Berita

Latest Program: Ibas Tinjau Bantuan Listrik di Pelosok Trenggalek: Ini Hak Warga Negara

cil Trenggalek: Ini Hak Warga Negara Latest Program kembali menjadi sorotan saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ibas melakukan inspeksi

Desk Berita
Published Mei 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Ibas Tinjau Bantuan Listrik di Wilayah Terpencil Trenggalek: Ini Hak Warga Negara

Latest Program kembali menjadi sorotan saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ibas melakukan inspeksi langsung ke Desa Salamwates, Kabupaten Trenggalek. Dalam kunjungan tersebut, ia mengecek langsung kondisi pemasangan listrik di permukiman pelosok yang belum terlayani secara maksimal. Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses energi listrik untuk masyarakat pedesaan, sehingga memenuhi hak warga negara yang layak.

Inspeksi di Lokasi Terpencil dan Upaya Pemenuhan Hak Dasar

Kunjungan Ibas ke Desa Salamwates menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperluas akses layanan penting. Jalanan yang sempit, berbatu, dan licin menjadi tantangan dalam perjalanan, tetapi ia tetap menyempatkan diri memeriksa infrastruktur listrik yang sudah dipasang di sejumlah rumah warga. Ibas mengungkapkan, keberadaan listrik bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat, khususnya di daerah terpencil.

Dalam wawancara terbuka, Ibas menjelaskan bahwa Latest Program di Trenggalek merupakan salah satu inisiatif untuk memastikan warga merasakan manfaat dari kehadiran negara. “Listrik adalah kebutuhan dasar yang harus terjangkau oleh semua lapisan masyarakat,” tegasnya. Ia menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dengan PLN untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses, seperti Salamwates. Tantangan utama terletak pada ketersediaan sumber daya dan kebutuhan prioritas warga.

Contoh Nyata Bantuan Listrik: Suara Sukarni

Salah satu warga yang menerima bantuan dari Latest Program adalah Sukarni, warga Desa Salamwates. Rumah sederhananya kini bisa terang dengan tiga lampu dan satu stop kontak yang dipasang melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). “Sekarang kita banyak bersyukur, Pak. Mohon listriknya tetap dirawat. Bantuan tiga lampu dan satu stop kontak 900 watt di dalam rumah ini, semoga membuat aktivitas harian lebih nyaman dan meningkatkan produktivitas keluarga,” ujar Ibas dalam pernyataannya, Minggu (10/5/2026).

“Masyarakat di daerah terpencil tetap layak menikmati akses listrik. Ini hak warga negara. Negara harus hadir, dan kami bersama PLN komitmen untuk mewujudkannya,” tegas Ibas. Pernyataan ini menegaskan bahwa Latest Program tidak hanya fokus pada pemasangan listrik, tetapi juga pada pemantauan terus-menerus untuk memastikan keberlanjutan manfaatnya. Ia menyoroti bahwa program ini menjadi percontohan bagi daerah lain yang memiliki kebutuhan serupa.

Ibas juga memberikan apresiasi kepada PLN atas upaya pengiriman listrik ke wilayah terpencil. “Terima kasih, PLN. Perusahaan BUMN yang patut dibanggakan. Tugasnya menyuplai listrik ke seluruh tanah air, sekaligus menjaga fasilitas masyarakat. Energi terbarukan juga perlu disiapkan di masa depan,” lanjutnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Latest Program tidak hanya berupa pemasangan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas layanan energi yang lebih ramah lingkungan.

Kendati senang melihat warga mulai merasakan manfaat dari bantuan, Ibas menyampaikan rasa prihatin terhadap beberapa rumah yang masih kurang layak. Dalam inspeksinya, ia menemukan kondisi memprihatinkan di sejumlah bangunan warga, seperti kurangnya fasilitas listrik dan jalan yang belum memadai. Ia menekankan bahwa perangkat desa harus terus mengupdate data masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik untuk listrik maupun program BSPS atau bedah rumah. “Satu per satu harus dipantau bersama,” lanjut Ibas, memberikan gambaran bahwa Latest Program akan terus berkembang sesuai kebutuhan.

Menurut Ibas, Latest Program di Trenggalek menunjukkan keberhasilan awal dalam mewujudkan keadilan sosial. Dalam kunjungan ini, ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas yang sudah diberikan. Ia menargetkan program ini dapat diperluas ke wilayah lain agar lebih banyak warga merasakan manfaatnya. “Tahun lalu sekitar 200 rumah berhasil kami bantu. Semoga menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk hidup lebih baik,” ujarnya. Hal ini menegaskan bahwa Latest Program adalah komitmen jangka panjang pemerintah untuk memastikan hak dasar warga negara terpenuhi.

Sebagai bagian dari Latest Program, bantuan listrik di Trenggalek juga menjadi momentum untuk memperkuat kehadiran pemerintah di daerah terpencil. Ibas menegaskan bahwa layanan listrik yang diberikan bukan hanya sekadar menyalakan lampu, tetapi juga untuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga. “Listrik adalah kunci untuk membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” kata Ibas, menutup rangkaian kunjungan dengan harapan bahwa program ini akan terus diperluas dan ditingkatkan kualitasnya.

Leave a Comment