Berita

New Policy: Cuan Usaha Dekor Nikahan, Lisa Bisa Bangun Rumah dan Punya Karyawan

New Policy Membawa Perubahan: Lisa Membangun Rumah dan Membuka Lapangan Kerja Melalui Usaha Dekorasi Nikahan Mulai dari Buquet Wisuda New Policy - Usaha

Desk Berita
Published Mei 28, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

New Policy Membawa Perubahan: Lisa Membangun Rumah dan Membuka Lapangan Kerja Melalui Usaha Dekorasi Nikahan

Mulai dari Buquet Wisuda

New Policy – Usaha dekorasi nikahan yang dimulai oleh Lisa Ariska, seorang wanita berusia 25 tahun, mengalami peningkatan signifikan sejak kebijakan baru diterapkan. Sejak kuliah, Lisa telah rutin menyediakan buket wisuda yang bervariasi, menggabungkan bunga, uang, dan camilan sebagai daya tarik utama. Dari hobi ini, ia berhasil mengubah jalannya hidup, menjadikan usaha kecilnya sebagai pilihan utama bagi banyak pasangan yang ingin merayakan momen spesial dengan keunikan dan kehangatan.

Kebijakan Baru Mendukung Ekspansi Bisnis

Dengan adanya New Policy yang menguntungkan usaha kecil menengah (UKM), Lisa bisa berkembang dari dekorasi lamaran hingga penyelenggaraan acara pernikahan. Usaha Lingkarjariku, yang berlokasi di Jl Mangga, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, kini melayani berbagai kebutuhan klien. Pasangan yang ingin menyewa baju pengantin atau memperoleh layanan dekorasi sekarang bisa merasakan manfaat kebijakan tersebut, yang menjadikan Lisa sebagai salah satu pelaku usaha yang sukses.

“Udah jualan dari kuliah. Usaha Lingkarjariku sekarang ini dimulai pada 2019, dan New Policy menjadi faktor penting dalam memperkuat perjalanan bisnis kami,” ujar Lisa saat berbincang, Rabu (27/5/2026).

Melalui New Policy, Lisa mampu mengakses dana kredit yang lebih mudah. Ia memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pada 2022 untuk memperluas operasional. Dengan bantuan program pemerintah ini, bisnisnya makin berkembang dan bisa menjangkau lebih banyak pasar. Kebijakan yang memberikan bunga rendah serta kemudahan proses pencairan mempercepat pertumbuhan usaha Lisa.

Persaingan dan Rencana Perluasan

Di tengah persaingan ketat, Lisa tidak mengurangi semangatnya. Ia berencana memperluas jaringan dengan membangun galeri dekorasi yang lebih besar. Menurutnya, New Policy membantu mengurangi beban finansial, sehingga ia bisa fokus pada inovasi layanan. “New Policy menjadikan usaha kami lebih stabil. Dengan dana KUR, kami bisa menambahkan beberapa titik pelayanan di kawasan Condet,” tutur Lisa.

Lingkarjariku mematok harga di bawah 2 juta untuk acara lamaran, sementara untuk kawasan Condet, biaya transportasi tidak dikenakan. Lisa berharap bisa meningkatkan omzet, saat ini bisa mencapai Rp 20 juta per bulan. Dengan New Policy, ia yakin potensi pertumbuhan bisnisnya akan terus berkembang.

Peran KUR dalam Pembiayaan

Keberhasilan bisnis Lisa tidak terlepas dari peran KUR BRI yang didukung oleh New Policy. Dana kredit ini menjadi sumber utama untuk pembelian peralatan, pengembangan desain, dan peningkatan kualitas layanan. “Dari dekorasi nikahan, kami bisa membangun rumah dan punya 5 karyawan berkat New Policy serta bantuan KUR,” ujarnya.

Banyak usaha serupa bermunculan di Jakarta, tetapi Lisa bersyukur Lingkarjariku masih bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Ia mengakui bahwa New Policy mempercepat proses pemberdayaan UKM, termasuk di bidang dekorasi acara. “Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, dan New Policy menjadi pendorong utama dalam hal itu,” katanya.

Strategi Pembiayaan BRI dan Manfaat New Policy

BRI menekankan aksesibilitas KUR, menjaga transparansi, dan memastikan keberlanjutan dalam mendukung UKM. Dengan New Policy, BRI memperluas jangkauan program ini, termasuk bagi bisnis kecil seperti Lingkarjariku. “Segmen UKM tetap menjadi pilar utama dalam portofolio pembiayaan BRI, dengan total penyaluran mencapai Rp 1.211 triliun,” ujar Dirut BRI Hery Gunardi.

Dalam periode Januari-Maret 2026, BRI menyalurkan KUR senilai Rp 47,09 triliun kepada 947 ribu nasabah. Sektor pertanian berkontribusi 42,16% dari total dana yang disalurkan. New Policy tidak hanya mendukung sektor pertanian, tetapi juga memperkuat bisnis kreatif seperti usaha dekorasi yang dikelola Lisa.

“New Policy menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan usaha produktif, meningkatkan kapasitas UMKM, serta menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah,” imbuh Hery Gunardi.

Karier Lisa dan Kebijakan Pemerintah

Usaha dekorasi nikahan yang dipimpin Lisa sekarang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasangan, tetapi juga menciptakan peluang kerja bagi warga sekitar. Ia menyebut bahwa kebijakan pemerintah, termasuk New Policy, menjadi landasan utama untuk mengembangkan bisnisnya. “New Policy memberi ruang bagi UKM untuk berkembang. Kami bisa membangun rumah sendiri dan punya karyawan, yang merupakan bukti bahwa kebijakan ini efektif,” katanya.

Dengan berbagai langkah yang diambil, Lisa membuktikan bahwa New Policy bukan hanya sekadar kebijakan, tetapi juga alat yang mampu mengubah nasib pelaku usaha. Ia berharap kebijakan ini terus ditingkatkan untuk memberikan dukungan lebih besar kepada masyarakat yang ingin berwirausaha. “New Policy memberi kami semangat dan kepercayaan untuk terus berkembang,” ujarnya.

Leave a Comment