Berita

8 Huntap di Aceh Tamiang Dibangun, Hasil Urunan Polisi Hutan se-RI

Kementerian Kehutanan telah menyelesaikan pembangunan delapan unit hunian tetap untuk masyarakat Desa Sekumur yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor

Desk Berita
Published Juli 26, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com

Polisi Hutan dari Seluruh Indonesia Bangun 8 Hunian Tetap di Aceh Tamiang

Wahanaberita.com – Kementerian Kehutanan telah menyelesaikan pembangunan delapan unit hunian tetap untuk masyarakat Desa Sekumur yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Seluruh rumah kini sudah ditempati oleh keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

Gotong Royong Anggota Polisi Kehutanan

Proyek pembangunan ini merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Kehutanan melalui kolaborasi antara Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia. Semangat kebersamaan keluarga besar polisi kehutanan menjadi fondasi utama keberhasilan proyek ini. Setiap kontribusi yang diberikan oleh para anggota dari berbagai daerah di Indonesia menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara mereka di Aceh Tamiang.

Budhi Bhakti Wirawana (kode etik polisi kehutanan yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, kepedulian, dan gotong royong) mengajarkan bahwa pengabdian polisi kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya,

— Dwi Januanto Nugroho, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut (dilansir Antara, Minggu 26/7/2026)

Visi Pengabdian yang Lebih Luas

Dwi Januanto Nugroho menekankan bahwa semangat pengabdian menjadi landasan bagi jajaran polisi kehutanan untuk tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Nilai-nilai tersebut menuntun mereka untuk hadir saat masyarakat menghadapi bencana dan memberikan manfaat nyata melalui aksi konkret.

Ketua Umum IPKI, Sustyo Iriyono, menambahkan bahwa hunian-hunian ini berdiri berkat semangat kebersamaan. Ia menjelaskan bahwa setiap dukungan yang diberikan anggota menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara mereka di Aceh Tamiang. Inilah makna Budhi Bhakti Wirawana yang mereka wujudkan melalui aksi nyata.

Selain pembangunan hunian, IPKI juga akan melanjutkan kegiatan sosial melalui renovasi taman pendidikan Al-Qur’an di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak. Kegiatan ini akan dilaksanakan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepedulian sosial. Hal ini sejalan dengan arahan Menhut Raja Juli agar insan kehutanan memberikan manfaat tidak hanya bagi kelestarian hutan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Leave a Comment