Berita

SMAN 2 Nabire Juara LCC 4 Pilar MPR Papua Tengah, Melaju ke Final Nasional

SMA Negeri 2 Nabire telah meraih gelar juara dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI edisi 2026 level provinsi Papua Tengah. Prestasi ini diraih setelah

Desk Berita
Published Agustus 2, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
Foto : Karen Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. SMAN 2 Nabire Raih Juara LCC 4 Pilar MPR Papua Tengah, Siap ke Final Nasional
  2. Related Reading

SMAN 2 Nabire Raih Juara LCC 4 Pilar MPR Papua Tengah, Siap ke Final Nasional

Wahanaberita.com – SMA Negeri 2 Nabire telah meraih gelar juara dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI edisi 2026 level provinsi Papua Tengah. Prestasi ini diraih setelah sekolah tersebut bangkit dari keterpurukan pada penyelenggaraan tahun lalu. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi komunitas pendidikan di Kabupaten Nabire.

Sebagai pemenang, SMAN 2 Nabire berhak mewakili Papua Tengah dalam Final Nasional yang akan diselenggarakan di Kompleks Parlemen Jakarta pada pertengahan Agustus 2026 mendatang. Pertandingan berlangsung di Aula Gereja Katolik KSK, Distrik Nabire, pada hari Sabtu yang lalu. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah menengah atas di wilayah Papua Tengah.

Perolehan Nilai dan Posisi Pemenang

Sembilan sekolah terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten dan kota saling bersaing dalam kompetisi ini. Setiap tim dituntut menguasai empat pilar utama, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika. Pada babak final, SMAN 2 Nabire berhasil mengumpulkan skor tertinggi sebesar 125 poin dan melaju sebagai juara pertama. SMA YPPK Adhi Luhur berada di posisi kedua dengan perolehan 110 poin. Sementara itu, SMAN 1 Nabire meraih 85 poin dan menempati peringkat ketiga.

Dengan demikian, Regu A dari SMA Negeri 2 Nabire keluar sebagai pemenang pada babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua Tengah. Selamat kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya, ujar Dewan Juri Daerah Ebit Rusali, Minggu (2/7/2026).

Syukur dan Harapan dari Para Peserta

Perwakilan SMAN 1 Nabire menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berpartisipasi dalam lomba ini. Mereka merasa mendapatkan banyak pengalaman berharga selama proses persiapan. Kehadiran mereka di ajang bergengsi ini membuktikan kualitas pendidikan di Nabire yang terus meningkat.

Kami mengucapkan terima kasih kepada MPR RI yang telah menyelenggarakan lomba ini sehingga kami dapat menambah wawasan mengenai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kami mohon maaf kepada seluruh pendukung karena belum mampu memberikan hasil terbaik. Namun kami percaya, apa yang sudah tertakar tidak akan tertukar, ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan SMA YPPK Adhi Luhur juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang telah diraih bersama. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kami bersyukur dapat berdiri hingga di titik ini. Terima kasih kepada panitia, guru pendamping, dan seluruh peserta. Menang dan kalah hanyalah hasil akhir, tetapi semangat belajar dan pengalaman yang kami peroleh jauh lebih berharga, ujarnya.

Perjuangan Guru dan Siswa Menuju Nasional

Guru pendamping SMAN 2 Nabire, Risiputri Budi Nuradelia, menceritakan kebanggaannya atas perjuangan para siswa yang akhirnya berbuah manis. Ia menjelaskan bahwa proses persiapan membutuhkan dedikasi tinggi dari semua pihak.

Tahun lalu kami belum berhasil meraih juara. Namun tahun ini anak-anak tampil luar biasa. Mereka bekerja keras demi mewujudkan impian dapat mewakili Papua Tengah ke tingkat nasional di Jakarta. Bagi kami yang berada di Papua, kesempatan itu merupakan kebanggaan yang sangat besar, tuturnya.

Risiputri juga menjelaskan bahwa keterbatasan waktu menjadi tantangan utama selama proses persiapan lomba. Sebagai seorang ibu dari dua balita, ia bahkan sering membawa anak-anaknya ke sekolah agar tetap bisa mendampingi latihan para siswa. Dukungan dari keluarga dan sekolah menjadi kunci keberhasilan mereka.

Bersama Ibu Rani, kami mendampingi mereka hingga sore hari karena melihat semangat belajar yang luar biasa dari anak-anak, katanya.

Kini, intensitas latihan akan ditingkatkan menjadi setiap hari setelah jam sekolah berakhir. Risiputri menyatakan optimisme tinggi bahwa sekolahnya mampu mengharumkan nama Papua Tengah di kancah nasional. Baca juga: SMAN 2 Nabire Juara LCC 4 Pilar MPR Papua Tengah.

Tahun lalu kami hanya menjadi penonton setelah gagal di babak penyisihan. Hari ini kami membuktikan bahwa kami mampu menjadi juara tingkat provinsi. Kami akan bekerja lebih keras lagi agar dapat mengharumkan nama Papua Tengah di tingkat nasional, tegasnya.

Peserta SMAN 2 Nabire, Lionel Alexander Woraday, mengakui bahwa perjalanan menuju gelar juara sangat menguras tenaga. Ia menyebutkan bahwa mereka sempat mendapatkan dispensasi dari sekolah untuk memperbanyak waktu latihan. Semangat juang mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua.

Kalau hari ini kami membawa nama sekolah, keluarga, dan Kabupaten Nabire, maka di tingkat nasional kami membawa nama Provinsi Papua Tengah. Karena itu kami akan mempersiapkan diri jauh lebih maksimal lagi, pungkasnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang LCC 4 Pilar MPR

Apa itu Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR?

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR adalah kompetisi nasional yang menguji pemahaman peserta terhadap empat pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kapan Final Nasional akan diselenggarakan?

Final Nasional LCC 4 Pilar MPR RI 2026 akan diadakan di Kompleks Parlemen Jakarta pada pertengahan Agustus 2026.

Siapa saja yang mewakili Papua Tengah di Final Nasional?

SMAN 2 Nabire akan menjadi perwakilan Papua Tengah setelah meraih juara pertama di tingkat provinsi Papua Tengah.

Bagaimana cara mengikuti lomba tahun depan?

Calon peserta dapat mendaftar melalui sekolah masing-masing yang akan melakukan seleksi tingkat kabupaten atau kota sebelum melaju ke tingkat provinsi.

Leave a Comment