Berita

Ada ‘Bunker’ di Sekolah Jaksel TKP Temuan Ratusan Senjata, Apa Isinya?

Kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan kembali menjadi sorotan publik. Ada Bunker di Sekolah Jaksel yang menyimpan ratusan senjata lengkap

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Ada Bunker di Sekolah Jaksel: Ratusan Senjata Ditemukan di Ruangan Tertutup
  2. Related Reading

Ada Bunker di Sekolah Jaksel: Ratusan Senjata Ditemukan di Ruangan Tertutup

Wahanaberita.com – Kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan kembali menjadi sorotan publik. Ada Bunker di Sekolah Jaksel yang menyimpan ratusan senjata lengkap. Temuan ini terjadi di dalam ruangan milik mantan Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta setempat. Senjata-senjata tersebut bervariasi, mulai dari air gun hingga senjata api yang siap pakai. Selain itu, pihak sekolah juga mengonfirmasi keberadaan sebuah ruangan berbentuk bunker yang hingga kini belum dapat dibuka oleh pihak sekolah.

Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, menyampaikan harapannya agar kepolisian dapat segera menindaklanjuti temuan tersebut. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat mengingat masih ada ruangan yang tertutup dan belum bisa diakses oleh pihak sekolah. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para guru dan siswa.

“Oleh karenanya kami meminta keseriusannya dan tindakannya segera, karena masih ada ruangan yang belum bisa kami buka. Kami berharap ruangan itu yang berbentuk seperti bunker, agar segera ditindaklanjuti oleh kepolisian untuk dibuka. Kami berharap tidak ada lagi senjata yang bisa ditemukan di sana,” kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Alasan Pemecatan Ketua Yayasan dan Kaitannya dengan Bunker

Hermawanto menjelaskan bahwa ketua yayasan tersebut telah dipecat pada bulan April 2026 silam. Pemecatan ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh sang ketua yayasan. Ia juga menyebutkan bahwa ketua yayasan tersebut membawa serta kunci-kunci ruangan di sekolah, termasuk ruangan yang belakangan diketahui menyimpan senjata.

“Jadi alasan dipecat itu adalah karena ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi. Jadi yayasan uangnya diambil kemudian dibeli untuk membeli tanah, ternyata tanah itu bergeser atas nama istrinya. Atas dasar itulah maka dua orang, ketua kita berhentikan sementara,” kata dia.

Kondisi ini semakin memperparah situasi karena banyak ruangan penting yang kini terkunci rapat. Siswa dan guru hanya memiliki akses terbatas terhadap ruang kelas saja. Sementara itu, ruang-ruang Ketua, ruang-ruang Ketua Yayasan, dan beberapa fasilitas lainnya tidak bisa diakses karena semua kunci dibawa oleh pihak yang dipecat.

Kekhawatiran Sekolah dan Proses Penyelidikan Polisi

Hingga saat ini, Hermawanto belum mengetahui apa saja yang terdapat di dalam bunker tersebut. Ia meminta bantuan aparat kepolisian untuk membuka ruangan tersebut karena khawatir masih ada senjata di dalamnya yang berpotensi membahayakan. Ada Bunker di Sekolah Jaksel ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan seluruh warga sekolah.

“Dipecat terus kemudian kunci semua dibawa sama mereka. Jadi kita tuh hanya punya akses kunci terhadap ruang kelas saja, tapi ruang-ruang Ketua, ruang-ruang Ketua Yayasan dan beberapa hal itu tidak punya akses, semua kunci dibawa sama mereka,” kata dia.

“Bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana. Kami juga akan meminta kepada aparat untuk tolong bantu kami untuk membuka ruangan ini karena kalau kami khawatir ada risiko hukum gitu kan, maka kami meminta aparat untuk membukanya. Jadi kami ingin bunker ini juga dibuka kemudian. Itu harapan kami dari kepolisian,” imbuhnya.

Polres Metro Jakarta Selatan telah memulai penyelidikan terkait temuan senjata di salah satu ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi mengonfirmasi bahwa senjata yang ditemukan meliputi air gun dan senjata api. Sebelum laporan masyarakat diterima, polisi juga telah menerbitkan laporan model A terkait temuan tersebut.

“Bahwa benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima Laporan dari masyarakat terkait temuan senjata (terdiri dari air gun dan senjata api) yang tersimpan disalah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adiwibowo, kepada wartawan, Kamis (6/8).

“Bahwa sebelum adanya laporan polisi dimaksud, Polres Jakarta Selatan telah membuat laporan polisi model A yang dibuat sesaat setelah ditemukannya kejadian dimaksud,” ujarnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Temuan Bunker di Sekolah Jaksel

1. Apa itu bunker yang ditemukan di sekolah Jaksel? Bunker adalah ruangan tertutup yang ditemukan di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Ruangan ini terkunci rapat dan hingga kini belum bisa dibuka oleh pihak sekolah.

2. Berapa banyak senjata yang ditemukan? Pihak sekolah mengonfirmasi adanya ratusan senjata yang ditemukan, termasuk air gun dan senjata api.

3. Mengapa bunker sulit diakses? Bunker sulit diakses karena mantan Ketua Yayasan membawa serta semua kunci ruangan saat dipecat pada April 2026.

4. Apa langkah selanjutnya dari kepolisian? Polres Metro Jakarta Selatan telah membuka penyelidikan dan berencana membuka bunker tersebut untuk memastikan tidak ada senjata lain yang tersimpan di dalamnya.

5. Kapan bunker diperkirakan bisa dibuka? Pihak sekolah berharap kepolisian dapat segera membuka bunker tersebut. Proses pembukaan tergantung pada koordinasi antara sekolah dan aparat kepolisian.

Leave a Comment