Berita

Pengedar Sabu Modus COD Ditangkap di Jakbar – Remaja Jadi Target Market

Pengedar Sabu Modus COD Ditangkap di Jakbar - Operasi Anti Narkoba Berhasil Ungkap Jaringan Peredaran Pengedar Sabu Modus COD Ditangkap di Jakbar - Direktorat

Desk Berita
Published Juni 12, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Pengedar Sabu Modus COD Ditangkap di Jakbar – Operasi Anti Narkoba Berhasil Ungkap Jaringan Peredaran

Pengedar Sabu Modus COD Ditangkap di Jakbar – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pengedar sabu yang menggunakan modus COD (Cash On Delivery) di Jakarta Barat. Pelaku, yang berinisial N (37), terlibat dalam kegiatan perdagangan narkotika berupa sabu dan ekstasi. Operasi ini dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang mengindikasikan adanya aktivitas peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Cengkareng Timur. Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan berbagai barang bukti, termasuk narkotika dan alat-alat pendukung transaksi.

Kasus Narkoba Terbongkar Berkat Modus COD

Dalam pernyataannya, Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, menjelaskan bahwa operasi tersebut mengungkap upaya peredaran narkoba yang menggunakan metode COD. “Modus ini memungkinkan pelaku menghindari jejak digital karena transaksi dilakukan tunai langsung di tempat,” kata Indah, Jumat (12/6/2026). Metode COD kini sering digunakan oleh pelaku narkoba karena dinilai lebih aman dan efektif dalam mengelak dari pengawasan polisi. Pelaku biasanya menargetkan konsumen yang lebih rentan, seperti remaja, yang memiliki kebutuhan akan uang tunai dan mudah tergoda oleh harga jual yang terjangkau.

“Barang bukti yang diamankan mencakup 26 butir ekstasi dengan berbagai merek, 12,57 gram sabu yang sudah dikemas siap edar, serta alat bantu seperti timbangan digital, alat isap, dan korek api untuk proses pembakaran narkotika,” jelas Kompol Indah.

Menurut polisi, sabu yang ditemukan dalam penggeledahan terdiri dari beberapa paket yang sudah diproses untuk disampaikan ke pembeli secara langsung. Ini menunjukkan bahwa pelaku telah melakukan persiapan matang sebelumnya. Sementara itu, ekstasi yang diamankan menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba ini tidak hanya fokus pada sabu tetapi juga mencakup berbagai jenis narkotika lain. Kombinasi ini menciptakan peningkatan risiko bagi konsumen, terutama remaja yang rentan terpengaruh oleh pengaruh media sosial dan lingkungan sekitarnya.

Target Market Utama: Remaja yang Rentan Terpapar Narkoba

Dalam pemeriksaan awal, N mengakui bahwa ia sengaja menargetkan remaja sebagai calon pembeli. “Remaja mudah tergoda karena membutuhkan uang tunai dan merasa lebih percaya pada transaksi langsung,” ujarnya. Polisi juga menemukan bukti-bukti lain yang menunjukkan bahwa pelaku telah mengadakan berbagai strategi untuk menarik calon pembeli. Misalnya, menawarkan harga murah atau menjual sabu dalam bentuk yang lebih menyenangkan bagi konsumen muda.

Modus COD tidak hanya memudahkan transaksi tetapi juga mempercepat proses pengiriman narkoba. Pelaku bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa perlu menyimpan stok dalam jumlah besar di satu tempat. Karena itu, polisi mengungkapkan bahwa operasi ini adalah salah satu contoh keberhasilan dalam menekan penggunaan narkoba di kalangan remaja. Menurut data dari Direktorat Reserse Narkoba, tren peningkatan penggunaan sabu oleh remaja di Jakarta Barat terjadi selama tiga bulan terakhir, dengan peningkatan sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat ini, N dan barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengatakan bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya rutin dalam menekan peredaran narkoba di wilayah DKI Jakarta. “Kita masih terus mengejar jaringan terkait dan menunggu hasil pemeriksaan pelaku untuk memperjelas motif dan peran dalam kasus ini,” tambah Indah. Dengan mengungkap modus COD ini, harapannya adalah masyarakat terutama remaja lebih waspada terhadap pengaruh negatif narkoba yang bisa menjangkau mereka dari berbagai arah.

Leave a Comment