Berita

Official Announcement: Motor Teknisi Wifi di Tambora Dicuri gegara Kunci Nyantol, Pelaku Dibekuk

knisi WiFi di Tambora Terungkap, Pelaku Ditangkap Official Announcement - Polsek Tambora, Jakarta Barat, berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor

Desk Berita
Published Juli 20, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : James Thomas - wahanaberita.com

Pencurian Motor Teknisi WiFi di Tambora Terungkap, Pelaku Ditangkap

Wahanaberita.com – Official Announcement – Polsek Tambora, Jakarta Barat, berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor milik seorang teknisi pemasangan jaringan WiFi. Penangkapan ini berdasarkan laporan korban dan bukti-bukti dari rekaman kamera pengawas yang merekam aksi pelaku. Official Announcement ini memberi penjelasan lengkap tentang kronologi kejadian dan langkah-langkah pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

Kronologi dan Buktian dari CCTV

Pencurian terjadi pada Jumat, 1 Mei, saat korban, AZ, sedang bekerja di lokasi pemasangan internet. Motor Honda Vario yang ditinggalkan di dekat area kerja ternyata hilang dalam hitungan menit. Official Announcement menyebutkan bahwa korban melaporkan kejadian ini ke polisi setelah mengetahui motor tidak lagi ada di tempat parkir.

“Beberapa menit setelah memulai pekerjaan, rekan korban menyampaikan bahwa sepeda motor korban tidak lagi ada di tempat parkir,” kata Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat dalam Official Announcement terbarunya, Senin (20/7/2026).

Kasus ini menjadi viral karena aksi pelaku yang memanfaatkan celah kecil, yaitu kunci kontak yang masih terpasang. Dengan memanfaatkan keadaan korban yang lengah, pelaku mengambil kesempatan untuk mengambil motor secara diam-diam. Official Announcement menegaskan bahwa CCTV menjadi alat penting dalam mengungkap peristiwa ini.

Pelaku Dibekuk, Mengaku Menjual Motor Curian

SN, pelaku pencurian, ditangkap pada Jumat, 17 Juli, setelah petugas melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman kamera pengawas. Pria berusia 28 tahun itu mengaku telah menjual motor curian ke kawasan Angke dengan harga Rp2,5 juta untuk kebutuhan sehari-hari. Official Announcement menyebutkan bahwa pelaku baru pertama kali melakukan tindak pidana ini.

“Saya hanya ingin mengambil kendaraan karena melihat kunci masih menempel. Saya tidak sadar itu bisa terjadi,” ujar SN dalam Official Announcement saat diperiksa oleh petugas.

Menurut Kapolsek Tambora, aksi pencurian ini dilakukan secara spontan. Pelaku mengetahui korban meninggalkan motor di lokasi yang tidak terawasi, lalu memanfaatkan celah tersebut. Official Announcement juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat untuk memastikan kunci kendaraan dicabut sebelum memarkirkannya, terlepas dari durasi penggunaan.

Langkah Kepolisian dan Peringatan untuk Masyarakat

Dalam Official Announcement terkini, Kapolsek Wahyu Hidayat meminta masyarakat Tambora untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perbuatan pencurian. “Saya mengimbau warga agar selalu mencabut kunci motor saat memarkirkannya, bahkan jika hanya sebentar,” tambahnya. Peringatan ini diharapkan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

SN kini dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Official Announcement menyatakan bahwa petugas juga menemukan bukti-bukti lain yang digunakan pelaku untuk mengelabui korban.

“Kami telah menangkap pelaku berdasarkan bukti yang kuat. Ini adalah Official Announcement terkait kejadian yang mengguncang komunitas Tambora,” pungkas Wahyu dalam Official Announcement terbaru.

Kasus yang Menggambarkan Kecelakaan kecil

Kasus pencurian motor ini menjadi contoh bagaimana kecelakaan kecil bisa berubah menjadi kejahatan besar. Kunci kontak yang terlewat dicabut menjadi celah utama. Official Announcement menekankan bahwa kesadaran individu sangat berperan dalam mencegah kejahatan semacam ini.

Menurut informasi yang didapat, pelaku mencuri motor saat korban sedang sibuk memasang perangkat WiFi. Official Announcement menyebutkan bahwa polisi menghargai kerja korban dalam menyampaikan laporan, yang membantu proses penyelidikan berjalan cepat.

Dengan Official Announcement ini, Kapolsek Tambora mengharapkan masyarakat lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang diparkir. Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat untuk selalu memastikan kunci kendaraan dalam kondisi aman sebelum meninggalkan tempat kerja.

Leave a Comment