Berita

Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal – Motor Ditendang hingga Tersungkur

Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal, Motor Ditendang hingga Tersungkur Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal - Seorang tukang pijat, AS (51), menjadi

Desk Berita
Published Juni 11, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal, Motor Ditendang hingga Tersungkur

Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal – Seorang tukang pijat, AS (51), menjadi korban aksi begal motor di Jalan Raya ATS, Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Kamis, 11 Juni 2026. Peristiwa ini terjadi saat korban pulang setelah menyelesaikan jadwal kerja di tempat usaha mereka. Dua orang pelaku yang tidak dikenal menyerang korban secara mendadak di area yang biasanya ramai oleh pengendara. Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diduga melibatkan tindak pidana perampasan sepeda motor sesuai Pasal 482 KUHP.

Detik-detik Kecelakaan dan Penyitaan Motor

Menurut keterangan Kapolsek, peristiwa terjadi pada pagi hari. Korban sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah menyelesaikan servis pelanggan. Tiba-tiba, dua pelaku muncul dari belakang dan memepet korban. Mereka kemudian menendang korban hingga terjatuh. Saat korban terluka dan berusaha melawan, salah satu pelaku langsung mengambil motor korban dan melarikan diri ke arah Rancabungur. Menurut Yudhi, kejadian ini memperlihatkan tingkat keberanian pelaku begal yang semakin meningkat, terutama di area permukiman.

“Sesampainya di TKP, dua orang tak dikenal tiba-tiba memepet korban dan menendangnya hingga tersungkur. Salah satu pelaku mengambil motor korban, lalu kabur ke arah Rancabungur,” katanya.

Korban mengalami cedera di jempol kaki akibat jatuhnya. Meski demikian, ia masih sadar dan mampu memberikan keterangan tentang kondisi saat kejadian. Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang, yang kemungkinan berkoordinasi untuk menyelesaikan aksinya dengan cepat. Tukang pijat ini berusaha berlari kecil kecil untuk menyelamatkan diri, namun akhirnya terjatuh karena kecepatan dan kejutan dari pelaku. Aksi begal ini memperlihatkan strategi yang terencana, dengan pelaku memanfaatkan keadaan jalan yang sempit dan lingkungan yang tidak terlalu terpantau.

Langkah Polisi dalam Penyelidikan Kasus

Polisi telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian serta bertemu korban di tempat tinggalnya. Menurut Yudhi, petugas masih mengejar informasi lebih lanjut, termasuk mengumpulkan saksi mata dan CCTV dari sekitar area Rancabungur. Meski korban belum berencana membuat laporan resmi hari itu, polisi tetap akan mengajukan laporan model A untuk mempercepat proses penyelidikan. “Walaupun korban enggan melaporkan kejadian ini hari ini karena masih sakit kakinya, petugas tetap akan membuat laporan model A,” imbuhnya.

“Korban enggan melaporkan kejadian ini hari ini karena masih sakit kakinya. Selain itu, masalah kendaraan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” tuturnya.

Dalam upayanya menangkap pelaku, polisi menyarankan warga sekitar untuk melaporkan kejadian yang dilihat atau mendengar. Lokasi kejadian, yang berada di dekat tempat usaha tukang pijat AS, menjadi titik perhatian karena kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi di area tersebut. Yudhi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di jalan-jalan yang terkadang tidak terlalu ramai.

Korban diberi waktu untuk mengevaluasi kondisi tubuhnya sebelum memutuskan untuk melaporkan kejadian. Meski AS merasa masih sakit, ia mengaku akan mengajukan laporan jika kondisinya memungkinkan. Polisi juga berencana menggandeng warga untuk melakukan patroli rutin di sekitar Rancabungur, dengan harapan mencegah aksi serupa terulang. “Kita akan mengupayakan penyelidikan lebih lanjut agar pelaku dapat segera ditangkap,” jelas Yudhi.

Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal – Penyelidikan terus berjalan, dengan petugas mencari jejak pelaku di sekitar area yang berada di kawasan Rancabungur. Masyarakat setempat mulai memperhatikan keberadaan pelaku begal, terutama setelah terjadi kejadian serupa di beberapa titik lain. Polisi juga menambahkan bahwa pelaku berpotensi memakai kendaraan sepeda motor yang cepat, sehingga perlu mempercepat proses pencarian. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah laporan begal motor di Bogor meningkat, membuat kepolisian semakin giat dalam menginvestigasi.

“Dugaan tindak pidana perampasan sepeda motor sesuai Pasal 482 KUHP Tahun 2025 diduga dilakukan oleh dua pelaku yang tidak dikenal,” ujar Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi Widhiana, Kamis (11/6/2026).

Leave a Comment