Prabowo Minta Pejabat Transparan, Teknologi Bisa Deteksi Bunker
Key Discussion dalam Pidato di Gedung DPR/MPR
Key Discussion menjadi topik utama dalam pidato Prabowo Subianto yang disampaikan di rapat paripurna di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Dalam pembicaraannya, mantan Komandan Pasukan Khas TNI Angkatan Darat itu menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan kekuasaan, menyoroti peran teknologi modern dalam mendeteksi penyimpangan.
“Mari sama-sama kita bersihkan, aparat semuanya, jangan kira sekarang engkau jadi bupati, engkau jadi gubernur, kita tidak bisa monitor dari sini,” kata Prabowo. Ia mengingatkan bahwa teknologi saat ini cukup canggih untuk mengungkap hal-hal yang selama ini disembunyikan, termasuk bunker sebagai tempat penyimpanan dana korupsi.
Dalam Key Discussion-nya, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah harus memanfaatkan alat-alat canggih untuk menelusuri tindakan-tindakan tidak jujur yang dilakukan para pejabat. Ia berharap teknologi ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pengawasan di segala tingkatan pemerintahan.
Penjelasan Teknologi Deteksi Bunker
Prabowo menyoroti radar sebagai alat utama yang mampu mengungkap penyimpangan, termasuk bunker di bawah tanah. Teknologi ini, menurutnya, bisa digunakan untuk memantau aktivitas pejabat secara real-time, bahkan saat mereka berada di lokasi terpencil. “Sekarang ada teknologi, ada radar bisa kita pakai, kita bisa lihat bawah tanah, jadi saudara yang punya bunker-bunker disembunyikan nanti kita ketemu juga kekayaanmu,” ujarnya.
Dalam Key Discussion-nya, Prabowo menyebut radar GCI GM403 sebagai contoh alat canggih yang diintegrasikan ke TNI. Radar ini memiliki jangkauan hingga 515 km dan fitur operational availability lebih dari 98,5%, memungkinkan deteksi ancaman secara efisien. Selain itu, teknologi active tracking dan digital staked beam menjadikannya lebih akurat dalam mengidentifikasi titik-titik penyimpanan barang.
Kemitraan Teknologi dan Pemerintahan
Kemajuan teknologi radar, seperti GCI GM403, menjadi bagian dari Key Discussion yang lebih luas tentang integrasi teknologi dalam sistem pemerintahan. Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus terus mengembangkan kemampuan pertahanan tidak hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga untuk mengawasi kegiatan korupsi di daerah.
Dalam Key Discussion-nya, ia menambahkan bahwa teknologi ini akan digunakan untuk memperkuat kapasitas pemantauan di seluruh wilayah. “Saya akan gunakan teknologi yang paling canggih, teknologi pertahanan bisa mencari gudang senjata di bawah tanah, radar sekarang bisa mencari ranjau, bisa mencari… kita akan pakai untuk mencari bunker-bunker di sekitar kau,” imbuh Prabowo.
Prabowo juga menyebutkan bahwa teknologi ini bisa menjadi alat penguatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan. Dengan kemampuan deteksi yang lebih baik, ia yakin para pejabat akan lebih waspada dalam menjalankan tugasnya. “Jika teknologi bisa menemukan bunker, maka pejabat tak bisa lagi bermain-main dengan uang rakyat,” tegasnya.
Dalam Key Discussion-nya, Prabowo menyampaikan bahwa teknologi modern adalah solusi untuk masalah korupsi yang selama ini dianggap sulit diatasi. Ia menilai bahwa dengan adanya radar dan alat deteksi canggih, transparansi akan tercapai secara lebih efektif, dan setiap penyimpangan akan terungkap secara cepat.
