Berita

RI Gandeng Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

RI Gandeng Kamboja Bentuk Indonesia Desk sebagai langkah strategis dalam menangani meningkatnya kasus penipuan daring yang melibatkan warga negara Indonesia

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
juru-bicara-kemlu-vahd-nabyl-mulachela-dwidetik-1784790697363_169
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kamboja dan Indonesia Bentuk Indonesia Desk untuk Atasi Online Scam
  2. Related Reading

Kamboja dan Indonesia Bentuk Indonesia Desk untuk Atasi Online Scam

Wahanaberita.com – RI Gandeng Kamboja Bentuk Indonesia Desk sebagai langkah strategis dalam menangani meningkatnya kasus penipuan daring yang melibatkan warga negara Indonesia. Kolaborasi bilateral ini menandai era baru dalam kerja sama penegakan hukum antara kedua negara Asia Tenggara. Tim khusus yang dibentuk akan beroperasi langsung di markas besar kepolisian nasional Kamboja, Phnom Penh.

Kemunculan inisiatif ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl, menjelaskan bahwa pembentukan Indonesia Desk merupakan terobosan signifikan. Ia menyampaikan informasi tersebut dalam konferensi pers di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/8/2026). Menurut Nabyl, mekanisme baru ini akan memberikan respons lebih cepat terhadap keluhan dan laporan dari masyarakat Indonesia.

“Terkait dengan pembentukan Indonesia Desk di kepolisian Kamboja, mungkin ini sesuatu yang cukup baru,” ujar Nabyl.

Mekanisme Kerja Indonesia Desk

Pembentukan tim ini tidak terlepas dari kunjungan resmi Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno ke Phnom Penh pada akhir bulan Juli lalu. Dalam kunjungan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek kerja sama, termasuk perlindungan warga negara dan penegakan hukum lintas batas. RI Gandeng Kamboja Bentuk Indonesia Desk dengan tujuan utama mempercepat proses investigasi dan penindakan terhadap pelaku online scam.

Indonesia Desk akan berfungsi sebagai pusat koordinasi yang menghubungkan berbagai instansi pemerintah Indonesia dengan otoritas Kamboja. Kehadiran tim ini diharapkan dapat mengurangi waktu respons dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan WNI. Selain itu, Indonesia Desk juga akan menjadi jembatan komunikasi untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat Indonesia yang berada di Kamboja.

“Ini adalah pembentukan ini adalah di markas besar kepolisian nasional Kamboja yang merupakan hasil dari kunjungan Bapak Wakil Menteri Luar Negeri ke Phnom Penh pada akhir Juli lalu,” jelasnya.

Keterlibatan Berbagai Instansi

Proses pembentukan Indonesia Desk melibatkan banyak pihak, baik dari Indonesia maupun Kamboja. Dari sisi Indonesia, instansi yang berpartisipasi meliputi Kemenko Politik dan Keamanan, Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, Porli, OJK, serta PPATK. Setiap instansi memiliki peran spesifik dalam mendukung operasional tim ini.

Salah satu tujuan utama dari Indonesia Desk adalah melindungi WNI yang berada di Kamboja agar tidak terjebak atau menjadi korban penipuan daring. Langkah ini juga bertujuan memastikan penegakan hukum di Kamboja berjalan sesuai dengan komitmen internasional dalam memberantas online scam. RI Gandeng Kamboja Bentuk Indonesia Desk sebagai wujud nyata upaya perlindungan warga negara di luar negeri.

“Karena itu kita ingin untuk memastikan agar proses penegakan hukum yang berlangsung di sana meskipun berjalan juga tetap sejalan dengan upaya kita untuk menegakkan hasil-hasil dari konferensi internasional tentang anti online scam,” imbuh dia.

Selain membahas Indonesia Desk, kunjungan Wamenlu ke Kamboja juga menyoroti nasib ribuan WNI yang saat ini ditahan di fasilitas detensi Imigrasi dan penampungan sementara. Para WNI tersebut diamankan karena dikhawatirkan terlibat dalam kejahatan online scam serta pelanggaran imigrasi lainnya. Pemerintah Indonesia terus berupaya memberikan bantuan hukum dan konseling bagi para WNI yang terdampak.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Indonesia Desk

Apa itu Indonesia Desk? Indonesia Desk adalah tim khusus yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia bersama Kamboja untuk menangani kasus penipuan daring yang melibatkan warga negara Indonesia.

Kapan Indonesia Desk dibentuk? Pembentukan Indonesia Desk diresmikan setelah kunjungan resmi Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno ke Phnom Penh pada akhir Juli 2026.

Di mana lokasi Indonesia Desk? Indonesia Desk beroperasi di markas besar kepolisian nasional Kamboja, Phnom Penh.

Siapa saja instansi yang terlibat? Instansi Indonesia yang terlibat meliputi Kemenko Politik dan Keamanan, Kemlu, Kejaksaan Agung, Porli, OJK, dan PPATK.

Apa tujuan utama Indonesia Desk? Tujuan utamanya adalah melindungi WNI dari penipuan daring dan mempercepat proses penegakan hukum terkait kasus online scam di Kamboja.

Leave a Comment