Berita

Meeting Results: Komisi III DPR Rapat dengan Wakapolri dan Kepala PPATK Bahas Anggaran 2027

Komisi III DPR Rapat dengan Wakapolri dan PPATK untuk Bahas Anggaran 2027 Meeting Results - Komisi III DPR Republik Indonesia mengadakan rapat kerja bersama

Desk Berita
Published Juni 17, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Komisi III DPR Rapat dengan Wakapolri dan PPATK untuk Bahas Anggaran 2027

Meeting Results – Komisi III DPR Republik Indonesia mengadakan rapat kerja bersama Wakapolri dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam rangka mengupas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) tahun 2027. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk evaluasi kinerja serta transparansi penggunaan dana di masa lalu, sekaligus membahas perencanaan keuangan untuk tahun mendatang.

Para Peserta dan Tujuan Rapat

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, Habiburokhman, dihadiri oleh Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, serta Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana. Sebagai bagian dari meeting results kali ini, kedua lembaga akan menjelaskan strategi anggaran 2027, sementara Komisi III DPR mengevaluasi efektivitas program dan dana yang telah digunakan sepanjang 2026. Topik lain yang dibahas termasuk laporan keuangan pusat tahun 2025, serta pertanyaan terkait perbaikan kebijakan dan pengawasan.

Agenda dan Ketersediaan Data

Meeting Results pada rapat ini mencakup penjelasan terperinci RKAKL dan RKP-KL tahun 2027 dari Polri dan PPATK, serta evaluasi kinerja institusi selama masa sidang 2025-2026. Habiburokhman menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat untuk memastikan keputusan anggaran dapat diambil secara transparan dan efisien. “Kami juga menginginkan laporan yang lebih lengkap tentang penggunaan anggaran 2026, termasuk penjelasan mengenai pengaruhnya terhadap pencapaian target di 2027,” tambahnya.

“Rapat kerja hari ini dirancang untuk menggali hasil dari kerja sama selama ini, sekaligus menyusun langkah-langkah konkret menuju pertumbuhan anggaran yang lebih optimal,” jelas Habiburokhman. Ia menambahkan bahwa para anggota Komisi III memprioritaskan koordinasi yang lebih intensif untuk menjamin keberlanjutan program kementerian/lembaga.

Perspektif Polri dan PPATK

Wakapolri Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi terhadap Komisi III DPR yang aktif dalam membantu pihaknya melalui meeting results sebelumnya. “Kemitraan ini membantu kami dalam mengelola anggaran dengan lebih terarah dan terukur,” katanya. Ia juga menyoroti kemajuan dalam pengesahan RUU Polri, yang menurutnya menjadi pondasi penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan kepolisian. Dedi menjelaskan bahwa RUU tersebut akan membuka peluang peningkatan kualitas pengawasan dan pelayanan publik.

“Selain itu, kami juga menyampaikan rancangan anggaran 2027 yang fokus pada modernisasi teknologi, pelatihan personel, dan peningkatan kapasitas lembaga,” kata Dedi. PPATK, di sisi lain, memberikan laporan tentang peran mereka dalam memantau transaksi keuangan yang mencurigakan, serta rencana pengembangan sistem pelaporan transaksi keuangan tahun depan.

Hasil Diskusi dan Langkah Selanjutnya

Hasil diskusi dari meeting results ini menunjukkan adanya kesepakatan awal untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran 2027. Komisi III DPR menyetujui beberapa rekomendasi dari Polri dan PPATK, termasuk penambahan dana untuk peningkatan operasional dan pengawasan keuangan. Selanjutnya, rapat akan dilanjutkan dengan pembahasan lebih mendalam, termasuk pertanyaan terkait efisiensi pengelolaan dana dan keberlanjutan kebijakan jangka panjang.

Di akhir pertemuan, Habiburokhman meminta kedua lembaga untuk menyiapkan proposal lebih rinci, yang akan disampaikan dalam sesi rapat berikutnya. “Hasil rapat ini menjadi pedoman untuk pengambilan keputusan lebih lanjut, terutama dalam menyesuaikan RKAKL dengan kebutuhan aktual di lapangan,” tukasnya. Dedi dan Ivan Yustiavandana menyatakan siap memberikan jawaban lebih komprehensif dalam sesi pertanyaan dan jawaban yang akan dilakukan.

Leave a Comment