Berita

Kemendagri Minta Pemda Sukseskan Program MBG untuk Tekan Stunting

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara aktif memperluas sinerginya bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan

Desk Berita
Published Agustus 14, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
muhammad-tito-1786622457933_169
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kemendagri Minta Pemda Sukseskan Program MBG untuk Tekan Stunting
  2. Related Reading

Kemendagri Minta Pemda Sukseskan Program MBG untuk Tekan Stunting

Wahanaberita.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara aktif memperluas sinerginya bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah konkret kolaborasi ini terlihat dari penyelenggaraan Rapat Koordinasi Khusus yang menghadirkan Kemendagri, BGN, dan para pemimpin daerah. Acara hybrid tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, pada hari ini dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Tiga Indikator Kinerja Kepala Daerah

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya pencapaian indikator kinerja oleh para kepala daerah dalam konteks program MBG. Fokus utamanya meliputi penurunan prevalensi stunting, pengurangan tingkat kemiskinan termasuk kemiskinan ekstrem, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ketiga target tersebut dapat diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional.

“Nah ini dengan adanya Program MBG, tiga-tiganya ini terbantu, kepala daerah-kepala daerah akan sangat terbantu. Ada program makan bergizi yang gratis tanpa APBD, didukung APBN,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

Tito mengajak seluruh pemimpin daerah memanfaatkan inisiatif ini untuk mengatasi berbagai tantangan di tengah masyarakat. Implementasi yang sukses di tingkat daerah akan memberikan dampak positif bagi para kepala daerah. Selain itu, pelaksanaan program secara optimal diperkirakan membuka peluang kerja baru dan meningkatkan produksi pangan lokal di berbagai wilayah Indonesia.

Dampak Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Menurut Tito, Program MBG berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara signifikan. Melalui implementasi yang baik, program ini akan menggerakkan rantai pasok mulai dari produsen, petani, nelayan, hingga peternak. Program ini juga diyakini membantu mengendalikan inflasi daerah melalui intervensi BGN dalam menyerap pasokan pangan lokal secara efektif.

“Nah jadi di daerah-daerah tertentu beliau (Kepala BGN) bisa memberikan instruksi. ‘Beli ikan, SPPG misalnya gitu. Beli telur, (ketika harga) telurnya turun. Nah, jadi memang banyak sekali manfaatnya rekan-rekan pemerintah daerah, ya. Kita harus dukung,” ungkapnya.

Kolaborasi dan Penandatanganan PKS

Dalam kesempatan yang sama, Tito mendorong pemda untuk berkolaborasi mendukung pelaksanaan program MBG secara menyeluruh. Pelibatan pemda dalam program ini telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Regulasi ini menjadi landasan hukum bagi sinergi antar lembaga.

Selain itu, Tito menegaskan komitmen Kemendagri untuk memperkuat pelaksanaan program MBG. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Teguh Setyabudi dan Sekretaris Utama BGN Lili Khamiliyah. Prosesi penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Mendagri dan Kepala BGN Sudaryono.

“Nah ini, dan dengan adanya kerja sama Dukcapil, ya kami sangat harapkan nanti ini akan memberikan kontribusi juga kepada program MBG BGN. Tidak hanya kuantitatif, jumlah anak atau ibu yang menjadi penerima manfaat, tapi langsung bisa secara kualitatif, yaitu siapa penerimanya. Itu bisa ketahuan,” tutupnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, serta pejabat lainnya di lingkungan Kemendagri. Hadir pula Kepala BGN Sudaryono, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN Trenggono, serta para pejabat terkait di lingkungan BGN. Acara ini juga diikuti seluruh pejabat di lingkungan Pemda secara virtual.

FAQ: Program MBG dan Peran Pemda

Apa itu Program Makan Bergizi Gratis (MBG)?

Program MBG adalah inisiatif nasional yang menyediakan makanan bergizi secara gratis untuk anak-anak dan ibu hamil, didanai melalui APBN untuk mengurangi stunting dan kemiskinan ekstrem.

Bagaimana peran Pemda dalam program MBG?

Pemda berperan dalam implementasi program di tingkat daerah, termasuk pengawasan distribusi makanan dan koordinasi dengan BGN untuk memastikan program berjalan optimal sesuai Perpres Nomor 115 Tahun 2025.

Apa dampak ekonomi program MBG bagi daerah?

Program MBG mendorong pertumbuhan ekonomi regional dengan menggerakkan rantai pasok lokal, menciptakan peluang kerja baru, dan membantu mengendalikan inflasi melalui intervensi BGN.

Leave a Comment