Berita

Special Plan: Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo untuk Operasional KDKMP

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo untuk Operasional KDKMP Special Plan - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) semakin mendapat dukungan

Desk Berita
Published Mei 13, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo untuk Operasional KDKMP

Special Plan – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) semakin mendapat dukungan strategis dari Kementerian Koperasi, yang mendorong sinergi antar-pemangku kepentingan melalui Special Plan khusus. Dalam rakornas nasional yang digelar beberapa waktu lalu, Kemenkop memastikan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kadiskop provinsi dan kabupaten/kota, serta lembaga pendukung seperti Selindo, untuk menjaga efektivitas pengoperasionalan KDKMP di berbagai daerah.

Strategi Sinergi untuk Penguatan Program KDKMP

Kepala Kemenkop, Ferry Juliantono, menekankan bahwa Special Plan menjadi instrumen penting untuk mewujudkan harmonisasi tugas antar-instansi. “Kami berharap kerja sama ini mampu memastikan keberlanjutan program KDKMP, yang sejauh ini telah menunjukkan progres signifikan,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa pelaksanaan Special Plan mengintegrasikan kebijakan nasional dengan kebutuhan lokal, memperkuat peran KDKMP sebagai penggerak ekonomi mikro.

Selindo, sebagai mitra kementerian, berperan krusial dalam membantu distribusi logistik dan pengelolaan sumber daya. Ferry menegaskan bahwa sinergi dengan lembaga seperti ini adalah bagian dari Special Plan yang bertujuan mempercepat proses pengoperasionalan KDKMP. “Kerja sama yang solid antar-lembaga akan menjadi fondasi keberhasilan Special Plan ini,” tambahnya.

Pengembangan KDKMP dalam Tahap Awal dan Progres

Proses penerapan Special Plan dimulai dengan 1.061 unit KDKMP di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Simbolisasi pembukaan di Nganjuk, Jawa Timur, menunjukkan komitmen daerah dalam mewujudkan program ini. Dalam beberapa bulan terakhir, 37.327 unit KDKMP sedang dalam konstruksi, sementara 8.927 unit telah rampung 100 persen, mencakup gerai, gudang, serta fasilitas pendukung lainnya.

KDKMP dirancang sebagai pusat distribusi barang pokok dan pengumpul hasil produksi warga. Ferry menggarisbawani bahwa Special Plan tidak hanya fokus pada pembentukan badan hukum, tetapi juga pada fungsi operasional yang lebih luas. “KDKMP harus menjadi pintu gerbang bagi kebijakan pemerintah pusat ke tingkat masyarakat,” jelasnya. Hal ini menjadikan Special Plan sebagai acuan utama dalam pengelolaan program.

Dalam Special Plan, Kemenkop juga menyoroti pentingnya pengelolaan SDM dan sistem informasi yang terintegrasi. Untuk itu, draft Inpres telah disiapkan dan dikoordinasikan dengan Kementerian Sekretariat Negara. “Dukungan ini akan memastikan operasional KDKMP berjalan efisien dan terukur,” imbuh Ferry. Selain itu, Special Plan juga mengakui keberhasilan KDKMP dalam meningkatkan partisipasi ekonomi warga desa.

Ferry berharap dengan Special Plan, KDKMP bisa menjadi model inovasi dalam pengembangan koperasi desa. “Pemerintah daerah dan institusi terkait harus bekerja sama maksimal untuk mewujudkan visi ini,” katanya. Proses pengoperasionalan KDKMP yang berlangsung di berbagai daerah menjadi bentuk konkret dari Special Plan yang diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi rakyat secara berkelanjutan.

Dalam rakornas, hadir sejumlah pejabat kunci seperti Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, serta Direktur Utama LPDB Krisdianto. Semua pihak sepakat bahwa Special Plan menjadi titik awal pengembangan KDKMP. “Koordinasi ini tidak hanya menguatkan sinergi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan koperasi desa,” tutur Farida Farichah.

Leave a Comment