Berita

Mantan Artis Terlibat Sindikat Scammer Internasional Solo – Tugasnya Layani VC

Mantan Artis Terlibat Sindikat Scammer Internasional Solo - Tugasnya Layani VC Mantan Artis Terlibat Sindikat Scammer Internasional - Dalam skandal penipuan

Desk Berita
Published Juni 2, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Table of Contents
  1. Mantan Artis Terlibat Sindikat Scammer Internasional Solo - Tugasnya Layani VC
  2. Detektif Menyelidiki Pola Operasi Scammer

Mantan Artis Terlibat Sindikat Scammer Internasional Solo – Tugasnya Layani VC

Mantan Artis Terlibat Sindikat Scammer Internasional – Dalam skandal penipuan skala besar yang terungkap di Jawa Tengah, seorang mantan artis menjadi bagian dari sindikat scammer internasional yang mengincar korban di seluruh dunia. Berdasarkan laporan dari detikJateng, Selasa (2/6/2026), Direktur Direktorat Reserse Siber (Dit Ressiber) Polda Jawa Tengah, Kombes Himawan Susanto Saragih, mengungkapkan bahwa mantan artis ini, berinisial F, berperan sebagai anggota aktif dalam operasi penipuan melalui video call (VC). Dengan tugas khusus, F membantu meningkatkan kepercayaan korban sebelum mereka tertipu oleh skema investasi palsu.

Penipuan Bermodus Video Call yang Terstruktur

Dijelaskan oleh Kombes Himawan, sindikat scammer internasional ini beroperasi secara terorganisasi. Awalnya, tim pemasaran memasuki kontak dengan korban melalui media sosial atau platform online. Jika korban masih mencurigai, tim tersebut mengganti strategi dengan memanggil model, termasuk mantan artis F, untuk memperkuat imajinasi korban. “

Model yang kami amankan ini bertugas melayani video call sesuai keinginan korban,” terang Himawan saat jumpa pers di Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang.

Sindikat ini menggunakan teknik persuasi yang canggih, termasuk membangun hubungan personal dengan korban melalui video call. Fungsi model seperti F adalah memperlihatkan ekspresi emosional dan menyampaikan pesan yang menggambarkan kehidupan bermewah-mewah. Tidak hanya itu, mereka juga memanipulasi korban dengan berpura-pura menjadi partner bisnis atau individu yang menawarkan keuntungan besar dari investasi. Polisi menegaskan bahwa semua langkah ini direncanakan matang dan dijalankan secara bersamaan oleh beberapa anggota sindikat.

Detektif Menyelidiki Pola Operasi Scammer

Kombes Himawan menjelaskan bahwa investigasi berjalan intensif. Tim Ressiber menemukan bukti-bukti kuat yang menunjukkan hubungan antara mantan artis F dan jaringan scammer internasional. Beberapa korban yang terjebak mengaku bahwa model tersebut menyampaikan informasi dalam bahasa yang menipu, membuat mereka sulit membedakan antara penipuan dan investasi sah. Polisi juga mengungkap bahwa operasi ini melibatkan beberapa lokasi di luar negeri, dengan anggota sindikat bertugas dalam beberapa peran.

Proses penyelidikan terbukti rumit karena jaringan scammer ini menggunakan teknologi modern dan sistem komunikasi rahasia. Dalam sebuah penjelasan, Himawan menyebutkan bahwa mantan artis F memperkuat kepercayaan korban dengan menampilkan kehidupan yang terlihat ideal, termasuk penggunaan ruang mewah dan mobil mewah dalam video call. Dengan menambahkan elemen ini, korban lebih mudah terjebak dalam skema yang menipu. Selain itu, scammer juga mengirimkan dokumen palsu dan membuat pialang virtual yang terlihat sah.

Penipuan ini menimbulkan kerugian besar bagi korban, yang kebanyakan adalah warga Jawa Tengah. Menurut laporan, beberapa korban menginvestasikan dana hingga ratusan juta rupiah hanya untuk menunggu keuntungan yang tidak pernah datang. Polisi menegaskan bahwa mereka sedang memburu lebih banyak anggota sindikat dan mencari bukti tambahan untuk memperkuat kasus. Mantan artis F, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, menjadi salah satu saksi utama dalam penyelidikan ini.

Kombes Himawan Susanto Saragih juga memperlihatkan hasil investigasi yang didapat dari platform media sosial dan aplikasi komunikasi digital. Data yang ditemukan menunjukkan bahwa skema ini telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan ratusan korban yang terjerat. “

Mantan artis terlibat sindikat scammer ini bukan hanya sekadar pemain peran, tetapi bagian dari sistem penipuan yang terstruktur,” tambah Himawan.

Dalam upaya mengungkap kasus ini, polisi juga memeriksa riwayat kehidupan mantan artis F sebelumnya. Dia dikenal sebagai seorang artis yang terlibat dalam industri hiburan, termasuk berbagai acara TV dan film. Penampilannya yang menarik dan kemampuan berkomunikasi emosional menjadi kelebihannya dalam memperdaya korban. Penyelidikan ini juga mengungkap bahwa jaringan scammer ini memiliki sistem internal yang terpisah, dengan anggota di berbagai negara bertugas menjalankan peran yang berbeda.

Leave a Comment