Berita

Santri di Karawang Dituduh Begal Lalu Disiram Air Panas-Dianiaya

Kasus kekerasan terhadap pelajar pondok pesantren kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Seorang santri di Karawang Dituduh Begal oleh warga setempat

Desk Berita
Published Agustus 3, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Santri di Karawang Dituduh Begal: Remaja 17 Tahun Disiram Air Panas hingga Luka Bakar
  2. Related Reading

Santri di Karawang Dituduh Begal: Remaja 17 Tahun Disiram Air Panas hingga Luka Bakar

Wahanaberita.com – Kasus kekerasan terhadap pelajar pondok pesantren kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Seorang santri di Karawang Dituduh Begal oleh warga setempat, kemudian mengalami penyiksaan berupa penyiraman air panas yang menyebabkan luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya. Remaja berusia 17 tahun dengan inisial AM ini menjadi korban yang tidak bersalah dalam insiden yang terjadi pada malam hari.

Insiden Terjadi Saat Perjalanan Pulang

Kasus ini bermula pada malam Jumat, tanggal 31 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Cilutung, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Saat itu, korban sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara haul di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Pedes. Tujuan AM adalah rumahnya yang terletak di Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang.

Saat perjalanan pulang korban, ketakutan melintasi jalanan yang gelap dan sepi, korban kemudian terjatuh dari sepeda motornya, dan kemudian berlari meninggalkan sepeda motornya.

Ketika terjatuh dari kendaraannya, remaja tersebut memilih untuk lari meninggalkan motornya. Tak lama kemudian, seorang warga yang merupakan oknum petugas keamanan menghampiri korban. Peristiwa ini menjadi awal dari rangkaian kejadian yang menimpa santri muda tersebut.

Dituduh Begal dan Disiram Air Panas

Petugas keamanan tersebut menuduh santri sebagai pelaku begal. Setelah itu, terjadi penyiraman air panas kepada korban. Ipda Cep Wildan, Kasi Humas Polresta Karawang, menjelaskan bahwa korban diduga mengalami tindak pidana kekerasan fisik dari terlapor yang saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Korban menderita luka bakar yang cukup parah di bagian perut, kedua tangan, serta kaki kanan. Kondisi luka bakar tersebut cukup serius sehingga memerlukan penanganan medis segera. Setelah kejadian, AM segera dilarikan ke RS Proklamasi Rengasdengklok pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Kasus ini masih terus ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian untuk memastikan keadilan bagi korban santri yang tidak bersalah tersebut. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap detail lengkap kejadian dan menemukan pelaku yang bertanggung jawab.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Santri di Karawang

Apa yang terjadi pada santri di Karawang? Seorang santri berusia 17 tahun dituduh sebagai begal oleh warga setempat, kemudian disiram air panas hingga mengalami luka bakar di bagian perut, kedua tangan, dan kaki kanan.

Kapan dan di mana kejadian ini terjadi? Kejadian terjadi pada malam Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Cilutung, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.

Ke mana korban dilarikan setelah kejadian? Korban segera dilarikan ke RS Proklamasi Rengasdengklok pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB untuk mendapatkan pertolongan medis.

Bagaimana status penyelidikan kasus ini? Pihak Polresta Karawang masih melakukan penyelidikan terhadap terlapor yang merupakan oknum petugas keamanan. Proses hukum sedang berlangsung untuk memastikan keadilan bagi korban.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus, pembaca dapat mengikuti update dari Polresta Karawang melalui kanal resmi mereka. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan kekerasan terhadap pelajar yang sedang dalam perjalanan pulang.

Leave a Comment