Waka MPR: Gerakan Pramuka Harus Jadi Instrumen Bentuk Generasi Unggul
Waka MPR Lestari Moerdijat menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul. Dalam peringatan
Table of Contents
Waka MPR: Gerakan Pramuka Harus Jadi Instrumen Bentuk Generasi Unggul
Wahanaberita.com – Waka MPR Lestari Moerdijat menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Gerakan Pramuka, Waka MPR menekankan pentingnya organisasi kepanduan sebagai instrumen utama dalam mempersiapkan pemuda Indonesia menghadapi tantangan global. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di hadapan para anggota dan pengurus Gerakan Pramuka seluruh Indonesia.
Menurut Waka MPR yang akrab dipanggil Rerie, momentum HUT ke-65 ini harus dimanfaatkan secara maksimal. “Momentum HUT ke-65 Gerakan Pramuka harus dimanfaatkan untuk mengokohkan eksistensi organisasi kepanduan itu sebagai wahana pembentukan karakter dan kepemimpinan para pemuda di Tanah Air,” ujar Lestari. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Waka MPR melihat potensi besar dari gerakan pramuka dalam konteks pembangunan nasional jangka panjang.
Menjawab Tantangan Bonus Demografi
Perayaan tahun ini mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Waka MPR menjelaskan bahwa tema ini sangat relevan dengan kondisi demografi Indonesia saat ini. Rerie menyoroti bahwa 70% penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Angka ini harus dikelola dengan baik agar tidak berubah menjadi masalah sosial dan ekonomi.
Pemuda harus segera bergerak menciptakan kepemimpinan yang kolaboratif dan siap menerima tongkat estafet menuju Indonesia Emas. Waka MPR menambahkan bahwa Gerakan Pramuka dapat menjadi jembatan antara generasi tua dan generasi muda dalam mentransfer nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan pramuka, pemuda belajar tentang kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab sosial yang menjadi fondasi kepemimpinan nasional.
Nilai-Nilai Pancasila sebagai Fondasi
Kepemimpinan pemuda yang dibangun harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta empat pilar utama visi Indonesia Emas 2045. Keempat pilar tersebut mencakup kedaulatan dan persatuan, pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta pemerataan pembangunan. Waka MPR menekankan bahwa keempat pilar ini harus diintegrasikan ke dalam setiap program Gerakan Pramuka.
“Gerakan Pramuka harus mampu menjadi satu instrumen yang efektif dalam upaya membentuk generasi unggul dan berjiwa kebangsaan. Ini adalah kunci mencetak generasi emas 2045,” pungkasnya.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini meyakini bahwa dengan pengelolaan yang tepat, bonus demografi dapat menjadi kekuatan besar bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Waka MPR juga menyebutkan bahwa sinergi antara Gerakan Pramuka dengan berbagai sektor pembangunan akan menghasilkan dampak yang lebih signifikan.
Implementasi Program di Tingkat Daerah
Untuk mencapai tujuan tersebut, Waka MPR mengusulkan agar setiap cabang Gerakan Pramuka di daerah menyusun program kerja yang terukur. Program-program tersebut harus mencakup pengembangan keterampilan kepemimpinan, literasi digital, dan kewirausahaan. Dengan pendekatan ini, pemuda Indonesia tidak hanya memiliki karakter yang kuat, tetapi juga kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman.
Waka MPR berharap bahwa dalam lima tahun ke depan, Gerakan Pramuka dapat menghasilkan ribuan pemimpin daerah yang siap berkontribusi dalam pembangunan nasional. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan kualitas manusia yang unggul.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pernyataan Waka MPR
Apa peran utama Gerakan Pramuka menurut Waka MPR? Gerakan Pramuka berperan sebagai instrumen utama dalam membentuk generasi unggul dan berjiwa kebangsaan melalui pembentukan karakter dan kepemimpinan pemuda.
Berapa persen penduduk Indonesia yang berusia produktif? Menurut Waka MPR, 70% penduduk Indonesia berada pada usia produktif yang harus dikelola dengan baik.
Apa tema HUT ke-65 Gerakan Pramuka? Tema HUT ke-65 Gerakan Pramuka adalah “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kapan pernyataan Waka MPR disampaikan? Pernyataan Waka MPR Lestari Moerdijat disampaikan pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Apa saja empat pilar visi Indonesia Emas 2045? Keempat pilar tersebut mencakup kedaulatan dan persatuan, pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta pemerataan pembangunan.
