Berita

Daftar 10 Wilayah Terkena Tsunami Usai Gempa M 7 NTT, Gelombang Capai 0,9 M

Daftar 10 Wilayah Terkena Tsunami Usai Gempa M 7 di Nusa Tenggara Timur telah resmi dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gempa

Desk Berita
Published Agustus 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
gempa-ntt-1786752977375_169
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. 10 Daerah yang Mengalami Tsunami Pasca Gempa M 7 di NTT, Gelombang Tertinggi Mencapai 0,94 Meter
  2. Related Reading

10 Daerah yang Mengalami Tsunami Pasca Gempa M 7 di NTT, Gelombang Tertinggi Mencapai 0,94 Meter

Wahanaberita.com – Daftar 10 Wilayah Terkena Tsunami Usai Gempa M 7 di Nusa Tenggara Timur telah resmi dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang kawasan Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan memicu gelombang tsunami yang tercatat di berbagai titik pengamatan. Berdasarkan data observasi yang dikumpulkan, tercatat sepuluh lokasi yang terdampak dengan variasi ketinggian gelombang yang berbeda-beda. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat pesisir di wilayah tersebut.

Hasil Pengamatan Tsunami di Sepuluh Titik

Observasi menunjukkan bahwa Sikka menjadi wilayah pertama yang mencatatkan gelombang pada pukul 05.03 WIB dengan ketinggian 0,2 meter. Berikut urutan lengkap hasil pengamatan dari BMKG:

Pelabuhan Kewapante-Sikka mencatat ketinggian 0,38 meter pada pukul 05.16 WIB. Flores Timur mengalami gelombang setinggi 0,25 meter pada pukul 05.24 WIB. Labuan Bajo kemudian mencatatkan 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB. Maurole-Ende menjadi wilayah dengan gelombang tertinggi, mencapai 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB. Dompu mengalami ketinggian 0,17 meter pada pukul 05.29 WIB. Bakalang-Alor mencatatkan 0,14 meter pada pukul 05.41 WIB. Baubau mengalami gelombang 0,30 meter pada pukul 05.47 WIB. Bulukumba mencatatkan ketinggian 0,54 meter pada pukul 05.58 WIB. Terakhir, Kolaka mengalami gelombang setinggi 0,23 meter pada pukul 06.27 WIB.

Status Peringatan Dini dan Aktivitas Gempa Susulan

BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami setelah memastikan tidak ada kenaikan muka air yang signifikan di wilayah terdampak. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan situasi terkini:

“Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB,” jelasnya.

Sementara itu, hingga pukul 08.00 WIB, monitoring BMKG mencatat adanya 52 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo berkisar antara M 3,6 hingga M 6,2. Dari jumlah tersebut, hanya satu gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik masih berlangsung namun dalam tingkat yang lebih rendah.

Sebelumnya, peringatan dini tsunami BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat status ancaman siaga (0,5 – 3 meter) terjadi di wilayah Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur, dan Jeneponto. Untuk wilayah dengan tingkat waspada (kurang dari 0,5 meter) meliputi Flores Timur, Bima, Dompu, dan Wajo. Informasi ini penting bagi masyarakat untuk memahami tingkat risiko di masing-masing wilayah.

Wijayanto juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi serta mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi. Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menghadapi bencana alam.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Tsunami NTT

Apa penyebab utama tsunami di NTT? Tsunami di NTT disebabkan oleh gempa bumi tektonik yang terjadi di bawah laut dengan magnitudo cukup besar, seperti gempa M 7 yang mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Berapa lama peringatan dini tsunami berlangsung? Peringatan dini tsunami berlangsung hingga pukul 07.30 WIB, sesuai dengan pernyataan resmi dari BMKG setelah memastikan tidak ada kenaikan muka air laut yang signifikan.

Wilayah mana yang mengalami gelombang tertinggi? Maurole-Ende menjadi wilayah dengan gelombang tertinggi, mencapai 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.

Apakah ada gempa susulan yang dirasakan masyarakat? Ya, dari 52 aktivitas gempa bumi susulan yang tercatat, hanya satu gempa yang dirasakan oleh masyarakat hingga pukul 08.00 WIB.

Bagaimana cara masyarakat mempersiapkan diri menghadapi tsunami? Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak, tetap tenang, dan mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi. Selalu perhatikan informasi dari BMKG melalui media resmi.

Leave a Comment