KPK Telusuri Dugaan Pegawai BPK Terima Uang di Kasus Proyek Rel KA Jatim
Badan Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sedang memeriksa Ahmad Fahd, seorang pemeriksa yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)
Table of Contents
KPK Selidiki Dugaan Penerimaan Uang oleh Auditor BPK dalam Kasus Proyek Kereta Api Jawa Timur
Wahanaberita.com – Badan Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sedang memeriksa Ahmad Fahd, seorang pemeriksa yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan korupsi yang terjadi pada pembangunan jalur kereta api di bawah naungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di wilayah Jawa Timur.
Penyidik KPK sedang menelusuri apakah Ahmad Fahd menerima uang terkait perkara tersebut saat menjalankan tugasnya sebagai pemeriksa.
Dalam pemeriksaan terhadap Sdr. AF, Penyidik mendalami terkait dugaan penerimaan dari penyedia jasa di DJKA,” ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).
Meskipun Ahmad Fahd sebelumnya pernah bekerja di KPK, saat ini posisinya sudah berubah menjadi pemeriksa di BPK. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam pengusutan perkara ini.
Proses Pemeriksaan Saksi
Para saksi yang diperiksa meliputi berbagai pihak terkait. Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya, Denny Michels Adlan, menjadi salah satu saksi yang diperiksa. Penyidik menggali informasi mengenai paket pekerjaan DJKA di Jawa Timur.
Sementara itu, tiga saksi dari sektor swasta diperiksa untuk mengetahui keterlibatan mereka dalam pemberian uang kepada seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Jawa Timur yang memiliki inisial RZM.
Untuk saksi saudara HS, HEL, YP, dan ANG, dalam pemeriksaan tersebut penyidik mendalami terkait dugaan pemberian kepada Sdr. RZM, selaku PPK di Jawa Timur,” imbuhnya.
Kegiatan pemeriksaan para saksi ini berlangsung di kantor perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur. Proses ini dilakukan untuk memperkuat bukti-bukti dalam kasus korupsi pembangunan jalur kereta api.
Riwayat Pengusutan Kasus
KPK telah mulai mengusut kasus ini sejak tahun 2023. Awal mula pengungkapan kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan 10 orang. Seiring berjalannya waktu, jumlah tersangka terus bertambah.
Hingga tahun 2026, total 21 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Berikut adalah daftar lengkap para tersangka beserta jabatan mereka:
1. DIN (Dion Renato Sugiarto) – Direktur PT IPA (Istana Putra Agung) 2. MUH (Muchamad Hikmat) – Direktur PT DF (Dwifarita Fajarkharisma) 3. YOS (Yoseph Ibrahim) – Direktur PT KA Manajemen Properti hingga Februari 2023 4. PAR (Parjono) – VP PT KA Manajemen Properti 5. Asta Danika (AD) – Direktur PT Bhakti Karya Utama (BKU) 6. Zulfikar Fahmi (ZF) – Direktur PT Putra Kharisma Sejahtera (PKS) 7. HNO (Harno Trimadi) – Direktur Prasarana Perkeretaapian 8. BEN (Bernard Hasibuan) – PPK BTP Jabagteng 9. PTU (Putu Sumarjaya) – Kepala BTP Jabagteng 10. AFF (Achmad Affandi) – PPK BPKA Sulsel 11. FAD (Fadliansyah) – PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian 12. SYN (Syntho Pirjani Hutabarat) – PPK BTP Jabagbar 13. Budi Prasetyo (BP) – Ketua Pokja Pengadaan 14. Hardho (H) – Sekretaris Pokja Pengadaan 15. Edi Purnomo (EP) – Anggota Pokja Pengadaan 16. Risna Sutriyanto (RS) – Ketua Pokja proyek pembangunan Jalur Ganda KA antara Solo Balapan-Kadipiro 17. Eddy Kurniawan Winarto (EKW) – Wiraswasta 18. Muhlis Hanggani Capah (MHC) – ASN pada Direktorat 19. Muhammad Chusnul – Inspektur Prasarana Perkeretaapian Ahli Muda 20. Dheky Martin – PPK pada Balai Teknik KA Jawa Bagian Tengah tahun 2020-2022 21. Sudewo – Mantan Anggota Komisi V DPR
Kebanyakan dari para tersangka tersebut sudah mendapatkan vonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa KPK telah menerima pengembalian uang dari salah satu pihak terkait.
Robby Kurniawan, yang menjabat sebagai staf ahli Menteri Perhubungan pada era Budi Karya Sumadi, mengembalikan sejumlah uang yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai keterkaitan uang tersebut dengan kasus korupsi proyek jalur kereta api yang sedang ditangani KPK.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is KPK Telusuri Dugaan Pegawai BPK Terima?
KPK Telusuri Dugaan Pegawai BPK Terima is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does KPK Telusuri Dugaan Pegawai BPK Terima matter?
KPK Telusuri Dugaan Pegawai BPK Terima matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
