Internasional

Polisi Malaysia Identifikasi Pemasok Narkoba yang Dibawa Pilot ke RI

Polisi Malaysia berhasil mengidentifikasi individu yang diduga sebagai pemasok obat-obatan jenis ekstasi. Barang terlarang tersebut dibawa oleh kopilot

Desk Internasional
Published Agustus 6, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Malaysia Mengungkap Sumber Narkoba yang Dibawa Pilot ke Indonesia
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Malaysia Mengungkap Sumber Narkoba yang Dibawa Pilot ke Indonesia

Wahanaberita.com – Polisi Malaysia berhasil mengidentifikasi individu yang diduga sebagai pemasok obat-obatan jenis ekstasi. Barang terlarang tersebut dibawa oleh kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman, berusia 39 tahun, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Menurut penyelidikan, orang yang dimaksud merupakan salah satu staf operasional yang bekerja di Bandara Internasional Kuala Lumpur atau KLIA.

Individu tersebut termasuk staf yang terlibat dalam pemeriksaan keamanan di KLIA, kami akan memanggilnya untuk pemeriksaan dan, jika perlu, melakukan penangkapan,

— Datuk Hussein Omar Khan, Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (NCID) Bukit Aman

Menurut keterangan yang disampaikan melalui Kantor Berita Bernama pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026, Hussein menjelaskan bahwa penyelidikan awal menunjukkan tersangka mendapatkan narkoba dari sebuah apartemen yang berlokasi di Ampang. Saat ini, fokus penyelidikan telah meluas ke berbagai aspek, termasuk sistem keamanan di area pintu masuk bandara.

Rangkaian Perjalanan Barang Terlarang

Hussein menambahkan bahwa hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa tersangka sempat tiba di KLIA pada pagi hari. Ia kemudian melakukan check-in untuk bagasi yang berisi obat-obatan tersebut. Setelah itu, tersangka meninggalkan bagasi di KLIA sebelum melanjutkan penerbangan ke Kota Kinabalu. Selanjutnya, ia kembali ke Kuala Lumpur dan akhirnya berangkat menuju Jakarta dengan membawa bagasi yang sama.

Sementara itu, pihak Malaysia saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sebagai tindak lanjut, Malaysia juga berencana mengirimkan petugasnya ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan terkait kasus ini.

Kopilot berusia 39 tahun tersebut ditahan oleh otoritas Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penahanan ini terjadi setelah ia diduga mencoba menyelundupkan sebanyak 26 kilogram narkoba ke dalam negeri.

Pilot Tampak Tenang Saat Ditangkap

Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, menyatakan bahwa Saufi awalnya terlihat tenang sebelum akhirnya ditangkap. Ia diamankan setelah kedapatan membawa ekstasi dan sabu-sabu seberat 26 kilogram yang terdeteksi melalui pemeriksaan X-ray.

Yang pasti sih ukuran orang yang membawa narkotika sangat tenang ya. Berarti memang ya masih di bawah pengaruh (narkoba),

— Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang

Keterangan dari Hengky ini disampaikan pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus 2026, saat ia dihubungi oleh media.

Frequently Asked Questions

What is Polisi Malaysia Identifikasi Pemasok Narkoba?

Polisi Malaysia Identifikasi Pemasok Narkoba is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polisi Malaysia Identifikasi Pemasok Narkoba matter?

Polisi Malaysia Identifikasi Pemasok Narkoba matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment