Berita

Sekjen Golkar Minta Kader Jadi Anggota DPR-DPRD Jangan Ganti Nomor HP

M Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, menyampaikan pesan penting kepada kader-kader yang berhasil meraih kursi di lembaga legislatif. Ia menegaskan

Desk Berita
Published Agustus 3, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Golkar Perintahkan Anggota Legislatif Pertahankan Nomor Handphone
  2. Related Reading

Golkar Perintahkan Anggota Legislatif Pertahankan Nomor Handphone

Wahanaberita.com – M Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, menyampaikan pesan penting kepada kader-kader yang berhasil meraih kursi di lembaga legislatif. Ia menegaskan agar mereka tidak sembarangan mengganti nomor handphone setelah resmi terpilih. Pernyataan ini dilontarkan saat ditemui awak media pada Senin, 3 Agustus 2026, di kantor DPP Golkar kawasan Jakarta Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan keterbukaan komunikasi antara anggota dewan dengan masyarakat yang mereka wakili.

Ketika itu, Sarmuji sedang menghadiri acara Training of Trainers Akademi Partai Golkar. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti keluhan-keluhan yang kerap datang dari masyarakat. Warga sering mengeluhkan bahwa para legislator yang baru terpilih cenderung mengganti nomor kontak mereka. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi kepemimpinan partai, mengingat pentingnya aksesibilitas bagi konstituen.

Menjaga Hubungan dengan Konstituen

Menurut Sarmuji, menjaga hubungan dengan akar rumput merupakan kewajiban mutlak bagi setiap anggota legislatif. Ia menjelaskan bahwa keberlangsungan dan pertumbuhan partai sangat bergantung pada kemampuan menjaga konstituen, terutama bagi anggota DPR RI maupun DPRD. Keterbukaan dalam komunikasi menjadi kunci keberhasilan representasi politik di tingkat lokal maupun nasional.

Untuk anggota DPR RI, wajib hukumnya memelihara akar rumput. Wajib hukumnya memelihara konstituennya. Karena bagaimanapun partai ini bisa besar kalau akar rumputnya, konstituennya bisa dipelihara, khususnya pada anggota DPR RI atau DPRD di daerah pemilihannya masing-masing.

Sarmuji menambahkan bahwa ia tidak ingin lagi mendengar keluhan serupa dari rakyat. Ia mencontohkan fenomena yang sering terjadi ketika calon legislatif sedang dalam masa kampanye. Saat itu, mereka biasanya membagikan nomor handphone dan meminta masyarakat menghubungi jika ada masalah. Namun, setelah terpilih, banyak yang mengganti nomor tersebut sehingga sulit dihubungi.

Kita nggak kepingin ada ungkapan dari rakyat yang sering kita dengar: kalau lagi mau mencalonkan diri, anggota DPR RI atau DPRD bagi-bagi nomor HP. ‘Wah ini nomor HP, kalau ada masalah tolong dihubungi’. Begitu nggak jadi, begitu jadi anggota DPR RI atau DPRD, nomor HP-nya ganti, supaya nggak bisa dihubungi. Kita nggak kepingin kader Partai Golkar seperti itu.

Keterbukaan dan Aktivitas Sosial

Salah satu harapan Sarmuji adalah agar anggota legislatif Golkar tetap bisa dihubungi kapan saja. Dengan keterbukaan tersebut, para legislator diharapkan dapat terus menyerap aspirasi masyarakat yang diwakili. Hal ini sejalan dengan visi partai untuk membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan masyarakat.

Kita ingin sampai kapan pun anggota DPR RI atau DPRD kabupaten/kota, provinsi, harus tetap menjaga konstituennya, setiap saat bisa dihubungi, setiap saat bisa mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang diwakilinya.

Selain itu, Sarmuji juga menekankan pentingnya kader Golkar untuk aktif berkontribusi di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia meminta agar setiap kader memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, baik di tingkat RT maupun RW. Kontribusi ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi harus memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh warga.

Kita minta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya di lingkungan terdekatnya, di RT-nya, di RW-nya. Jadi kalau ada kader Golkar yang tidak punya manfaat di RT dan RW-nya, itu perlu kita panggil untuk segera kita upgrade. Karena keberadaan Partai Golkar di wilayahnya masing-masing, di tempatnya masing-masing, di sekitar tinggalnya masing-masing, dia harus memiliki pengaruh, memiliki peran, dan memiliki manfaat untuk masyarakat sekitarnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebijakan Golkar

Apa alasan utama Golkar meminta kader tidak mengganti nomor HP? Golkar ingin memastikan anggota legislatif tetap mudah dihubungi oleh konstituen setelah terpilih, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.

Kapan pernyataan ini disampaikan oleh Sekjen Golkar? Pernyataan ini dilontarkan pada Senin, 3 Agustus 2026, saat Sarmuji ditemui awak media di kantor DPP Golkar Jakarta Barat.

Bagaimana sanksi bagi kader yang tidak memberikan manfaat di lingkungan? Kader yang dinilai tidak memberikan manfaat di RT dan RW-nya akan dipanggil untuk segera di-upgrade atau ditingkatkan perannya dalam partai.

Apakah kebijakan ini berlaku untuk anggota DPRD saja? Tidak, kebijakan ini berlaku untuk anggota DPR RI maupun DPRD di daerah pemilihannya masing-masing.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan Partai Golkar, Anda dapat mengunjungi [berita Golkar terbaru di detik.com](https://news.detik.com/berita/golkar).

Leave a Comment