Berita

Erick Thohir Temui Pramono, Bahas Venue FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kunjungan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Balai Kota Jakarta pada Senin, 10 Agustus 2026

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
menteri-pemuda-dan-olahraga-menpora-erick-thohir-menemui-gubernur-dki-jakarta-pramono-anung-di-balai-kota-jakarta-1786363731959_169
Foto : James Thomas - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Pramono Anung dan Erick Thohir Bahas Persiapan Venue FIFA ASEAN Cup di Jakarta
  2. Related Reading

Pramono Anung dan Erick Thohir Bahas Persiapan Venue FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Wahanaberita.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kunjungan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Balai Kota Jakarta pada Senin, 10 Agustus 2026. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas persiapan venue yang akan digunakan dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tokoh tersebut berdiskusi secara mendalam mengenai kesiapan infrastruktur dan fasilitas olahraga di ibukota untuk menyambut ajang bergengsi tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, Erick Thohir Temui Pramono Bahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 21 September hingga 6 Oktober 2026. Diskusi mencakup pemilihan lokasi pertandingan, kesiapan fasilitas, serta strategi promosi untuk memastikan kesuksesan acara ini.

Penawaran Venue Strategis dari Pemprov DKI Jakarta

Pramono Anung menyampaikan bahwa pemerintah provinsi memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen internasional ini. Gubernur DKI Jakarta menjelaskan bahwa terdapat beberapa lapangan yang dikelola oleh pemerintah daerah dan siap digunakan untuk keperluan pertandingan.

Dua lokasi utama yang ditawarkan adalah Lapangan Soemantri Brodjonegoro serta Lapangan Banteng. Kedua lapangan ini memiliki kapasitas yang memadai dan lokasi yang strategis di pusat kota Jakarta.

Selain kedua lapangan tersebut, Pemprov DKI juga mengusulkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai alternatif venue. Namun, stadion tersebut dinilai memiliki jadwal konser yang mungkin menghambat penggunaannya untuk turnamen ini. Pramono menjelaskan bahwa kemungkinan besar kedua lapangan yang lebih kecil akan dipilih karena fleksibilitas jadwalnya.

Kami menawarkan beberapa lapangan yang ada di Jakarta, yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kalau memang diizinkan, Pak Erick sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI setuju, maka salah satunya adalah Soemantri Brodjonegoro, yang kedua Lapangan Banteng.

Kesiapan Infrastruktur dan Promosi Turnamen

Pramono menegaskan bahwa pemerintah provinsi siap melakukan pembenahan fasilitas apabila venue yang dipilih memerlukan perbaikan. Kerja sama dengan PSSI akan dilakukan untuk menyempurnakan segala kebutuhan teknis sebelum turnamen dimulai.

Dan memang kalau perlu dilakukan perbaikan, kami akan bersama-sama dengan PSSI dan untuk menyempurnakan itu. Kami berkomitmen untuk memastikan semua fasilitas dalam kondisi terbaik.

Di luar persiapan venue, Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen membantu promosi turnamen melalui ruang-ruang terbuka yang menjadi milik pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyaksikan pertandingan.

Kami akan men-support sepenuhnya, termasuk nanti promosi dan sebagainya di ruang-ruang terbuka yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta supaya acara ini berlangsung dengan baik.

Persepsi Erick Thohir terhadap Turnamen Internasional

Menteri Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pramono dan Pemprov DKI Jakarta. Ia menekankan bahwa FIFA ASEAN Cup merupakan event resmi FIFA, bukan sekadar agenda PSSI. Hal ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, PSSI, dan pemerintah daerah.

FIFA ASEAN ini event resmi FIFA. Jadi bukan PSSI, event resmi FIFA. Ini menunjukkan bahwa turnamen ini memiliki standar internasional yang tinggi.

Erick menjelaskan bahwa saat ini ia masih menunggu pengumuman resmi dari FIFA mengenai jadwal pertandingan dan tim-tim yang akan berpartisipasi di Jakarta maupun daerah lain. Ia berharap pengumuman tersebut dapat segera diketahui dalam beberapa hari mendatang.

Kami masih menunggu nanti pengumuman dari FIFA untuk mengenai jadwal pertandingan dan juga tim-tim mana yang akan bertanding di Jakarta ataupun di daerah lainnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang FIFA ASEAN Cup 2026

Berapa lama turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung?

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 21 September hingga 6 Oktober 2026, dengan total durasi sekitar dua minggu.

Venue apa saja yang ditawarkan untuk pertandingan di Jakarta?

Pemprov DKI Jakarta menawarkan tiga venue utama, yaitu Lapangan Soemantri Brodjonegoro, Lapangan Banteng, dan Jakarta International Stadium (JIS).

Apakah Jakarta akan menjadi tuan rumah untuk semua pertandingan?

Tidak, Jakarta akan menjadi salah satu kota tuan rumah. Pengumuman resmi dari FIFA mengenai jadwal dan tim yang bertanding di Jakarta maupun daerah lain masih dalam proses.

Bagaimana peran PSSI dalam turnamen ini?

PSSI berperan sebagai salah satu penyelenggara bersama pemerintah pusat dan daerah. Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI juga terlibat aktif dalam persiapan turnamen.

Apakah ada rencana perbaikan fasilitas sebelum turnamen?

Ya, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk melakukan perbaikan fasilitas apabila diperlukan, dengan koordinasi bersama PSSI.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan persiapan venue dan jadwal pertandingan, pembaca dapat mengunjungi [berita terbaru detik.com](https://news.detik.com) secara berkala.

Leave a Comment