Berita

Key Strategy: Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur

Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat Strategi Pemberdayaan UMKM di Desa Karanganyar Borobudur Key Strategy menjadi fokus utama Kementerian Sosial (Kemensos)

Desk Berita
Published Juli 18, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat Strategi Pemberdayaan UMKM di Desa Karanganyar Borobudur

Key Strategy menjadi fokus utama Kementerian Sosial (Kemensos) dalam kolaborasi dengan Bank Mandiri untuk meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat Desa Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya nasional mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) di daerah pedesaan, terutama di sekitar wisata budaya Candi Borobudur. Dengan pendekatan holistik, Kemensos dan Bank Mandiri menggandengkan sumber daya manusia, modal, serta pelatihan digital untuk membangun ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Langkah Kolaboratif untuk Meningkatkan Potensi Desa Wisata

Desa Karanganyar, yang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi di sekitar Candi Borobudur, memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata lokal. Namun, masih banyak warga yang hanya berperan sebagai penjual souvenir tanpa memiliki kemampuan produksi. Key Strategy ini bertujuan mengubah pola tersebut dengan menyediakan alat produksi sablon dan pelatihan desain produk untuk memperkuat kemandirian ekonomi. Dengan dukungan dari Kemensos dan Bank Mandiri, harapan besar diusahakan agar desa ini bisa menjadi pusat pengembangan UMKM yang berdaya saing.

Kelompok kerja sama ini juga memperhatikan aspek ekonomi lokal yang selama ini terabaikan. Dengan memanfaatkan lokasi strategis di dekat Candi Borobudur, desa ini diharapkan bisa mengembangkan industri kreatif yang lebih menarik dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Key Strategy dalam program ini meliputi pengalokasian bantuan peralatan sablon seperti printer DTF, oven curing, dan roll kain teflon, yang diberikan oleh Kemensos. Sementara itu, Bank Mandiri memberikan laptop serta akses pelatihan desain dan digital marketing untuk memperluas pasar produk.

Program Pelatihan dan Pendampingan untuk Masyarakat Desa

Sebagai bagian dari Key Strategy, Bank Mandiri tidak hanya memberikan alat tetapi juga program pelatihan yang fokus pada penguasaan teknik desain dan strategi pemasaran digital. Ini dilakukan untuk memastikan masyarakat Desa Karanganyar tidak hanya mampu memproduksi barang tetapi juga mampu mengelola dan memasarkan usahanya secara efektif. Key Strategy ini menekankan pada pengembangan keterampilan dan kemandirian ekonomi, yang dianggap sebagai kunci utama pertumbuhan UMKM.

“Kami menyadari bahwa Key Strategy untuk pemberdayaan UMKM harus mencakup dua aspek: akses modal dan keterampilan manajemen. Dengan pemberian alat produksi dan pelatihan, kami berharap masyarakat bisa membangun usaha yang lebih mandiri,” jelas Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam pernyataannya, Sabtu (18/7/2026).

Program ini juga menekankan pentingnya pendampingan langsung dari para pelaku UMKM. Dengan adanya tenaga ahli dari Bank Mandiri, warga desa bisa belajar cara memasukkan teknologi digital ke dalam operasional bisnis, mulai dari desain grafis hingga pengelolaan media sosial. Suyatno, Kepala Desa Karanganyar, menyambut baik langkah ini. “Kehadiran Key Strategy ini memberikan kepercayaan bahwa desa kami bisa menjadi pusat inovasi ekonomi,” tambahnya.

Pengembangan Produk Unik untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisata

Salah satu aspek utama dari Key Strategy adalah pengembangan produk unik yang bisa menarik minat wisatawan. Dengan akses ke alat sablon dan pelatihan desain, warga Desa Karanganyar diharapkan bisa menciptakan produk yang tidak hanya bernilai ekonomi tinggi tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya lokal. Produk seperti kaos khas Borobudur atau souvenir gerabah akan lebih diminati jika memiliki desain yang menarik dan kualitas produksi yang konsisten.

“Kami yakin Key Strategy ini akan memberikan dampak jangka panjang. Dengan keahlian baru, masyarakat bisa mengeksplorasi peluang usaha yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan secara bertahap,” ujar Senior Vice President Bank Mandiri Sri Dono Indarto.

Program ini juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga desa. Suyatno menambahkan bahwa bantuan dari Kemensos dan Bank Mandiri membuka jalan bagi pengurangan ketergantungan pada pemasok eksternal. “Dengan Key Strategy ini, kami bisa memproduksi sendiri, sehingga lebih mengontrol kualitas dan harga produk,” pungkas Suyatno.

Manfaat Jangka Panjang dan Harapan Masa Depan

Kolaborasi antara Kemensos dan Bank Mandiri di Desa Karanganyar diharapkan menjadi contoh terbaik dalam pemberdayaan UMKM. Key Strategy ini tidak hanya memperkuat sisi produksi tetapi juga membangun kapasitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan. Dengan pertumbuhan ekonomi lokal yang signifikan, desa ini bisa menjadi pusat ekonomi baru yang menginspirasi desa-desa lain di Indonesia.

Leave a Comment