Berita

Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar – Bocah Ikut Jadi Korban

ari, Jakarta Barat Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar - Dalam operasi penyelidikan di Lokasari, Jakarta Barat, polisi berhasil mengungkap kasus

Desk Berita
Published Juli 9, 2026
Reading time 1 minutes
Conversation No comments

Polisi Ungkap Kasus Eksploitasi Seksual di Lokasari, Jakarta Barat

Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar – Dalam operasi penyelidikan di Lokasari, Jakarta Barat, polisi berhasil mengungkap kasus eksploitasi seksual yang melibatkan lima korban. Salah satu dari mereka adalah anak di bawah umur yang menjadi korban sekaligus. Muncikari berinisial RS (40 tahun) telah ditangkap sebagai tersangka utama.

Modus dan Motif Penipuan

“Kami akan menyampaikan untuk kasus yang kami ungkap di wilayah Lokasari, Jakarta Barat. Di sini modus dan motifnya sama, yaitu eksploitasi seksual dan juga ekonomi,” kata Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo, dalam jumpa pers, Rabu (8/7/2026).

Kondisi Korban dan Penanganan Medis

Kombes Rita menjelaskan, lima korban dalam kasus ini mengalami gangguan kesehatan. Untuk memastikan kondisi psikologis mereka, polisi melibatkan UPT PPA DKI Jakarta dalam melakukan asesmen, pendampingan, serta pemeriksaan medis. “Dan juga dari lima korban ini mengalami gangguan kesehatan secara medis, perlu ada penanganan yang lebih intensif,” tambahnya.

Eksploitasi Seksual oleh Muncikari

Menurut keterangan korban, semua individu yang terlibat telah direkrut oleh RS, yang dikenal sebagai koordinator atau mami. “Kemudian dari lima-limanya ini semuanya diakui dan saling terkait keterangannya bahwa mereka direkrut oleh RS sebagai tersangka, perempuan,” pungkas Rita.

Viral di Media Sosial

Informasi tentang kasus ini menyebar cepat di media sosial, seperti dilihat detikcom, Senin (25/5). Video yang beredar diunggah oleh seorang warga negara Jepang menunjukkan adegan beberapa orang yang diduga menawarkan jasa prostitusi. Dalam rekaman, mereka berteriak dan menyebutkan kata ‘seventeen’ serta ‘perawan’ kepada perekam.

Leave a Comment