Berita

Important Visit: Menbud Dorong Museum Negeri Sulut Jadi Infrastruktur Kebudayaan & Ekonomi

Menbud Dorong Museum Negeri Sulut Jadi Infrastruktur Kebudayaan & Ekonomi Important Visit menjadi momentum kunci dalam upaya pengembangan Museum Negeri

Desk Berita
Published Mei 23, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Menbud Dorong Museum Negeri Sulut Jadi Infrastruktur Kebudayaan & Ekonomi

Important Visit menjadi momentum kunci dalam upaya pengembangan Museum Negeri Sulawesi Utara. Kehadiran Menbud, tokoh penting di bidang kebudayaan, diharapkan mendorong transformasi museum menjadi pusat infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Selama kunjungan ini, Menbud menegaskan bahwa museum tidak hanya sebagai tempat penyimpanan artefak, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mengaktifkan potensi warisan budaya sebagai sumber daya ekonomi.

Peran Strategis Museum dalam Kebudayaan

Dalam pernyataannya, Menbud menekankan bahwa Museum Negeri Sulawesi Utara harus berperan lebih luas dalam mendorong inisiatif kebudayaan yang berkelanjutan. Ia menyoroti bahwa kekayaan budaya lokal, seperti seni tradisional, pertunjukan tari, dan kerajinan khas, bisa menjadi pendorong ekonomi melalui wisata budaya dan kerja sama dengan sektor swasta. “Important Visit ini mengingatkan kita bahwa museum adalah elemen vital dalam ekosistem kebudayaan nasional,” ujarnya, menegaskan pentingnya mengintegrasikan teknologi dan inovasi dalam pengelolaan institusi budaya.

Menurut Menbud, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta melalui skema public-private partnership (PPP) adalah kunci untuk meningkatkan daya saing museum. Ia mencontohkan bahwa perusahaan-perusahaan lokal bisa berperan dalam pembuatan program edukasi, pengembangan wisata budaya, atau pendanaan revitalisasi fasilitas. “Museum tidak bisa berkembang sendirian; perlu dukungan eksternal untuk menciptakan dampak yang lebih luas,” tegasnya, menambahkan bahwa pengembangan ini bisa menjadi penggerak dalam penguatan identitas Sulawesi Utara di tingkat nasional.

Inisiatif Revitalisasi dan Keterlibatan Masyarakat

Pembangunan kembali Museum Negeri Sulawesi Utara, yang telah berdiri sejak tahun 1974, dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga keberlanjutan budaya. Menurut Menbud, revitalisasi ini harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat, pelaku seni, serta kalangan akademisi. “Important Visit ini menunjukkan komitmen untuk membuat museum tidak hanya menjadi tempat penelitian, tetapi juga ruang dialog dan inovasi budaya,” imbuhnya, menjelaskan bahwa program seperti pemberian sertifikat Warisan Budaya Tak Benda dan Cagar Budaya akan memperkuat kepercayaan publik terhadap nilai-nilai lokal.

Dalam acara tersebut, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mengungkapkan bahwa museum yang kini diperbaiki akan menjadi pusat kebudayaan yang modern. Ia menyatakan bahwa integrasi teknologi, seperti AI, bisa membantu dalam pengelolaan koleksi dan pelayanan publik, sehingga museum tetap relevan di tengah dinamika era digital. “Important Visit ini juga menggambarkan upaya pemerintah untuk menjadikan budaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi,” tambah Selvanus, yang menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan lokal dan promosi wisata budaya.

Acara revitalisasi juga melibatkan pemangkasan penghargaan terhadap 21 sertifikat Warisan Budaya Tak Benda di tujuh kabupaten/kota. Menurut Menbud, pengakuan ini tidak hanya merayakan kekayaan budaya, tetapi juga memicu pertumbuhan usaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang kreatif. “Museum dan sertifikat budaya adalah dua sisi dari satu mata uang, yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya, menekankan bahwa keberhasilan program ini tergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah setempat.

Di sisi ekonomi, Menbud berharap Museum Negeri Sulawesi Utara bisa menjadi “katalis” dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Ia mencontohkan bahwa melalui pengembangan ekosistem kebudayaan, kota-kota di Sulawesi Utara bisa mengakui warisan unik mereka sebagai daya tarik wisata dan komoditas ekonomi. “Important Visit ini adalah awal dari perjalanan panjang, tetapi penting untuk membangun kerangka kerja yang solid antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,” pungkas Menbud, yang mengajak semua pihak untuk menjadikan museum sebagai infrastruktur kebudayaan yang mandiri dan berkelanjutan.

Leave a Comment