Berita

Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia Tewaskan 5 Orang di Papua – 3 Hilang

i Papua, 3 Hilang Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia - Sebuah ledakan bom yang diduga berasal dari sisa perang Perang Dunia II mengguncang Kabupaten Biak

Desk Berita
Published Juni 1, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia Tewaskan 5 Orang di Papua, 3 Hilang

Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia – Sebuah ledakan bom yang diduga berasal dari sisa perang Perang Dunia II mengguncang Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada hari Minggu, 31 Mei 2026. Kejadian ini menyebabkan korban jiwa sebanyak lima orang, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian. Ledakan terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, sekitar pukul 14.45 WIT, dan menimbulkan kerusakan pada beberapa bangunan di sekitar lokasi. Sejumlah warga setempat mengungkapkan kejutan mereka saat melihat dampak dari peledapan yang terjadi secara mendadak.

Pengungkapan Polisi Tentang Ledakan

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menjelaskan bahwa ledakan tersebut diduga berasal dari sisa perang Perang Dunia II yang masih aktif. Menurut keterangan polisi, bom yang meledak kemungkinan ditemukan dalam kondisi tersembunyi dan akhirnya terpicu oleh faktor lingkungan atau aktivitas manusia. “Bom tersebut diduga merupakan sisa perang dari Perang Dunia II. Kami masih mengejar penyebabnya,” katanya kepada detikcom, Minggu (31/5/2026). Ia menambahkan bahwa polisi sedang melakukan investigasi untuk memastikan apakah bom itu terkait dengan konflik masa lalu atau kejadian baru.

Pasca-ledakan, sejumlah personel Brimob diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan daerah sekitar. Garis polisi juga dipasang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai langkah pencegahan terhadap risiko ledakan berikutnya. Ari mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan tidak mendekati zona rawan hingga kondisi stabil. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati TKP dulu sementara kondisi belum stabil, demi mencegah risiko ledakan berikutnya,” tambahnya.

Penyebab dan Proses Investigasi

Pemeriksaan terhadap bom diduga sisa perang Dunia II berlangsung intensif. Petugas kepolisian mengatakan bahwa ledakan tersebut mungkin terjadi karena tidak adanya keamanan yang cukup terhadap area tersebut. Bom yang meledak berukuran kecil, tetapi memicu kerusakan signifikan. Dalam pengungkapan, polisi menekankan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan apakah ada hubungan dengan organisasi tertentu atau kejadian alam yang tidak terduga.

Korban yang tewas diidentifikasi sebagai warga lokal yang tinggal di sekitar lokasi. Lima jenazah sudah ditemukan, sedangkan tiga korban yang masih hilang diduga terperangkap di bawah bangunan yang runtuh akibat ledakan. Polisi menyebut bahwa upaya pencarian terus dilakukan dengan mendirikan tim khusus dan memanfaatkan alat deteksi. “Jenazah korban yang baru ditemukan ini ada 5, sementara 3 masih dalam proses pencarian,” tambah Ari, menegaskan bahwa kondisi di sekitar TKP belum stabil.

Menurut sumber di lapangan, bom yang meledak mungkin berasal dari karung berisi granat atau amunisi yang tertinggal dari pasukan Jerman selama Perang Dunia II. Masyarakat setempat mengungkapkan bahwa ada sejumlah sisa perang yang sering ditemukan di sekitar daerah tersebut, terutama di hutan atau pantai. Namun, ledakan ini terjadi secara mendadak dan menghebohkan warga yang awalnya tidak menyangka adanya ancaman dari sisa perang yang sudah lama terbengkalai.

Penggunaan sisa perang Perang Dunia II di wilayah Papua sebelumnya sering dikaitkan dengan konflik antara kelompok separatisme dan pemerintah. Meski begitu, ledakan kali ini tidak ada indikasi terkait dengan aktivitas politik. Polisi menuturkan bahwa belum ada bukti kuat mengenai motif ledakan tersebut, dan masih dalam penyelidikan. “Ledakan bom diduga sisa perang memang sering terjadi di Papua, tapi ini adalah kasus pertama dalam beberapa bulan terakhir,” tambah sumber yang mengetahui detail investigasi.

Korban yang masih dalam pencarian adalah warga yang terluka atau terjebak dalam bangunan yang runtuh. Polisi sedang memeriksa semua sumber kemungkinan, termasuk sisa perang yang ditemukan di wilayah sekitar. “Ledakan bom diduga sisa perang ini mengingatkan kita akan bahaya dari benda-benda yang sudah lama dibiarkan,” jelas Ari, sementara tim penyelidik berusaha mempercepat proses pencarian korban. Dengan demikian, kejadian ini tidak hanya menjadi peristiwa tragis, tetapi juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat.

Leave a Comment