Berita

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Indonesia Produksi Massal pada 2028

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menargetkan Indonesia mampu melakukan produksi massal mobil listrik dalam negeri pada tahun 2028. Langkah ambisius ini

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
presiden-prabowo-subianto-1786594186511_169-1
Foto : James Thomas - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Prabowo Subianto Targetkan Mobil Listrik Indonesia Produksi Massal pada 2028
  2. Related Reading

Prabowo Subianto Targetkan Mobil Listrik Indonesia Produksi Massal pada 2028

Wahanaberita.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menargetkan Indonesia mampu melakukan produksi massal mobil listrik dalam negeri pada tahun 2028. Langkah ambisius ini merupakan bagian dari visi pemerintah untuk mempercepat transisi energi di sektor transportasi darat. Dengan dukungan ekosistem industri yang terus berkembang, Prabowo meyakini Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik global.

Target ini tidak datang begitu saja, melainkan didasari oleh kemajuan signifikan yang telah dicapai Indonesia dalam membangun rantai pasok kendaraan bertenaga listrik. Dari hulu hingga hilir, berbagai infrastruktur dan fasilitas produksi mulai terbentuk di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Prabowo menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pusat Ekosistem Mobil Listrik di Subang

Kawasan Subang di Jawa Barat dipilih sebagai lokasi strategis untuk pengembangan ekosistem mobil listrik nasional. Kawasan ini terletak di Kilometer 84 jalur menuju Purwakarta dan telah disiapkan sebagai kompleks industri yang komprehensif. Prabowo menjelaskan bahwa fasilitas ini dirancang untuk mendukung seluruh tahapan produksi, mulai dari perakitan hingga distribusi kendaraan listrik.

“Tadi saya dijelaskan ada ekosistem yang sedang dibangun untuk mobil listrik kita, kalau tidak salah tidak jauh dari sini, perjalanan ke Purwakarta ya, Subang, di Kilometer 84 ya,” jelas Prabowo saat meninjau lokasi pengembangan.

Pengembangan kawasan Subang ini mencakup berbagai komponen penting, termasuk pabrik perakitan, pusat riset dan pengembangan, serta fasilitas pendukung lainnya. Pemerintah berharap kawasan ini dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan nilai tambah ekonomi di wilayah Jawa Barat. Dengan target produksi massal pada 2028, kawasan Subang diharapkan dapat menjadi ikon industri otomotif listrik Indonesia.

Peluncuran Motor Listrik Nasional sebagai Langkah Awal

Sebelum menargetkan mobil listrik, pemerintah telah memulai langkah konkret melalui peluncuran motor listrik nasional. Inisiatif ini diprakarsai oleh PT Ilectra Motor Group (ALVA) dengan dukungan PT Indika Energy sebagai salah satu inisiator utama. Hingga saat ini, sebanyak 20.000 unit motor listrik telah berhasil diproduksi dan siap didistribusikan ke berbagai wilayah.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Kamis, tanggal 13 Agustus 2026, secara resmi saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meluncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukung,” mengumumkan Prabowo di hadapan para pelaku industri dan media.

Peluncuran ini merupakan tonggak sejarah bagi industri otomotif Indonesia. Prabowo mengapresiasi keberanian para pengusaha swasta yang mengambil risiko dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Menurutnya, inisiatif semacam ini memerlukan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemerintah, investor, dan masyarakat.

Keberhasilan produksi motor listrik ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan mobil listrik dalam skala yang lebih besar. Teknologi dan pengalaman yang diperoleh dari produksi motor listrik akan sangat bermanfaat bagi pengembangan kendaraan yang lebih kompleks seperti mobil listrik. Prabowo juga menyebutkan bahwa ia telah mengenal PT Indika Energy sejak masa mudanya, sehingga memiliki kepercayaan tinggi terhadap kemampuan perusahaan ini.

Visi Jangka Panjang dan Tantangan yang Dihadapi

Target produksi massal mobil listrik pada 2028 bukan sekadar angka, melainkan representasi dari komitmen Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pemerintah menyadari bahwa transisi ini akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketersediaan baterai, infrastruktur pengisian daya, hingga penerimaan masyarakat. Namun, dengan pendekatan kolaboratif, tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

Prabowo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu dalam mewujudkan visi ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan program mobil listrik Indonesia memerlukan sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, Indonesia diharapkan dapat menjadi negara yang mandiri dalam industri kendaraan listrik.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa target produksi mobil listrik Indonesia pada 2028?

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu melakukan produksi massal mobil listrik pada tahun 2028. Target ini mencakup pengembangan ekosistem industri yang komprehensif di kawasan Subang, Jawa Barat.

Apa peran PT Indika Energy dalam pengembangan kendaraan listrik?

PT Indika Energy merupakan salah satu inisiator utama yang memelopori pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan ini juga menjadi mitra strategis dalam produksi motor listrik nasional melalui PT Ilectra Motor Group (ALVA).

Di mana lokasi pusat pengembangan ekosistem mobil listrik Indonesia?

Pusat pengembangan ekosistem mobil listrik Indonesia berlokasi di kawasan Subang, Jawa Barat, tepatnya di Kilometer 84 jalur menuju Purwakarta. Kawasan ini dirancang sebagai kompleks industri yang mendukung seluruh tahapan produksi kendaraan listrik.

Berapa jumlah motor listrik yang telah diproduksi hingga saat ini?

Hingga peluncuran resmi pada 13 Agustus 2026, sebanyak 20.000 unit motor listrik nasional telah berhasil diproduksi oleh PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang.

Leave a Comment