Berita

Gempa M 6,2 Guncang Labuan Bajo NTT

Warga Labuan Bajo kembali merasakan guncangan kuat setelah sebelumnya wilayah Nusa Tenggara Timur dilanda gempa besar. Gempa M 6 2 Guncang Labuan Bajo

Desk Berita
Published Agustus 15, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
ilustrasi-gempa_169-5
Foto : James Thomas - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Gempa M 6 2 Guncang Labuan Bajo: BMKG Konfirmasi Tidak Berpotensi Tsunami
  2. Related Reading

Gempa M 6 2 Guncang Labuan Bajo: BMKG Konfirmasi Tidak Berpotensi Tsunami

Wahanaberita.com – Warga Labuan Bajo kembali merasakan guncangan kuat setelah sebelumnya wilayah Nusa Tenggara Timur dilanda gempa besar. Gempa M 6 2 Guncang Labuan Bajo tercatat terjadi pada Sabtu pagi, tepatnya pukul 05.13 WIB. Peristiwa ini mencatatkan kekuatan magnitudo 6,2 dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan tanah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resminya di platform X mengonfirmasi bahwa episentrum gempa berada di koordinat 46 kilometer arah TimurLaut dari Labuan Bajo, NTT.

Detail Gempa dan Potensi Dampak

Berdasarkan data yang dihimpun BMKG, gempa ini terjadi dalam kurun waktu yang cukup dekat dengan peristiwa sebelumnya. Sebelumnya, wilayah NTT diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di kawasan timur laut Mbay, Nagekeo. Kedua peristiwa ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik di wilayah Nusa Tenggara Timur sedang mengalami peningkatan signifikan. BMKG menegaskan bahwa gempa M 6,2 di Labuan Bajo tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Warga tidak perlu khawatir akan adanya gelombang laut yang berbahaya setelah guncangan ini.

Posisi kedalaman 10 kilometer menempatkan gempa ini sebagai gempa dangkal. Gempa dangkal umumnya lebih terasa oleh masyarakat dibandingkan gempa dalam karena energinya lebih banyak sampai ke permukaan. Guncangan ini kemungkinan dirasakan oleh sebagian besar warga Labuan Bajo dan sekitarnya. Masyarakat yang berada di wilayah pesisir maupun dataran rendah dapat merasakan guncangan dengan intensitas yang bervariasi tergantung jarak dari episentrum.

Rekomendasi BMKG untuk Warga

BMKG memberikan beberapa rekomendasi kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan gempa. Warga diminta untuk tetap tenang dan tidak panik saat merasakan guncangan. Pastikan untuk menjauhi bangunan yang berpotensi runtuh atau memiliki kerusakan struktural. Jika berada di dalam ruangan, lindungi diri dengan bersembunyi di bawah meja atau dekat dinding. Untuk warga yang berada di dekat pantai, meskipun tidak berpotensi tsunami, tetap waspada terhadap perubahan kondisi laut.

Sebelumnya, gempa M 7,7 di Nagekeo juga memberikan peringatan bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana. Indonesia terletak di Cincin Api Pasifik yang merupakan wilayah dengan aktivitas tektonik sangat tinggi. Hal ini membuat berbagai daerah di Indonesia, termasuk NTT, sering mengalami gempa bumi. Baca juga: Gempa M 6,2 Guncang Labuan Bajo NTT

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Kapan tepatnya gempa M 6,2 di Labuan Bajo terjadi? A: Gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.13 WIB.

Q: Berapa kedalaman gempa di Labuan Bajo? A: Gempa ini memiliki kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan tanah.

Q: Apakah gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami? A: BMKG menyatakan bahwa gempa M 6,2 di Labuan Bajo tidak berpotensi tsunami.

Q: Di mana posisi episentrum gempa? A: Episentrum gempa berada di 46 kilometer arah TimurLaut Labuan Bajo, NTT.

Q: Apakah ada gempa sebelumnya di wilayah NTT? A: Ya, sebelumnya terjadi gempa M 7,7 di kawasan timur laut Mbay, Nagekeo.

Kesadaran masyarakat terhadap bencana gempa bumi sangat penting untuk mengurangi risiko korban jiwa. Dengan memahami karakteristik gempa dan mengetahui langkah-langkah keselamatan, warga dapat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa depan. BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di wilayah NTT dan memberikan update terbaru melalui media sosial resmi mereka.

Leave a Comment