Kebakaran di Jalan Baru Depok Hanguskan 7 Kios – Diduga Akibat Korsleting
Kebakaran di Jalan Baru Depok Hanguskan 7 – Kebakaran di Jalan Baru Depok, yang terjadi pada hari Minggu (14/6/2026), menyebabkan tujuh kios di Kampung Lio, Kota Depok, terbakar habis. Menurut informasi dari Kabid Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, kebakaran ini diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios laundry yang berada di area tersebut. Api mulai membara sekitar pukul 17.31 WIB dan menyebarkan kerusakan ke sejumlah bangunan semi-permanen di sekitarnya, menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat.
Detail Kios yang Terdampak
Kebakaran di Jalan Baru Depok menghancurkan tujuh kios yang berbagai fungsi, termasuk kios laundry, lapak rongsok, bengkel motor, bengkel cutting sticker, konter pulsa, warkop, dan kios burung dara. Pemadam kebakaran mengungkapkan bahwa bangunan yang terbakar terletak di sejajar rel belakang Pemkot Depok, sehingga kerusakan berpotensi merambat ke area sekitar. Sebanyak 22 laki-laki dan 5 perempuan berhasil diselamatkan dari kobaran api, sementara sekitar 100 masyarakat lainnya terpaksa mengungsi ke tempat aman.
“Api mula-mula hanya merambat dari ruko yang terbakar, tetapi seiring waktu, bangunan semi-permanen di sekitarnya mulai mengalami kehancuran total,” jelas Tessy Haryati saat dihubungi setelah kejadian.
Kebakaran di Jalan Baru Depok terjadi dalam kondisi cuaca yang relatif panas, yang mempercepat penyebaran api. Sementara itu, warga sekitar mengungkapkan bahwa kondisi kios-kios tersebut terbilang rapat, sehingga tindakan pemadam tidak bisa terlalu cepat mengendalikan situasi. Beberapa kios yang terbakar diperkirakan berusia sekitar lima tahun, dengan struktur yang tergolong sederhana, sehingga mudah terbakar dan menyebar. Masyarakat menyebutkan bahwa aliran listrik di daerah itu kerap menjadi sumber kebakaran, terutama pada musim kemarau.
Respons Pemadam Kebakaran
Pemadam kebakaran Depok langsung mengambil langkah responsif setelah menerima laporan kebakaran di Jalan Baru Depok. Tujuh unit damkar dan 23 personel dipimpin oleh petugas terdekat untuk memadamkan api. Menurut penjelasan dari Tessy Haryati, proses pemadaman memakan waktu sekitar tiga jam, hingga api benar-benar dipadamkan pada pukul 21.00 WIB. Setelah api di Jalan Baru Depok berhasil dikendalikan, petugas melakukan inspeksi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Kami terus berkoordinasi dengan warga sekitar dan memastikan semua area terbuka dari bahaya kebakaran. Kami juga memberi peringatan agar tidak ada api yang menyala kembali,” kata Tessy.
Kebakaran di Jalan Baru Depok menimbulkan perhatian publik, terutama karena lokasinya yang strategis dan kerumunan kios-kios yang memiliki risiko tinggi. Pemadam kebakaran menyebutkan bahwa kemacetan di sekitar area juga memperlambat proses evakuasi, meski akhirnya berhasil menangani situasi tersebut. Kebakaran di Jalan Baru Depok ini menjadi peringatan untuk meningkatkan kehati-hatian dalam penggunaan alat elektronik di tempat usaha yang berdekatan.
Penyebab dan Dampak Kebakaran
Dinas Pemadam Kebakaran Depok masih melakukan investigasi untuk mengetahui akar dari kebakaran di Jalan Baru Depok. Sampai saat ini, korsleting listrik di kios laundry dianggap sebagai penyebab utama kejadian tersebut, meskipun ada kemungkinan faktor lain seperti kebocoran gas atau api dari sumber lain yang belum terdeteksi. Pemadam kebakaran mengungkapkan bahwa korsleting terjadi karena kabel listrik yang berlapis isolasi sudah mulai rusak, sehingga menghasilkan percikan api yang mengenai bahan mudah terbakar.
Kebakaran di Jalan Baru Depok menyebabkan kerugian yang belum bisa dihitung secara pasti. Menurut penjelasan dari petugas, bangunan yang terbakar tidak hanya menghancurkan aset usaha, tetapi juga mengganggu aktivitas warga sekitar. Sejumlah kios yang terkena dampak kebakaran di Jalan Baru Depok mungkin harus ditutup sementara hingga penyelidikan selesai dan bangunan diperbaiki. Selain itu, kejadian ini juga memicu kekhawatiran akan keamanan di area tersebut, terutama bagi pengusaha yang berada di sekitar jalan.
“Kami menyarankan kepada pengusaha di Jalan Baru Depok untuk memastikan sistem listrik dan perlengkapan kebakaran mereka dalam kondisi baik, terlebih pada musim kemarau seperti saat ini,” kata Tessy Haryati.
Kebakaran di Jalan Baru Depok juga memperlihatkan pentingnya persiapan darurat di tempat usaha. Sementara itu, warga sekitar mengungkapkan bahwa kerusakan akibat kebakaran di Jalan Baru Depok berdampak pada kehidupan sehari-hari, termasuk kerugian ekonomi dan gangguan transportasi. Pemadam kebakaran berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang padat dan berisiko tinggi.
