Berita

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Cisasah Bogor

m Saat Berenang di Sungai Cisasah Bogor Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam Saat - Satu orang bocah berusia 12 tahun ditemukan meninggal setelah tenggelam di

Desk Berita
Published Juni 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Cisasah Bogor

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam Saat – Satu orang bocah berusia 12 tahun ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Cisasah, Dramaga, Kota Bogor, Jawa Barat. Kejadian mengerikan tersebut terjadi saat korban sedang bermain dan berenang di lokasi tersebut, menambahkan tragedi yang memilukan bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Dalam kejadian ini, korban diketahui tenggelam pada hari Selasa, 16 Juni 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, menurut pernyataan Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu.

Detik-detik Tragedi Tenggelam

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika korban bersama sejumlah teman bermain di Sungai Cisasah yang berlokasi di wilayah Dramaga. Sungai tersebut, yang memiliki aliran air deras dan kedalaman tidak terprediksi, sering dikunjungi anak-anak sekitar untuk bermain air dan bersantai. Namun, pada hari kejadian, situasi tiba-tiba berubah ketika korban hilang dari pandangan.

Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, mengungkapkan bahwa korban terlihat bermain dan berenang seperti biasa, tetapi tiba-tiba hilang dari pantauan. Sahabat korban yang berada di lokasi langsung mengalami kepanikan dan segera berusaha mencari keberadaan temannya. Setelah beberapa menit berlalu, korban ditemukan kembali oleh rekan-rekannya, meski dalam kondisi lemas dan tidak sadar.

Pencarian dan Pertolongan

Usai korban ditemukan, sejumlah warga segera mengangkatnya dan membawanya ke klinik terdekat. Menurut Zalukhu, pertolongan yang diberikan oleh warga sekitar sangat cepat, tetapi sayangnya korban tidak berhasil diselamatkan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman. Meski upaya penyelamatan dilakukan dengan segera, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Menurut sumber di lokasi, Sungai Cisasah terkenal memiliki aliran air yang cukup deras dan beberapa bagian berlumpur, yang bisa memicu bahaya bagi pengunjung yang tidak memperhatikan kondisi sekitar. Anak-anak sering berenang di daerah ini tanpa pengawasan yang memadai, terutama saat cuaca cerah dan suasana santai. Hal ini menjadi perhatian setelah kejadian yang menewaskan bocah 12 tahun tersebut.

Reaksi Masyarakat dan Keluarga

Keluarga korban mengalami kejutan besar setelah mendengar kabar kecelakaan. Ibu korban, yang sebelumnya sedang menunggu di tepi sungai, terlihat shock dan menangis saat mengetahui bahwa putranya meninggal. “Kami tak menyangka akan terjadi hal seperti ini,” ujar ibu korban, yang berusia 35 tahun, dalam wawancara singkat dengan wartawan.

Tragedi ini juga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Banyak warga menyampaikan bahwa mereka merasa kecewa karena anak-anak kecil sering bermain di sungai tersebut tanpa pengawasan yang memadai. “Kami berharap ada pengamanan tambahan di sekitar lokasi untuk menghindari kejadian serupa,” kata salah satu warga yang tinggal di dekat Sungai Cisasah.

Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada faktor kecelakaan atau kesalahan dari korban sendiri,” tambahnya. Dalam proses penyelidikan, petugas akan memeriksa kondisi sungai, aktivitas korban saat itu, dan kemungkinan adanya kejadian serupa sebelumnya.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi sorotan media lokal dan nasional. Banyak pihak menyoroti pentingnya kesadaran akan bahaya berenang di air deras, terutama bagi anak-anak. “Bocah 12 tahun tenggelam di Sungai Cisasah menjadi pelajaran berharga bagi orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada,” tulis salah satu artikel di koran lokal.

Di sisi lain, keluarga korban berharap kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi anak-anak lain yang bermain di sungai. “Kami ingin anak-anak di sekitar kita lebih berhati-hati dan memperhatikan lingkungan sekitar saat berenang,” ujar ayah korban, yang juga warga setempat. Dengan kejadian ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya keselamatan dan pengawasan ketika bermain di air.

Leave a Comment