Berita

Pakar Apresiasi Prabowo Dinilai Konsisten Buktikan Janji Kerja

Seorang pakar komunikasi dan manajemen, Dr. M. Fariza Y. Irawady, memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo. Ia menilai bahwa Presiden telah

Desk Berita
Published Juli 23, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Karen Williams - wahanaberita.com

Pakar Apresiasi Prabowo Dinilai Konsisten dalam Membuktikan Janji Kerja

Wahanaberita.com – Seorang pakar komunikasi dan manajemen, Dr. M. Fariza Y. Irawady, memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo. Ia menilai bahwa Presiden telah konsisten membuktikan janji-janji kerjanya melalui tindakan nyata yang terlihat dalam kinerja pemerintahan selama ini. Menurut Fariza, komunikasi publik yang dilakukan Presiden tidak hanya menyebarkan harapan, tetapi juga membuktikan bahwa harapan tersebut dapat diwujudkan dalam kinerja pemerintahan yang nyata.

Ungkapan tersebut disampaikan Fariza menanggapi pernyataan Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/7). Dalam pidato tersebut, Presiden menyebutkan bahwa pemerintah telah menyelesaikan lebih dari seratus delapan persoalan selama delapan belas bulan masa kepemimpinannya. Hal ini menunjukkan bahwa Pakar Apresiasi Prabowo Dinilai Konsisten dalam menepati setiap komitmen yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

“Mungkin hitungan kita terakhir lebih dari 108 masalah, 110 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun lebih, 18 bulan pemerintahan kita. Ini prestasi yang bukan kecil,” kata Prabowo.

Presiden juga menekankan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah merasa puas. Ia menegaskan pentingnya menjaga sikap rendah hati dalam menjalankan roda pemerintahan. Selain itu, Prabowo menyoroti transformasi yang dilakukan Danantara Indonesia. Dari total seribu tujuh puluh tujuh entitas Badan Usaha Milik Negara, sekitar dua ratus lima puluh entitas telah dikonsolidasikan melalui restrukturisasi dalam delapan belas bulan pertama pemerintahan. Langkah ini berhasil menghasilkan efisiensi hingga lima puluh triliun rupiah.

Komunikasi Publik sebagai Fondasi Kepercayaan

Menanggapi hal tersebut, Fariza menilai bahwa komunikasi publik Presiden tidak hanya berfungsi sebagai arahan bagi jajaran kabinet, tetapi juga membangun kepercayaan dan optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa konsistensi Presiden dalam membuktikan janji kerja menjadi contoh baik bagi seluruh aparatur negara.

“Presiden Prabowo terus menyalakan api harapan bangsa melalui kebijakan yang memperkuat ekonomi nasional yang mampu diimplementasikan secara nyata, bukan sekadar menebar harapan,” ujar Fariza dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2026).

Fariza menilai bahwa taklimat Presiden pada sidang kabinet memiliki makna strategis dari perspektif komunikasi publik. Pesan yang disampaikan tidak hanya ditujukan sebagai arahan internal kepada kabinet, tetapi juga sebagai upaya membangun kepercayaan, harapan, dan optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan nasional. Konsistensi ini menjadi bukti nyata bahwa Pakar Apresiasi Prabowo Dinilai Konsisten dalam setiap langkah kepemimpinannya.

“Sebagai pembelajar komunikasi dan manajemen, saya menilai apa yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan bentuk komunikasi kepemimpinan yang efektif. Presiden tidak sekadar menyampaikan capaian dan target pemerintah, tetapi juga membangun keyakinan publik bahwa bangsa ini memiliki arah yang jelas, fondasi ekonomi yang semakin kuat, dan masa depan yang layak untuk diperjuangkan. Inilah cara seorang pemimpin yang memberikan optimisme kepada masyarakat melalui komunikasi yang jujur, terukur, dan berbasis kerja nyata,” kata Fariza.

Peran Penting dalam Komunikasi dan Kehumasan

Fariza pernah mengemban amanah sebagai Staf Khusus dan Tenaga Ahli Bidang Komunikasi dan Kehumasan pada beberapa kementerian dan lembaga. Pengalaman tersebut mencakup Kemenpan RB, Kemenko Polhukam, dan Korlantas Polri. Saat ini, ia membantu Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai Tenaga Ahli Bidang Komunikasi dan Kehumasan.

Di sisi lain, Fariza juga menyampaikan apresiasi kepada Rosan P Roeslani sebagai Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia. Menurutnya, Rosan berhasil menerjemahkan arahan Presiden menjadi program transformasi yang terukur dan berdampak nyata. Hal ini sejalan dengan penilaian bahwa Pakar Apresiasi Prabowo Dinilai Konsisten dalam memimpin perubahan besar di sektor BUMN.

“Keberhasilan Danantara melakukan konsolidasi perusahaan negara mencerminkan kepemimpinan Pak Rosan Roeslani yang mampu mengeksekusi visi Presiden Prabowo. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam membangun BUMN kedepan,” ungkapnya.

Fariza juga mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo yang pada tahun dua ribu dua puluh enam mengalokasikan lebih dari satu juta kuota Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Kebijakan yang diimplementasikan oleh BPJPH dengan Babe Haikal sebagai nahkodanya tersebut telah membantu meningkatkan daya saing sekaligus kesejahteraan pelaku UMK. Hingga saat ini, lebih dari tiga juta pelaku UMK telah memiliki Sertifikat Halal.

Selain itu, sekitar seratus dua puluh ribu Pendamping Proses Produk Halal (P3H) juga memperoleh insentif, bahkan mencapai setara satu kali Upah Minimum Regional (UMR) atas peran mereka dalam mendampingi UMK mengurus sertifikasi halal.

“Ini sekaligus juga membuktikan bahwa Presiden Prabowo bukan sekedar omon omon – tapi Walk The Talk, menjalankan apa yang diucapkannya,” pungkas Fariza.

Leave a Comment