Berita

Polisi Tangkap 1 ‘Rayap Besi’ Pencuri Pagar Taman Flyover Kampung Melayu

Polisi Tangkap 1 Rayap Besi Pencuri Pagar Taman Flyover Kampung Melayu Polisi Tangkap 1 Rayap Besi Pencuri - Dalam upaya menegakkan hukum, polisi berhasil

Desk Berita
Published Juli 8, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Polisi Tangkap 1 Rayap Besi Pencuri Pagar Taman Flyover Kampung Melayu

Polisi Tangkap 1 Rayap Besi Pencuri – Dalam upaya menegakkan hukum, polisi berhasil menangkap satu dari lima pelaku pencurian pagar besi di area taman yang berada di bawah flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur. Aksi pencurian ini menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekitar, karena pagar besi yang hilang merupakan bagian vital dari fasilitas umum. Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik mengidentifikasi dan menangkap pelaku utama, yang dikenal sebagai ‘rayap besi’ karena keahliannya dalam merobek struktur logam.

Kapolsek Jatinegara Beri Penjelasan

Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengungkapkan bahwa penyidik sedang berupaya memburu pelaku lain yang masih berkeliaran. “Sudah diamankan satu orang,” kata Samsono kepada wartawan, Rabu (8/7/2026), dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa jumlah total tersangka mencapai lima orang, yang dikenal memiliki strategi operasi yang terencana. “Masih mencari yang lain ya,” tambahnya, menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh jaringan pencurian.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bukti bahwa para pelaku menggunakan alat seperti linggis dan palu untuk melepas pagar besi dari tempatnya. Aksi ini dilakukan secara diam-diam, sehingga tidak mencurigakan bagi warga sekitar. Menurut sumber terpercaya, pelaku memanfaatkan waktu yang tepat, seperti dini hari atau sore hari, untuk menghindari kecurigaan dari pengunjung taman atau pengendara yang melewati flyover.

Aksi Rayap Besi Terbongkar

Dilansir Antara, Selasa (7/7/2026), warga sekitar seperti Ana (38) menyebutkan bahwa kejadian pencurian terjadi dalam empat hari terakhir. “Seminggu lalu, pagarnya masih ada, tapi beberapa hari ini, sekitar tiga sampai empat hari sudah habis, cepat sekali hilangnya pagarnya sama pencuri,” katanya. Ana mengungkapkan bahwa para pelaku menggunakan bajaj sebagai alat transportasi, di mana besi-besi yang dicuri ditaruh di atas kendaraan tersebut lalu dibawa pergi.

Kelompok pencuri ini tidak hanya menyasar pagar besi di taman tersebut, tetapi juga beberapa titik lain di sekitar area. Para pelaku diketahui tidak dikenal oleh masyarakat lokal, sehingga aksi mereka terasa begitu mengejutkan. Polisi menyatakan bahwa para tersangka mungkin memiliki rencana jangka panjang untuk memanfaatkan struktur logam di daerah tersebut sebagai bahan ekonomi. Pemerintah setempat sedang berupaya memperkuat keamanan di lokasi taman untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Dalam laporan kepolisian, penangkapan satu ‘rayap besi’ memicu harapan bahwa kasus ini dapat menjadi titik balik dalam menangani serangkaian aksi pencurian di sekitar Jakarta Timur. Aksi para pelaku ini menyebabkan kerugian besar, karena pagar besi yang dicuri merupakan bahan konstruksi yang bernilai tinggi. Polisi juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika kejadian serupa sering terjadi.

Pelaku dianggap cukup terampil, karena mereka mampu merobek pagar besi tanpa menyisakan jejak. Para tersangka menggunakan metode yang efisien, yaitu dengan membagi tugas secara terstruktur. Beberapa orang bertugas mengawasi lingkungan sekitar, sementara yang lain mengangkut hasil pencurian. Kebocoran informasi tentang aksi mereka juga berperan penting, karena menjelaskan bahwa kejadian ini tidak terlepas dari kurangnya pengawasan di area taman.

Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi juga menyita barang bukti seperti linggis, palu, dan bajaj yang digunakan dalam aksi pencurian. Dalam beberapa hari terakhir, polisi terus mengumpulkan bukti dan saksi untuk memperkuat kasus. “Kita masih butuh informasi lebih lanjut dari warga dan saksi mata,” kata Samsono, menambahkan bahwa tindakan pencurian ini telah menyebar cepat melalui media sosial, memicu perhatian publik. Kini, polisi fokus pada pengejaran pelaku lain yang dianggap sebagai ‘rayap besi’ dalam operasi ini.

Dengan penangkapan satu pelaku, kasus pencurian pagar taman di flyover Kampung Melayu menjadi sorotan. Polisi menyatakan bahwa kejadian ini menunjukkan adanya gangguan keamanan di area fasilitas umum. Warga mengharapkan upaya yang lebih intensif dari pihak kepolisian untuk menangkap seluruh pelaku. “Saya berharap mereka segera dapat menangkap semua orang, agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Ana, sambil menunjukkan kekhawatirannya. Dengan langkah-langkah preventif, seperti pemasangan kamera pengawas dan penguatan patroli, polisi berharap dapat menekan aksi ‘rayap besi’ di masa depan.

Leave a Comment