Berita

Special Plan: Kondisi Terkini Massa Demo di Patung Kuda Jakpus

da Jakpus Special Plan merupakan salah satu isu utama yang menjadi perhatian utama dalam aksi demonstrasi yang terjadi di wilayah Patung Kuda, Jakarta Pusat

Desk Berita
Published Juni 18, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Kondisi Terkini Massa Demo di Patung Kuda Jakpus

Special Plan merupakan salah satu isu utama yang menjadi perhatian utama dalam aksi demonstrasi yang terjadi di wilayah Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 18.00. Massa yang berkumpul di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan terdiri dari berbagai elemen masyarakat, dengan mahasiswa menjadi pihak utama yang terlibat. Mereka membawa spanduk dan poster yang menyoroti tuntutan terkait Special Plan, termasuk usulan evaluasi terhadap kebijakan dan implementasi program tersebut. Demonstrasi ini dianggap sebagai bagian dari upaya menyuarakan kepentingan masyarakat terhadap Special Plan yang telah menjadi topik hangat dalam pembahasan politik lokal.

Pembukaan Aksi Demonstrasi dan Tuntutan Special Plan

Aksi ini dimulai dengan orasi-orasi oleh pemimpin kordinator dari berbagai organisasi mahasiswa, di antaranya PMII Cabang Jakarta Pusat. Mereka menyatakan bahwa Special Plan perlu diperbaiki agar lebih efektif dalam mencapai tujuan distribusi bantuan sosial kepada masyarakat terpinggirkan. Dalam orasinya, massa mengingatkan bahwa kebijakan ini harus diperiksa ulang dari segi keadilan, transparansi, dan efisiensi. Sejumlah peserta aksi juga menunjukkan spanduk yang bertuliskan “Kita Mau Special Plan yang Lebih Membawa Perubahan” dan “Pemerintah Harus Akui Kritik terhadap Special Plan“.

Dalam beberapa jam terakhir, situasi di Patung Kuda terus memanas akibat konsentrasi massa yang semakin padat. Para peserta aksi berdiri di sepanjang trotoar dan jalan raya, sementara petugas kepolisian dan pihak terkait melakukan pengawasan ketat untuk mencegah kekacauan. Meski begitu, demonstrasi tetap berjalan lancar hingga malam hari, dengan peserta aksi terus menggelar aksi yang didukung oleh elemen kampus seperti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Pamulang (Unpam), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), serta Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya.

Dampak Aksi Demonstrasi terhadap Lingkungan dan Lalu Lintas

Salah satu peristiwa menarik dalam aksi ini adalah kejadian pembakaran karung berisi dedaunan kering yang terjadi di sekitar lokasi. Api yang membara sempat menyebabkan kepanikan sementara di tengah kerumunan, namun cepat dipadamkan oleh petugas kepolisian menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Peristiwa ini memicu peningkatan kerumunan dan memperparah kondisi lalu lintas di sekitar Patung Kuda. Untuk mengurangi kemacetan, petugas dari Dishub dan polisi melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif.

Menurut saksi mata, aksi ini berlangsung cukup intens dan mendapat perhatian dari warga sekitar. Sebagian besar peserta aksi terdiri dari mahasiswa, namun juga terdapat kelompok masyarakat lain yang turut menyuarakan aspirasinya. Dalam beberapa kesempatan, peserta aksi menyampaikan tuntutan terkait Special Plan melalui orasi dan penempelan poster di sepanjang jalan. Selain itu, aksi ini juga menjadi ajang bagi partisipan untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan Special Plan.

Sebelumnya, di lokasi yang sama pernah berlangsung aksi demonstrasi oleh kelompok Masyarakat Pejuang Gizi Anak Indonesia. Mereka mendukung terusnya program Special Plan dan mengenakan pakaian berwarna putih sebagai simbol kepedulian terhadap gizi anak. Namun, dalam aksi terbaru, para peserta lebih menekankan kebutuhan revisi kebijakan tersebut. Dengan demikian, Special Plan menjadi topik yang terus menjadi sorotan dalam berbagai bentuk aksi sosial di wilayah Jakarta Pusat.

Sementara itu, massa tetap berada di lokasi dan terus melakukan orasi hingga malam hari. Mereka berharap pihak pemerintah dapat mengambil langkah konkrit untuk merespons kebutuhan masyarakat yang terkait dengan Special Plan. Pihak yang terlibat dalam aksi ini juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus diakui sebagai bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah peserta aksi mengungkapkan bahwa Special Plan menjadi pembicaraan utama karena terkait langsung dengan kesejahteraan rakyat. Mereka menilai bahwa program ini perlu diperiksa ulang untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan dalam distribusi bantuan. Dalam prosesnya, aksi ini juga menunjukkan peran mahasiswa dalam mengawasi kebijakan pemerintah dan mengajukan usulan perbaikan terhadap Special Plan.

Leave a Comment