Berita

Key Strategy: Agus Jabo Gaungkan Revolusi Ekonomi Kerakyatan untuk Menangkan Pancasila

lam Revolusi Ekonomi Kerakyatan untuk Kemenangan Pancasila Key Strategy menjadi strategi utama Partai PRIMA dalam menegakkan visi nasional di bawah

Desk Berita
Published Juni 2, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Agus Jabo: Key Strategy dalam Revolusi Ekonomi Kerakyatan untuk Kemenangan Pancasila

Key Strategy menjadi strategi utama Partai PRIMA dalam menegakkan visi nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dalam wawancara Selasa (2/6/2026), Agus Jabo, tokoh penting dalam Partai PRIMA, menyatakan bahwa revolusi ekonomi kerakyatan adalah bagian dari Key Strategy yang diusung untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengatakan, “Revolusi sudah dimulai dari istana. Revolusi adalah menjebol sistem lama yang gelap gulita, membangun sistem baru yang terang benderang! Mari kita sambut dan menangkan!”

Pembangunan Berdasarkan Cita-Cita Proklamasi

Agus Jabo menekankan bahwa Key Strategy PRIMA didasarkan pada semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Preambule UUD 1945. Menurutnya, gagasan ini selaras dengan ajaran Bung Karno yang menekankan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian budaya sebagai fondasi bangsa. Ia mengatakan bahwa Pasal 33 UUD 1945 menjadi landasan konstitusional yang paling relevan untuk mengarahkan pembangunan ekonomi Indonesia. “Key Strategy ini menegaskan bahwa kehidupan ekonomi harus berpijak pada kepentingan rakyat, bukan hanya keuntungan elite,” tambahnya.

Gerakan perubahan ini diwujudkan melalui berbagai program yang dianggap sebagai bagian dari Key Strategy. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kemandirian pangan dan energi, pengembangan industri nasional, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Agus Jabo menyebut program seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Koperasi Desa Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai wujud Key Strategy untuk memuliakan rakyat Indonesia. “Key Strategy ini mencakup kebijakan yang memprioritaskan kebutuhan rakyat, tidak hanya jangka pendek tetapi juga jangka panjang,” ujarnya.

“Itulah ekonomi Pancasila, yang menjadi filosofi, landasan, dan bintang arah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Agus Jabo.

PRIMA menekankan bahwa Key Strategy harus menjadi pilar dalam menjawab tantangan pembangunan di era kini. Dalam pernyataannya, Agus Jabo menyatakan bahwa Pancasila tidak cukup dijadikan slogan, tetapi harus diterapkan melalui Key Strategy yang jelas dan berkelanjutan. “Key Strategy ini memperkuat kepercayaan rakyat terhadap sistem yang lebih adil dan inklusif,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa penerapan Key Strategy membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat, dan lembaga-lembaga kebijakan untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Tiga Program Utama dalam Key Strategy untuk Kemakmuran Rakyat

PRIMA menggarisbawahi tiga program ekonomi utama sebagai bagian dari Key Strategy. Pertama, industrialisasi nasional dianggap sebagai fondasi kekuatan ekonomi Indonesia. Agus Jabo menekankan perlunya memperkuat hilirisasi dan industrialisasi untuk mengolah sumber daya alam secara lokal, memberikan nilai tambah, serta menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan. “Key Strategy ini memastikan Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, tetapi mampu mengekspor produk jadi,” imbuhnya.

Kedua, kedaulatan pangan dan energi menjadi prioritas utama dalam Key Strategy. Menurut Agus Jabo, bangsa yang bergantung pada pasokan asing di bidang pangan dan energi tidak akan benar-benar merdeka. Oleh karena itu, petani, nelayan, dan produsen pangan harus diberi perhatian utama oleh pemerintah. “Key Strategy ini juga mencakup pengembangan infrastruktur pertanian dan energi terbarukan agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi,” jelasnya.

Ketiga, koperasi dianggap sebagai alat perjuangan rakyat dalam Key Strategy. Ia menilai koperasi memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa, terutama bagi kelompok menengah ke bawah hingga miskin ekstrem. “Key Strategy ini memperkuat ekonomi rakyat dengan membangun kelembagaan ekonomi yang inklusif,” tambah Agus Jabo. Ia menegaskan bahwa koperasi desa dan koperasi berbasis kearifan lokal harus menjadi bagian dari Key Strategy dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Agus Jabo mengakui bahwa Key Strategy tidak mudah dijalankan. Setiap perubahan besar selalu dihadapkan pada tantangan, perlawanan, dan narasi-narasi yang menyerang program pemerintah. Namun, ia yakin bahwa Key Strategy ini bisa mencapai tujuannya jika seluruh komponen masyarakat tetap bersatu dan bekerja keras. “Key Strategy ini memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar tidak terhenti di tengah jalan,” pungkasnya.

“Kepada seluruh rakyat Indonesia, Partai PRIMA menyerukan tetap menjaga persatuan nasional dan terus menyokong Pemerintahan Prabowo-Gibran yang telah bekerja dan memulai revolusi untuk memenangkan hak rakyat Indonesia berdasarkan Pasal 33 UUD 1945,” ujar Agus Jabo.

Dalam acara Harlah ke-5 Partai PRIMA, Key Strategy menjadi fokus utama pembicaraan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua Umum, yaitu Antun Joko Susmana dan Alif Kamal, serta Sekretaris Jenderal R Gautama Wiranegara dan Bendahara Umum Achmad Herwandi. Agus Jabo menutup pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih dan penghormatan kepada pihak yang mendukung PRIMA, sambil berharap dukungan tersebut menjadi kekuatan untuk terus berjuang dalam mengawal program pemerintahan. “Key Strategy ini adalah jalan untuk memastikan Indonesia merdeka secara ekonomi dan sosial,” tegasnya.

Leave a Comment