Berita

Huntap di Agam Pakai Teknologi Rumah Anti Gempa hingga Sepablock

Proses pembangunan hunian permanen untuk warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini telah memasuki tahap operasional. Otoritas daerah

Desk Berita
Published Agustus 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
satgas-prr-1786785297179_169
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Program Hunian Tetap di Agam Memanfaatkan Inovasi Konstruksi Modern
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Program Hunian Tetap di Agam Memanfaatkan Inovasi Konstruksi Modern

Wahanaberita.com – Proses pembangunan hunian permanen untuk warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini telah memasuki tahap operasional. Otoritas daerah mengimplementasikan tiga metode konstruksi berbeda guna menciptakan tempat tinggal yang kokoh, layak huni, dan fleksibel terhadap perkembangan kebutuhan keluarga.

Dengan jumlah mencapai 1.817 unit, Agam menjadi wilayah dengan alokasi hunian tetap terbesar di Sumatera Barat. Seluruh unit tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu.

Distribusi dan Skema Pembangunan

Dari keseluruhan alokasi, sebanyak 699 unit dikerjakan langsung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Sisanya, yaitu 1.118 unit, dibangun melalui skema hunian tetap mandiri serta in situ yang dikelola oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tahap awal pembangunan mandiri dimulai di tiga kecamatan, yakni Palembayan, Tanjung Raya, dan Malalak. Setelah itu, proses akan dilanjutkan secara bertahap ke daerah lain. Pendekatan ini memungkinkan masyarakat membangun kembali kehidupan mereka di lingkungan pilihan sendiri dengan tetap mengutamakan standar keamanan dan kelayakan bangunan.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Agam telah mengadopsi tiga teknologi konstruksi unggulan. Pertama adalah Bata Interlock atau Sepablock dari PT Semen Padang yang merupakan bagian dari Semen Indonesia Group. Kedua, Rumah Anti Gempa (RAG) yang dikembangkan oleh Universitas Andalas bersama PT Gubah Fiffarian Indotama. Ketiga, konsep Rumah Harmonis Damai Aman Sejahtera (Rhodas) dari PT Mara Pratama Indonesia.

Rumah Contoh dan Konsep Bertumbuh

Sebagai bentuk persiapan dan edukasi bagi masyarakat, empat rumah contoh telah didirikan di berbagai lokasi strategis. Satu unit Sepablock berdiri di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Satu rumah Rhodas dibangun di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. Sementara itu, dua rumah dengan konstruksi RAG didirikan di Kecamatan Malalak.

Semua rumah tipe 36 ini dirancang sesuai standar kelayakan dan keamanan dengan menerapkan konsep rumah bertumbuh. Melalui pendekatan tersebut, bangunan dapat dikembangkan secara bertahap menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan keluarga tanpa mengabaikan struktur utama hunian.

Pemulihan Menyeluruh

Ketika meninjau langsung pembangunan hunian tetap mandiri di Kecamatan Palembayan, Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja menekankan bahwa program ini merupakan bagian penting dari pemulihan menyeluruh.

“Pembangunan huntap mandiri di Kabupaten Agam memadukan perbaikan fisik tempat tinggal dengan pemulihan psikologis dan ekonomi secara simultan demi normalisasi kehidupan masyarakat terdampak bencana,” kata Ary dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).

Sejalan dengan penyiapan hunian yang aman, penguatan kapasitas ekonomi masyarakat juga terus dijalankan. Tujuannya agar keluarga terdampak dapat memasuki lingkungan baru dengan sumber penghidupan yang lebih berkelanjutan.

Di hunian sementara Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, masyarakat memperoleh pelatihan pengolahan ikan Danau Maninjau melalui kolaborasi BNPB, Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Pemerintah Kabupaten Agam. Program pelatihan telah berlangsung dalam empat pertemuan dan diarahkan untuk meningkatkan keterampilan produksi, mutu produk, serta peluang pemasaran. PNM juga menyerahkan oven ikan asap kepada kelompok masyarakat Huntara Linggai.

Program serupa juga dikembangkan di Salareh Aia melalui pelatihan olahan pinang dan bantuan peralatan produksi berupa oven, pisau pemotong pinang, serta generator listrik.

Frequently Asked Questions

What is Huntap di Agam Pakai Teknologi Rumah?

Huntap di Agam Pakai Teknologi Rumah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Huntap di Agam Pakai Teknologi Rumah matter?

Huntap di Agam Pakai Teknologi Rumah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment