Ibu-Anak Tewas di Hutan Kalbar Diduga Dibunuh Perampok, Duit Rp 135 Juta Raib
Kasus tragis kembali mengguncang masyarakat Kalimantan Barat. Ibu Anak Tewas di Hutan Landak setelah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan hutan
Table of Contents
Ibu Anak Tewas di Hutan Landak: Diduga Dibunuh Perampok, Rp 135 Juta Hilang
Wahanaberita.com – Kasus tragis kembali mengguncang masyarakat Kalimantan Barat. Ibu Anak Tewas di Hutan Landak setelah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan hutan Desa Angkanyar. Polisi menduga kedua korban menjadi sasaran perampok yang berniat mencuri harta benda mereka. Tragedi ini terjadi pada awal Agustus 2026 dan hingga kini masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian setempat.
Asniwati, seorang ibu berusia 39 tahun, dan putrinya Dina yang baru berusia 3 tahun menjadi korban dalam peristiwa memilukan ini. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, kedua korban diketahui bekerja di sebuah pondok yang terletak di kawasan hutan Kabupaten Landak. Mereka ditemukan dalam kondisi terikat dan meninggal dunia, yang mengindikasikan adanya unsur pembunuhan.
Detail Kehilangan Harta Benda Korban
Salah satu petunjuk penting dalam kasus ini adalah hilangnya sejumlah harta benda milik korban. Ibu Anak Tewas di Hutan ini dilaporkan membawa uang tunai dan emas dalam jumlah yang cukup besar sebelum peristiwa terjadi. Kehilangan barang-barang tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa polisi menduga kasus ini berkaitan dengan perampokan.
Untuk pendalaman sementara, yang bersangkutan pada saat itu membawa uang sejumlah kurang lebih Rp 135 juta dan emas sekitar 30 gram. Namun, pada saat mayat ditemukan, uang beserta emas tersebut sudah tidak ada di tempat.
— AKP Kuswiyanto, Kasat Reskrim Polres Landak (Sabtu, 8/8/2026)
Keterangan dari Kasat Reskrim Polres Landak tersebut memberikan gambaran jelas mengenai nilai harta benda yang hilang. Jumlah Rp 135 juta dalam bentuk uang tunai ditambah emas seberat 30 gram merupakan aset yang cukup signifikan. Para petugas kepolisian kini sedang melacak kemungkinan pelaku yang mengambil harta benda tersebut dari lokasi kejadian.
Proses Penemuan Korban dan Pencarian Warga
Kasus ini bermula ketika Asniwati dilaporkan hilang oleh suaminya pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Sang suami tidak menemukan kedua korban di pondok tempat mereka bekerja, sehingga segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Pencarian pun dilakukan oleh warga Desa Angkanyar dan Desa Kedama mulai sekitar pukul 18.30 WIB.
Upaya pencarian yang dilakukan warga ini membuahkan hasil. Setelah menyusuri kawasan sekitar pondok, para pencari menemukan jasad Dina terlebih dahulu. Balita berusia 3 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terikat. Tak jauh dari lokasi tersebut, sekitar 20 meter, ditemukan jasad Asniwati dalam kondisi serupa.
Kedua korban ditemukan di kawasan hutan yang berjarak sekitar 50 meter dari pondok tempat mereka bekerja. Lokasi penemuan yang cukup terpencil ini menjadi salah satu faktor yang membuat korban tidak segera ditemukan. Kondisi hutan yang lebat dan jarak yang cukup jauh dari pemukiman warga memperpanjang waktu pencarian.
Penyelidikan Lanjutan dan Kesimpulan Sementara
Polres Landak kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan memulangkan harta benda korban. Ibu Anak Tewas di Hutan Landak ini menjadi perhatian publik karena modus yang diduga dilakukan pelaku, yaitu menargetkan korban yang membawa harta benda dalam jumlah besar.
Para petugas juga sedang memeriksa rekaman CCTV dan melakukan wawancara dengan saksi-saksi yang mungkin melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian. Proses identifikasi jenazah dan pemeriksaan forensik juga sedang dilakukan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban.
Kasus ini diharapkan dapat segera terungkap dengan tuntas. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di kawasan hutan sekitar Desa Angkanyar dan Desa Kedama. Semoga kedua korban dapat menemukan ketenangan dan pelaku segera ditindak sesuai hukum yang berlaku.
FAQ Kasus Ibu Anak Tewas di Hutan Landak
Kapan kasus ini terjadi? Kasus ini terjadi pada awal Agustus 2026, dengan korban dilaporkan hilang pada hari Jumat, 7 Agustus 2026.
Berapa jumlah uang yang hilang? Jumlah uang yang hilang diperkirakan sekitar Rp 135 juta ditambah emas seberat 30 gram.
Di mana lokasi penemuan korban? Kedua korban ditemukan di kawasan hutan Desa Angkanyar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, sekitar 50 meter dari pondok tempat mereka bekerja.
Siapa saja korban dalam kasus ini? Korban adalah Asniwati (39 tahun) dan putrinya Dina (3 tahun).
Bagaimana modus yang diduga dilakukan pelaku? Pelaku diduga menargetkan korban yang membawa harta benda dalam jumlah besar, kemudian mengikat dan membunuh kedua korban sebelum mengambil harta benda tersebut.
