Berita

630 Pemuda di Tulungagung Terpapar Positif HIV-AIDS

630 Pemuda di Tulungagung Terpapar Positif HIV-AIDS Remaja jadi korban penyebaran virus yang semakin mengkhawatirkan 630 Pemuda di Tulungagung Terpapar

Desk Berita
Published Juli 15, 2026
Reading time 1 minutes
Conversation No comments

630 Pemuda di Tulungagung Terpapar Positif HIV-AIDS

Remaja jadi korban penyebaran virus yang semakin mengkhawatirkan

630 Pemuda di Tulungagung Terpapar Positif – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di Tulungagung, Jawa Timur, mencatat adanya 630 remaja yang terdiagnosis HIV-AIDS. Penyebaran virus ini kini mulai mengarah ke kelompok usia pelajar, menunjukkan pergeseran tren yang memerlukan perhatian khusus.

Dalam wawancara saat sosialisasi di SMKN 1 Boyolangu, Sekretaris KPA Tulungagung Ifada Nurrohmania menyebutkan bahwa total Orang dengan HIV (Odhiv) di wilayah setempat mencapai 4.540 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berada dalam rentang usia produktif.

“Menurut Ifada, dari total tersebut terdapat 630 remaja berusia 13 hingga 25 tahun yang terjangkit HIV. Hal ini memicu kekhawatiran karena menunjukkan pergeseran tren penyebaran,” kata Ifada.

KPA mencatat adanya pergeseran usia yang terkena HIV-AIDS, dengan dominasi pada kelompok 15-19 tahun. Kemunculan kasus di usia ini diakui oleh beberapa faktor, seperti praktik seks bebas dan penularan dari orang tua yang positif.

“Lanjutnya, Ifada menjelaskan bahwa mayoritas remaja yang terinfeksi lebih terkait dengan hubungan seksual bebas, dengan sebagian besar berjenis kelamin heteroseksual. Namun, ada juga yang berjenis kelamin homoseksual,” ujar Ifada.

Untuk menangani peningkatan kasus ini, KPA mengintensifkan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan pembinaan kepada pelajar. Beberapa fokus utama yang diberikan termasuk menghindari hubungan seks sebelum menikah serta mengurangi praktik perundungan di kalangan remaja.

“‘Kuncinya adalah mencintai tanpa telanjang, jangan terbujuk rayu untuk melakukan hubungan seks sebelum menikah,’ ujar Ifada.”

Baca berita selengkapnya di sini.

Leave a Comment