Balita Ditemukan Tewas di Bekasi, Diduga Dibunuh Paman ODGJ
Balita Tewas Diduga Dibunuh Paman ODGJ – Korban, seorang anak berusia dua tahun, ditemukan dalam kondisi mayat dengan sejumlah luka tusuk yang mencurigakan. Menurut informasi, jenazah ditemukan oleh neneknya, berinisial M, di sebuah kontrakan di Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (27/5/2025). Nenek tersebut menjadi saksi pertama dalam kejadian ini, yang terjadi setelah ia kembali ke tempat tinggal korban bersama pamannya, G (18).
Kondisi Korban dan Paman
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengungkapkan balita tersebut tinggal bersama nenek dan paman sejak usia dua minggu. “Paman memang rutin menitipkan korban kepada neneknya. Sejak dua minggu setelah dilahirkan, sang nenek yang memelihara,” jelas Andi, Kamis (28/5/2025).
“Korban ditemukan di kamar kontrakan, bersama paman yang juga mengalami luka. Jasadnya ditemukan di Jatisampurna, dengan luka tusuk di kepala, wajah, tubuh, dan selangkangan. Luka iris pada pipi terlihat jelas, bahkan hampir terbuka,” ujar Andi.
Dalam kejadian tersebut, nenek korban sempat menemukan pisau di dekat tubuh anaknya. Namun, ia langsung mencuci alat tersebut karena kepanikan. “Ia mencuci pisau karena syok, refleks, dan spontanitas. Pisau ditemukan di dekat korban, tapi segera dibersihkan,” tambah Andi.
Keterangan dari Nenek
Menurut informasi yang diberikan oleh nenek, paman korban terkena gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat. “Sebelumnya, paman pernah dibawa ke psikiater. Tapi dalam dua hari belakangan, ia tidak mengonsumsi obat karena nenek tidak punya uang membelinya,” jelas Andi.
Paman korban kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit setelah kondisinya kritis. Polisi menyatakan pihaknya masih menginvestigasi untuk memastikan peran paman tersebut dalam kejadian pembunuhan. “Kita tunggu kondisi paman membaik dulu, baru ambil keterangan. Di kamar kontrakan, jenazah korban ditemukan bersama paman, yang terlihat bersimbah darah,” pungkas Andi.
Detil Penemuan
Nenek korban bercerita bahwa pada malam kejadian, ia berusaha membuka kunci kontrakan. Namun, pintu tertutup. Setelah menggunakan kunci cadangan, ia menemukan korban dan anaknya dalam kondisi tergeletak. “Anak A tergeletak dengan usus terurai, sedangkan SG mencoba bunuh diri,” tambah nenek korban dalam keterangan polisi.
