Important Visit: Pria di Belawan Sayat Pekerja Pengering Ikan Pakai Pisau Gegara Sakit Hati
Important Visit – Pada Kamis (28/5/2026), detikSumut melaporkan insiden pengeroyokan yang terjadi di kawasan Gabion, Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang pria berinisial A, berusia 23 tahun, melakukan aksi sayat terhadap korban yang bekerja sebagai pengering ikan teri, Firman. Peristiwa ini diawali oleh rasa sakit hati pelaku terhadap korban, yang kemudian memicu tindakan kekerasan menggunakan pisau lipat.
Peristiwa Pengeroyokan
Menurut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, kejadian berawal saat korban sedang menjemur ikan teri di area Gabion. Tersangka, yang memiliki hubungan tidak harmonis dengan korban, datang untuk mengajak berkelahi. Meski korban tidak memperdulikan ajakan tersebut, pelaku tetap merasa tidak puas dan menuntut duel. Perkelahian akhirnya memuncak ketika tersangka mengeluarkan pisau lipat untuk menyerang korban, menyebabkan luka sayatan dan tusukan di tubuhnya.
Proses penangkapan pelaku dilakukan setelah masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Polisi langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka di lokasi kejadian pada sore hari. Selain itu, laporan ini juga menjadi perhatian masyarakat lokal yang mengecam tindakan kekerasan terhadap pekerja di bidang pengeringan ikan.
Respon dari Polisi dan Masyarakat
“Tersangka A (23) ditemukan di kawasan Gabion dan langsung ditangkap setelah masyarakat melaporkan adanya kekerasan terhadap pekerja pengering ikan,” jelas AKP Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5).
Kasat Reskrim menegaskan bahwa pelaku memiliki motivasi sakit hati yang kuat terhadap korban. Tindakan ini menunjukkan bagaimana emosi bisa memicu konflik di lingkungan kerja. Polisi juga menyoroti perlunya edukasi dan pencegahan konflik di tempat kerja, terutama di kawasan yang berisiko tinggi seperti Belawan.
Di sisi lain, masyarakat setempat mengutuk kejadian tersebut sebagai contoh kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan industri. Peristiwa ini memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya penegakan hukum dan penyelesaian sengketa dengan cara damai. Mereka juga meminta penegak hukum untuk memberikan perlindungan lebih pada pekerja yang rentan terhadap aksi tidak terduga.
Important Visit – Selain menyebutkan pelaku, laporan ini juga menyertakan informasi tentang korban. Firman, seorang pekerja pengering ikan, sempat dirawat di rumah sakit setelah menerima luka serius dari tindakan sayat pelaku. Kondisi korban diperkirakan membaik, tetapi peristiwa ini tetap menimbulkan kecemasan di antara pekerja di sekitar area Gabion.
Menurut sumber di Polres Pelabuhan Belawan, proses investigasi sedang berlangsung untuk mengetahui alasan pasti sakit hati pelaku terhadap korban. Sementara itu, masyarakat mengharapkan pihak berwajib memberikan hukuman tegas kepada pelaku, sebagai bentuk penegakan hukum yang memenuhi harapan masyarakat dalam mencegah kekerasan serupa.
