Berita

Main Agenda: MPR RI Akan Rombak Format Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

MPR RI Akan Rombak Format Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Struktur MPR dan Agenda Sosialisasi Main Agenda - Dalam wawancara, Abraham Liyanto menjelaskan

Desk Berita
Published Mei 19, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

MPR RI Akan Rombak Format Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Struktur MPR dan Agenda Sosialisasi

Main Agenda – Dalam wawancara, Abraham Liyanto menjelaskan bahwa MPR RI memiliki tiga alat kelengkapan, yaitu Badan Sosialisasi, Badan Pengkajian, dan Badan Penganggaran. Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar menjadi salah satu prioritas MPR, yang dijalankan oleh Badan Sosialisasi sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang empat pilar kebangsaan.

Konferensi Pers dan Peserta

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Abraham Liyanto dalam sebuah konferensi pers yang digelar di lobi Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari ini. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman serta Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah.

Progres dan Penundaan Pelaksanaan

“Hingga tanggal 9 Mei 2026, LCC Empat Pilar telah diadakan di 15 provinsi, termasuk Kalbar sebagai provinsi ke-15, sehingga masih ada 23 provinsi lain yang belum melaksanakannya,” ujar Abraham dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).

Karena adanya dinamika pada acara LCC Kalbar, pelaksanaan di provinsi lain ditunda. Pada hari Selasa (12/5/2026), pimpinan Badan Sosialisasi mengadakan rapat secara daring untuk mengevaluasi kinerja dewan juri serta penyelenggara kegiatan.

Evaluasi dan Pernyataan Sekolah

“Rapat gabungan dengan pimpinan MPR hari ini memutuskan untuk mengikuti pernyataan resmi SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas. Kami percaya sikap mereka mencerminkan penerapan nilai-nilai Empat Pilar, seperti toleransi, persatuan, keadilan, dan demokrasi,” tutur Abraham.

Kedua sekolah itu menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan ulang lomba, yang menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan format juri. Hasil rapat mengarah pada pengambilan keputusan untuk merevisi struktur pengambilan keputusan.

Pengaturan Format Baru dan Tujuan

Abraham menyebutkan bahwa rapat akan digelar kembali untuk menentukan komposisi dewan juri masa depan, yang terdiri dari ahli hukum tata negara, akademisi, atau dosen dari perguruan tinggi lokal di setiap provinsi. “Dengan format baru ini, kita berharap sosialisasi Empat Pilar lebih mudah diterima oleh masyarakat,” tambahnya.

Menurut Abraham, LCC Empat Pilar terus berjalan dengan peningkatan kualitas pengelolaan dan partisipasi juri yang lebih kompeten. “Tujuan utama adalah memperkuat generasi muda dalam mencintai bangsa dan negara,” imbuhnya.

Nilai Kebangsaan dan Target Masyarakat

Empat Pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika, menjadi fokus sosialisasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, serta pemahaman tentang konstitusi, demokrasi, dan persatuan.

“Mudah-mudahan ke depan, sosialisasi ini bisa lebih efektif sehingga target pemahaman bagi 280 juta warga Indonesia tercapai, demi menjaga keutuhan NKRI,” tutup Abraham.

Leave a Comment