Getaran Gempa M 6,2 Parigi Moutong Sulteng Dirasakan di Palu-Gorontalo
Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. Peristiwa seismik ini menghasilkan getaran
Table of Contents
Getaran Gempa M 6,2 di Parigi Moutong Tercapai Hingga Gorontalo dan Palu
Wahanaberita.com – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. Peristiwa seismik ini menghasilkan getaran kuat yang tidak hanya dirasakan di episentrum, tetapi juga meluas hingga ke beberapa kota di sekitarnya termasuk Palu dan Gorontalo. Masyarakat di berbagai wilayah melaporkan merasakan guncangan yang cukup signifikan selama beberapa detik.
Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terdeteksi pada koordinat 0,25 Lintang Utara dan 120,22 Bujur Timur. Kedalaman hiposenter tercatat mencapai 44 kilometer di bawah permukaan bumi. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam, pukul 23.25 WIB, tepat sebelum waktu tidur malam bagi sebagian besar masyarakat setempat.
Sebaran Getaran di Berbagai Wilayah
Akun resmi BMKG menginformasikan tingkat intensitas gempa di sejumlah lokasi dengan menggunakan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Berikut rincian MMI yang tercatat di berbagai daerah terdampak:
Dirasakan (MMI) IV Tinombo, IV Palasa, III – IV Tomini, III – IV Kasimbar, III – IV Kotaraya, III Palu, III Pohuwato, III Kab. Gorontalo, III Kota Gorontalo, III Bolaang Mongodow Utara, II – III Biduk-Biduk.
Keterangan tersebut dikutip dari detikcom pada Minggu, 16 Agustus 2026. Intensitas MMI IV menunjukkan bahwa getaran dirasakan oleh hampir semua orang di dalam rumah, dan beberapa benda mungkin bergeser atau jatuh. Sementara itu, intensitas MMI III lebih ringan namun tetap terasa jelas oleh penghuni bangunan.
Penjelasan Intensitas Gempa dan Dampaknya
BMKG memberikan penjelasan mengenai kategori MMI yang terdeteksi dalam peristiwa ini. Untuk kategori III, getaran dirasakan secara nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang berlalu di dekat lokasi. Getaran ini juga dapat menyebabkan lampu berayun dan benda-benda ringan bergoyang.
Sementara itu, kategori IV MMI menunjukkan kondisi di mana getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah saat siang hari. Di luar ruangan, beberapa orang juga merasakan getaran tersebut. Selain itu, gerabah bisa pecah, jendela atau pintu berderik, serta dinding berbunyi. Kondisi ini menunjukkan bahwa energi gempa cukup kuat untuk mempengaruhi struktur bangunan ringan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai dampak yang ditimbulkan oleh gempa tersebut. BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Warga di wilayah pesisir diminta tetap waspada namun tidak perlu melakukan evakuasi mendesak.
Monitoring dan Peringatan BMKG
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Stasiun-stasiun pencatat gempa yang tersebar di berbagai lokasi memberikan data real-time mengenai potensi gempa susulan. Hingga saat ini, belum ada laporan gempa susulan yang signifikan setelah gempa utama berkekuatan M 6,2 ini.
Warga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui berbagai saluran komunikasi. Jika terjadi gempa susulan, sebaiknya segera mencari tempat yang aman dan menjauhi bangunan yang berpotensi runtuh.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apakah gempa M 6,2 di Parigi Moutong berpotensi menimbulkan tsunami?
Tidak, BMKG telah memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena kedalaman hiposenter yang cukup dalam dan mekanisme sumber gempa yang tidak menyebabkan pergeseran dasar laut secara signifikan.
Wilayah mana saja yang merasakan getaran gempa ini?
Getaran gempa M 6,2 Parigi Moutong dirasakan di berbagai wilayah termasuk Tinombo, Palasa, Tomini, Kasimbar, Kotaraya, Palu, Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Bolaang Mongodow Utara.
Kapan gempa ini terjadi?
Gempa ini terjadi pada Sabtu malam, pukul 23.25 WIB, dengan koordinat 0,25 Lintang Utara dan 120,22 Bujur Timur.
Apakah ada gempa susulan setelah gempa utama?
Hingga saat ini, belum ada laporan gempa susulan yang signifikan. BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut.
Bagaimana cara mendapatkan informasi terbaru tentang gempa ini?
Anda dapat mengikuti akun resmi BMKG di media sosial atau mengunjungi situs web mereka untuk mendapatkan informasi real-time mengenai aktivitas seismik di Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
