Insiden Kecelakaan Truk Angkut Tim Sepak Bola di NTT, Satu Orang Tewas
Truk Angkut Tim Sepak Bola Terguling – Kecelakaan maut terjadi pada Selasa (7/7/2026) di Kampung Pateng, Desa Pateng Lesu, Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Truk angkut tim sepak bola yang sedang membawa para pemain dan penonton ke turnamen Waning Cup II mengalami kecelakaan serius saat melintas di jalan tersebut. Insiden ini mengakibatkan satu korban tewas seketika dan sembilan orang lain terluka, dengan beberapa dari mereka mengalami cedera serius.
Detail Kecelakaan dan Lokasi
Dikutip dari detikBali, kecelakaan terjadi saat truk yang berjalan di jalan desa tersebut mengalami kecelakaan tungging. Dalam peristiwa ini, truk menabrak pembatas jalan hingga terguling, menyebabkan kaca depan dan bagian samping mobil retak dan berantakan. Lokasi kejadian terletak di daerah yang cukup terpencil, sehingga membutuhkan waktu beberapa jam bagi tim medis untuk sampai di tempat kejadian.
Menurut Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, kecelakaan tersebut menimbulkan dampak besar karena jumlah korban yang cukup tinggi. “Satu orang (meninggal dunia),” ungkapnya, seperti dilaporkan detikBali pada Rabu (8/7/2026). Ia menjelaskan bahwa penyelidikan oleh anggota masih berlangsung untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
Kondisi Korban dan Penanganan Darurat
Korban yang meninggal dunia adalah seorang pemain sepak bola dari tim yang dibawa oleh truk tersebut. Sementara itu, sembilan korban lainnya mengalami luka-luka, dengan beberapa kondisi kritis. Mereka segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, yang merupakan rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian. Korban yang terluka parah sedang menjalani perawatan intensif, sementara yang terluka ringan dirawat di Puskesmas Waning.
Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa truk tersebut terlihat berjalan dengan kecepatan tinggi saat mendekati tikungan tajam. “Truk itu masuk ke jalan yang cukup curam, kemudian tiba-tiba terguling,” kata seorang warga setempat, Surya, yang mengetahui kejadian melalui temannya. Informasi ini mengarah pada kemungkinan kecelakaan terjadi akibat kurangnya perhatian pengemudi atau faktor jalan yang licin.
Tanggapan Petugas dan Penyelidikan
Setelah menerima laporan, petugas dari Satlantas segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. “Kami sedang mencari sumber kecelakaan dan memastikan semua korban telah ditemukan,” kata AKP Supartha. Dalam penyelidikan awal, petugas mengungkap bahwa kecelakaan terjadi saat truk mengalami kehilangan kendali di jalan yang terlihat cukup sempit dan tidak dilengkapi dengan marka jalan.
Sementara itu, keluarga korban serta tim medis di lokasi kejadian berupaya mempercepat proses evakuasi. Truk angkut tim sepak bola tersebut diperkirakan mengangkut sekitar 20 orang, termasuk pemain, pelatih, dan penonton. Dengan adanya kecelakaan ini, penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui apakah ada faktor teknis, seperti kesalahan rem atau kebocoran bensin, yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut.
Insiden ini memicu kekhawatiran terhadap keselamatan transportasi saat berangkat ke luar daerah, terutama bagi tim olahraga yang sering mengikuti kompetisi. Banyak warga di sekitar desa mengeluhkan kebutuhan penggunaan jalan yang lebih baik dan penambahan tanda-tanda peringatan di daerah rawan kecelakaan.
Korban yang meninggal telah dikuburkan, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Komodo. Tim penyelidik Polres Manggarai Barat berjanji akan segera mengumumkan penyebab pasti kecelakaan tersebut dalam beberapa hari ke depan. Dalam rangka menghindari kejadian serupa, pihak berwenang berencana melakukan inspeksi ulang terhadap jalur yang digunakan oleh truk angkut tim sepak bola.
