tiga kali menghadiri acara panen raya jagung bersama Polri,” lanjut Prabowo. Menurutnya, setiap pelaksanaan Special Plan memberikan bukti bahwa pihak kepolisian mampu mengembangkan gagasan yang mewujudkan keberlanjutan, baik dalam penggunaan lahan maupun pengolahan limbah pertanian.

Pada kesempatan itu, Prabowo mengapresiasi langkah Polri dalam mengubah bonggol jagung menjadi briket arang yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. “Saya lega, kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak, tenang, kita bisa bikin briket arang dari bonggol jagung.’ Waduh. Luar biasa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ide ini menggambarkan Special Plan yang mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Tadinya bonggol itu dibuang, ya? Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa. Terima kasih, Kapolri. Terima kasih, Polisi RI,” sambungnya.

Prabowo menyatakan bahwa inovasi ini tidak hanya meminimalkan limbah pertanian, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. “Dengan Special Plan, kita bisa mengubah bahan-bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi penggerak ekonomi dan lingkungan yang menguntungkan,” tambahnya. Menurutnya, program ini menjadi contoh bagaimana kreativitas generasi muda Indonesia bisa diwujudkan melalui keterlibatan institusi kepolisian.

Special Plan dan Pupuk Berbahan Batu Bara

Dalam rangkaian Special Plan yang sama, Prabowo juga menyoroti inovasi pupuk berbahan batu bara yang dikembangkan oleh Polri. Ia menyebut inisiatif ini layak disebut sebagai mukjizat. “Tadi juga pupuk dari batu bara. Ini juga luar biasa. Ini mukjizat juga menurut saya. Pupuk kalori rendah kita bisa bikin, apa? Batu bara kalori rendah kita bisa bikin pupuk. Luar biasa,” tuturnya. Prabowo menilai bahwa pupuk ini menjadi bagian dari Special Plan yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan bahan bakar fosil.

“Makanya kalian tahu, ini luar biasa. Maaf, briket arang dari bonggol, ini nanti, ya saya, saya setuju, miracle. Miracle ini ya,” ungkapnya.

Prabowo membandingkan inovasi briket arang jagung dan pupuk batu bara sebagai dua contoh keberhasilan Special Plan yang menggambarkan pergeseran paradigma dalam pengelolaan sumber daya. “Kedua inisiatif ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam mendorong kemandirian pangan dan energi,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa Special Plan menjadi bukti bahwa pihak kepolisian mampu memadukan teknologi dengan kebutuhan masyarakat secara efektif.

Menurut Prabowo, Special Plan telah membuka peluang baru bagi sektor pertanian dan energi. “Dengan Special Plan, kita tidak hanya bisa memanfaatkan hasil pertanian secara optimal, tetapi juga mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomis,” ujarnya. Ia berharap inisiatif ini bisa menjadi contoh bagi lembaga lain dalam mengembangkan solusi berkelanjutan. “Saya yakin, Special Plan akan menjadi bagian dari strategi nasional yang lebih luas,” tambahnya.

“Special Plan ini juga memberikan ruang bagi keberlanjutan, baik dalam pengolahan sumber daya maupun keberhasilan teknologi. Saya bangga dengan Polri karena mereka mampu menghadirkan ide-ide yang relevan dengan tantangan saat ini,” pungkas Prabowo.

Dalam acara tersebut, Prabowo juga menekankan bahwa Special Plan memperlihatkan kemampuan Polri untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa langkah ini akan menjadi dasar bagi inovasi lebih lanjut dalam bidang ketahanan pangan dan energi.

Leave a Comment