PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
Latest Program – Program terbaru yang digelar oleh PAM JAYA adalah Union Gathering 2026, sebuah acara yang bertujuan memperkuat sinergi antar serikat pekerja dan membangun harmoni internal. Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan kolaborasi serta menjaga hubungan industri yang sehat, sekaligus mendorong produktivitas dalam mencapai target pelayanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat Jakarta. Dengan menekankan pentingnya kemitraan, PAM JAYA berharap bisa menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendorong kemajuan bersama.
Komitmen Kolaborasi dan Transformasi Perusahaan
PAM JAYA telah menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis, terutama dalam menghadapi transformasi besar-besaran yang sedang dijalani perusahaan. Integrasi Serikat Pekerja Air (SPAJ) ke dalam SP PDAM Jakarta menjadi salah satu wujud kebersamaan tersebut, yang secara resmi ditandatangani pada 8 Juli 2026. Tindakan ini diharapkan memperkuat konsolidasi sumber daya manusia serta mempercepat proses modernisasi layanan air minum di ibu kota.
“Kami percaya, semakin solid serikat pekerja, semakin kuat pula dukungan terhadap transformasi PAM JAYA dan target pelayanan air minum bagi seluruh warga Jakarta,” ujar Fachmi, salah satu pemimpin acara. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperkuat harmoni internal, tetapi juga sebagai upaya membangun konsensus bersama dalam menghadapi tantangan yang dihadapi sektor air minum saat ini.
“Union Gathering berperan penting dalam menyatukan semangat seluruh elemen pekerja saat menghadapi transformasi perusahaan,” kata Wisnu, wakil manajemen PAM JAYA. Ia menekankan bahwa kemitraan dengan serikat pekerja merupakan fondasi utama dalam menjamin keberlanjutan operasional dan kesejahteraan karyawan. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk mengumumkan rencana penguatan infrastruktur dan penerapan teknologi terkini dalam layanan air minum.
Partisipasi Serikat Pekerja dan Pemerintah Daerah
Acara Union Gathering 2026 dihadiri oleh empat serikat pekerja, yaitu SP PDAM Jakarta, SPAI PDAM Jaya, SPAJ, serta PUK SPDT FSPMI PAM JAYA. Kehadiran mereka menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dalam mengawal program terbaru perusahaan. Selain itu, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan sektor air minum di wilayah DKI.
Menurut Hari Kusmanto, seorang perwakilan dari serikat pekerja, harmoni antara perusahaan dan pekerja adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa sinergi yang terbangun melalui program terbaru ini akan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi perubahan sektor dan memastikan keberlanjutan layanan air minum. “Konsolidasi dan kolaborasi yang terus dipertahankan akan memperkuat fondasi perusahaan dalam mencapai visi jangka panjang,” tambahnya.
“Program terbaru ini tidak hanya tentang kegiatan rutin, tetapi juga merupakan langkah konkret untuk menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap kesejahteraan karyawan dan kemajuan industri,” kata Wisnu. Ia menegaskan bahwa PAM JAYA akan terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan Union Gathering juga diharapkan menjadi model bagi perusahaan-perusahaan lain dalam membangun hubungan yang sehat dengan serikat pekerja.
Manfaat dan Harapan untuk Masa Depan
Manfaat dari program terbaru ini, menurut para peserta, terutama terlihat dalam pengembangan komunikasi dua arah antara manajemen dan karyawan. Selain memperkuat harmoni internal, acara ini juga menjadi wadah untuk mendiskusikan permasalahan yang sering dihadapi pekerja, seperti peningkatan kesejahteraan dan akses ke pelatihan keterampilan. Dengan adanya dialog terbuka, PAM JAYA berharap bisa memperbaiki sistem pengelolaan serta meningkatkan kepuasan masyarakat.
Adapun harapan dari manajemen PAM JAYA adalah agar program terbaru ini menjadi penggerak untuk mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air minum di seluruh wilayah DKI Jakarta. “Kami yakin, sinergi dan harmonisasi internal akan membawa dampak positif dalam pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta peningkatan daya saing perusahaan,” jelas Fachmi. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan serikat pekerja dalam setiap tahap transformasi akan membantu mengurangi risiko kesenjangan dan mempercepat penerapan inovasi.
