Berita

Kebakaran di Jatinegara Hanguskan 5 Rumah – Diduga Akibat Korsleting

angus, Diduga Akibat Korsleting Kebakaran di Jatinegara Hanguskan 5 Rumah - Sebuah kebakaran besar terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu

Desk Berita
Published Mei 20, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Kebakaran di Jatinegara: 5 Rumah Hangus, Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran di Jatinegara Hanguskan 5 Rumah – Sebuah kebakaran besar terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu (20/5/2026), yang menghanguskan lima unit rumah petak. Pihak berwenang mengungkapkan bahwa api terlebih dahulu memicu kepanikan di sekitar lokasi, mengakibatkan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kebakaran ini dianggap sebagai salah satu insiden terparah dalam sejarah wilayah tersebut, dengan dampak yang dirasakan oleh masyarakat setempat.

Perkembangan Kebakaran dan Penyebab Sementara

Menurut perwira piket Sudin Gulkarmat, Edi Purwoko, api pertama kali meletus di sebuah rumah yang ditinggalkan penghuninya. Korsleting listrik menjadi salah satu penyebab sementara kebakaran, meskipun penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan akar masalahnya. Lokasi kejadian menyebar ke berbagai bangunan seperti rumah tinggal, bengkel, dan percetakan, yang semuanya terkena kerusakan parah.

“Lima rumah petak yang terbakar meliputi beberapa jenis bangunan, termasuk tempat tinggal, bengkel, dan percetakan,” ujar Edi Purwoko kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (20/5/2026).

Kebakaran di Jatinegara Hanguskan 5 Rumah ini berdampak signifikan terhadap kehidupan warga. Sejumlah orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan berkumpul di musala dekat lokasi kejadian. Berdasarkan laporan awal, total sekitar 28 orang terkena dampak, dengan lima keluarga (KK) mengalami kerugian material yang berat. Pihak berwenang sedang mengumpulkan data lebih lanjut untuk mengetahui estimasi kerugian lengkap.

Upaya Pemadam dan Penanganan Darurat

Dalam upaya memadamkan api, pihak pemadam kebakaran menurunkan 10 unit kendaraan dan 50 personel. Operasi pemadaman dilakukan secara intensif sejak api meletus, dengan fokus pada penyebaran api ke area sekitar. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kejadian ini menimbulkan rasa waspada di antara warga Jatinegara terhadap risiko kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

“Kita menurunkan 10 unit kendaraan serta 50 personel untuk mengendalikan api. Tidak ada korban jiwa, namun 5 KK terkena dampak, total 28 warga,” terangnya.

Pantauan detikcom di lokasi, api berhasil dipadamkan sebelum pukul 19.00 WIB. Sementara itu, listrik di area tersebut telah kembali menyala, memungkinkan warga kembali beraktivitas. Namun, para korban masih mengungsi di musala dekat lokasi kejadian. Pemadaman kebakaran di Jatinegara Hanguskan 5 Rumah memakan waktu sekitar tiga jam, dengan beberapa titik paling berat di wilayah belakang rumah.

Edi Purwoko juga menjelaskan bahwa penyebab utama kebakaran ini diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah. Fenomena ini sering kali menjadi penyebab kebakaran tanpa peringatan dini, terutama di wilayah yang memiliki sistem kelistrikan lama. “Titik awal kebakaran diduga berasal dari rumah yang ditinggal penghuni. Fenomena kelistrikan menjadi faktor utama yang kita analisis,” paparnya.

Kebakaran di Jatinegara Hanguskan 5 Rumah ini tidak hanya memengaruhi properti, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Kebutuhan darurat seperti makanan, air, dan tempat tinggal sementara menjadi perhatian utama. Pemerintah setempat dan organisasi kemanusiaan bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.

Leave a Comment