Berita

Pramono Minta Dishub Kaji Tuntutan Sopir Angkot M44 Usai Demo di Balai Kota

Unjuk rasa yang dilakukan para sopir angkot M44 dengan rute Stasiun Tebet hingga Kampung Melayu mendapat tanggapan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Pramono Anung Perintahkan Dishub Tinjau Aspirasi Sopir M44 Pasca Aksi di Balai Kota
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Pramono Anung Perintahkan Dishub Tinjau Aspirasi Sopir M44 Pasca Aksi di Balai Kota

Wahanaberita.com – Unjuk rasa yang dilakukan para sopir angkot M44 dengan rute Stasiun Tebet hingga Kampung Melayu mendapat tanggapan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Acara tersebut berlangsung di area depan Balai Kota Jakarta pada siang hari. Gubernur menyatakan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) akan menelaah berbagai tuntutan yang diajukan oleh para pengemudi terkait dugaan adanya tumpang tindih jalur dengan layanan JakLingko.

“Ya, nanti saya minta Dinas Perhubungan untuk mempelajari ya. Tetapi namanya juga negara demokrasi, apa saja boleh untuk berdemo,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Meskipun belum memberikan rincian langkah konkret yang akan ditempuh oleh Pemprov DKI Jakarta, Pramono meyakinkan bahwa aspirasi para sopir akan mendapat perhatian serius melalui kajian yang dilakukan Dishub.

Aksi 150 Sopir Mikrolet M44

Kegiatan demonstrasi diikuti oleh kurang lebih 150 sopir Mikrolet M44 yang melayani jalur Kampung Melayu-Karet. Mereka menuntut agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap trayek JakLingko 48A. Evaluasi tersebut diperlukan karena trayek JakLingko dinilai memiliki kesamaan rute dengan angkot M44, yang akhirnya memengaruhi pendapatan para sopir.

Berdasarkan pantauan detikcom di Balai Kota Jakarta pada Kamis (6/8/2026), sekitar pukul 11.00 WIB, para sopir angkot yang mengenakan seragam berwarna biru tersebut menduduki pintu keluar Balai Kota. Para demonstran juga terlihat mengenakan ikat kepala dengan warna merah putih.

Sanusi, salah satu perwakilan sopir, menjelaskan bahwa aksi ini menuntut pemerintah untuk mengevaluasi rute JakLingko 48A yang dianggap mengganggu operasional trayek angkot lainnya.

Tuntutan Utama Para Sopir

Beberapa poin tuntutan yang diajukan oleh para sopir angkot M44 antara lain:

Pertama, mengubah rute JakLingko 48A agar tidak lagi bertumpang tindih dengan trayek Mikrolet M44 Kampung Melayu-Karet.

Kedua, mengembalikan fungsi JakLingko sebagai angkutan pengumpan (feeder), yaitu melayani jalan-jalan di dalam permukiman sebelum terhubung ke koridor utama atau Transjakarta.

Ketiga, mengalihkan jalur JakLingko 48A ke ruas jalan alternatif, seperti melalui kawasan Tebet Timur Dalam, sehingga tidak melewati jalur yang sama dengan M44.

Keempat, tidak mempermasalahkan tujuan akhir JakLingko menuju Karet, asalkan rute yang dilalui berbeda dengan trayek M44.

Frequently Asked Questions

What is Pramono Minta Dishub Kaji Tuntutan Sopir?

Pramono Minta Dishub Kaji Tuntutan Sopir is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pramono Minta Dishub Kaji Tuntutan Sopir matter?

Pramono Minta Dishub Kaji Tuntutan Sopir matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment